Penatalaksanaan Holistik Perempuan 52 Tahun Dengan HIV dan DM Tipe 2 melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga
Abstract
Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia. Penggunaan antiretroviral (ARV) mengakibatkan resistensi insulin sehingga membuat penderita HIV berisiko menderita diabetes melitus (DM). Menerapkan pelayanan dokter keluarga secara holistik dan komprehensif berbasis Evidence Based Medicine dengan pendekatan patient centered dan family approach. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan kunjungan rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Ny. JS, 52 tahun, memiliki aspek risiko internal berupa pengetahuan kurang terkait penyakit HIV dan DM, kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol, asupan gizi kurang, tidak mengetahui aktivitas fisik yang sesuai, riwayat GDS tidak terkendali dan status gizi obesitas derajat 1. Aspek risiko eksternal pasien yaitu keluarga pasien memiliki pengetahuan kurang terkait penyakit HIV dan DM serta pola makan yang sesuai dan kepatuhan minum obat masih kurang. Setelah dilakukan intervensi, kadar gula darah yang terkendali dan keluhan pasien yang berkurang, peningkatan pengetahuan pasien mengenai penyakit HIV dan DM, perbaikan pola diet, perbaikan kebiasaan merokok dan alkohol dan perbaikan kebiasaan olahraga atau aktivitas fisik.
References
Astutisari, I. D. A. E. C., Darmini, A. A. A. Y., & Wulandari, I. A. P. (2022). Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Manggis I. Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 79–87.
BPS Provinsi Lampung. (2024). Provinsi Lampung dalam Angka 2024 (Vol. 55). BPS Provinsi Lampung.
Fadilla, A. A., Julaiha, S., & Hartati, A. (2023). Gambaran Self-Management Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung. Jurnal Analis Farmasi, 8(2), 227–244.
Goyal, R., Singhal, M., & Jialal, I. (2023). Type 2 Diabetes. StatPearls Publishing.
Handitya, B., & Sacipto, R. (2019). Penanggulangan dan Pencegahan HIV dan AIDS secara Terintegrasi, Tepat, Kolaboratif dan Berkesinambungan (TETEP KOBER) di Kabupaten Semarang. Adil Indonesia, 1(1), 51–60.
Hartanto, & Marianto. (2019). Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dalam Kehamilan . CDK-276, 46(5), 346–350.
Kemenkes RI. (2015). Pedoman Manajemen Program Pencegahan Penularan HIV dan SIfilis dari Ibu ke Anak. Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2019). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana HIV. Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2020). Data dan Informasi Profil Kesehatan 2019. Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2023). Laporan Perkembangan HIV AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2023. Kementerian Kesehatan RI.
Kumar, M., Singh, H., & Chakole, S. (2023). Exploring the Relation Between Diabetes and HIV: A Narrative Review. Cureus, 15(8), 1–7.
Kustiarini, R. S., & Mushlih, M. (2024). Hubungan Diabetes Melitus Tipe 2 dan Infeksi HIV pada Penderita yang Terduga Tuberkulosis.
Lartey, M., Kenu, E., Ganu, V., Addo, S. A., Agyabeng, K., Bandoh, D., Abdulai, M., Tsekpetse, P., & Torpey, K. (2024). Incidence of type 2 diabetes mellitus in persons living with HIV initiated on dolutegravir-based antiretroviral regimen in Ghana: an observational longitudinal study. Journal of Health, Population and Nutrition, 43(1).
Magodoro, I. M., Castle, A. C., Tshuma, N., Goedecke, J. H., Sewpaul, R., Manasa, J., Manne-Goehler, J., Ntusi, N. A., Nyirenda, M. J., & Siedner, M. J. (2024). Associations of HIV and prevalent type 2 diabetes mellitus in the context of obesity in South Africa. Journal of Multimorbidity and Comorbidity, 14.
Maulida, F., & Ghazali, P. L. (2019). Perilaku Menyusui pada Ibu dengan HIV-AIDS di Kota Yogyakarta. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(46), 376–383.
Melytania, Setyowati, E. R., Andriana, A., & Pramana, K. D. (2023). Hubungan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Dengan Kadar Low Density Lipoprotein (LDL) Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poliklinik RSUD Kota Mataram. Jurnal Kedokteran: Media Informasi Ilmu, 8(2), 114–124.
Nugraha, F. R., Aryawati, W., & Febriani, C. A. (2024). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian HIV/AIDS pada Laki-laki di Wilayah Kerja Puskesmas Simpur Bandar Lampung Tahun 2023. Profesional Health, 5(2), 606–618.
Perkeni. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan DM Tipe 2 di Indonesia. Perhimpunan Endokrinologi Indonesia.
Pravitasari, H. F., & Susanto, E. (2022). HIV dalam Kehamilan: Laporan Kasus. Proceeding of the 15th Continuing Medical Education, 279–295.
Riani, M., Gobel, F. A., & Nurlinda, A. (2021). Faktor Risiko Penularan HIV pada Pasangan Serodiscordant di Yayasan Dukungan Kelompok Dukungan Sebaya Makassar. Window of Public Health, 2(1), 49–55.



