Penatalaksanaan Holistik pada Wanita Usia 61 Tahun dengan Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hipertensi melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga
Abstract
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Hipertensi merupakan kondisi ketika hasil pengukuran tekanan darah ≥140/90 mmHg setelah dilakukan pemeriksaan tekanan darah berulang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk penerapan pelayanan dokter keluarga berbasis evidence based medicine dengan mengidentifikasi faktor resiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien dengan pendekatan patient centered dan family approach. Data primer diperoleh melalui autoanamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah, untuk melengkapi data keluarga, psikososial, dan lingkungan. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal hingga akhir, studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Ny.W usia 61 tahun dengan diabetes melitus dan hipertensi. Faktor risiko internal pasien adalah usia lanjut, kurangnya pengetahuan terkait penyakit, obesitas, asupan gizi tidak seimbang, aktivitas fisik kurang, dan sering mengonsumsi makanan tinggi garam. Sedangkan faktor resiko eksternal yaitu kurangnya pengetahuan keluarga, pola berobat kuratif dan kurangnya pengawasan keluarga. Penatalaksaan holistik dapat meningkatkan pengetahuan dan pola hidup pasien. Setelah dilakukan intervensi, didapatkan peningkatan pengetahuan sebesar 42 poin, gula darah dan tekanan darah terkontrol, adanya perbaikan asupan gizi seimbang dan pasien patuh dalam pengobatan.
References
Al-Lawati, JA. 2017. “Diabetes Mellitus: A Local and Global Public Health Emergency!” Oman Medical Journal 32(3): 177–79. doi:10.5001/omj.2017.34.
Badan Pusat Statistik. (2023). Jumlah Kasus 10 Penyakit Terbanyak di Lampung Selatan tahun 2023. Bandar Lampung : Badan Pusat Statistik
Bantle, JP, Albright A, and Wylie-Rosett, J. 2008. “Nutrition Recommendations and Interventions for Diabetes: A Position Statement of the American Diabetes Association.” Diabetes Care 31(1): 61–78. doi:10.2337/dc08-S061.
Drenjacnevic PI., Jelaković B, Lombard JH, Kunert MP, Kibel A, and Gros M. 2011. “High-Salt Diet and Hypertension: Focus on the Renin-Angiotensin System.” Kidney and Blood Pressure Research 34(1): 1–11. doi:10.1159/000320387.
Fares H, Dinicolantonio JJ, O’keefe JH, and Lavie CJ. 2016. “Amlodipine in Hypertension: A First-Line Agent With Efficacy For Improving Blood Pressure And Patient Outcomes.” Open Heart 3(2): 1–7. doi:10.1136/openhrt-2016.
Graciella V, and Prabawati D. 2020. “The Effectiveness of Diabetic Foot Exercise to Peripheral Neuropathy Symptoms and Fasting Blood Glucose in Type 2 Diabetes Patients.” Advances in Health Sciences Research 30(1): 45–49.
Ina, SHJ, Jannes Bastian Selly, Fepyani T Feoh, Citra Bangsa Kupang, Dosen Fakultas Kesehatan, Universitas Citra, and Bangsa Kupang. 2020. Analisis Hubungan Faktor Genetik dengan Kejadian Hipertensi pada Usia Dewasa Muda (19-49 Tahun) di Puskesmas Bakunase Kota Kupang Tahun 2020. CHMK Health Journal. 4(3): 217–21.
International Diabetic Federation. 2021. IDF Diabetes Atlas 10th Edition. 10th ed. International Diabetic Federation. www.diabetesatlas.org.
JNC-8. 2014. The Eight Report of the Joint National Commite. Hypertension Guidelines: An In-Depth, Am J Manag Care.
Kartika M, Subakir, and Mirsiyanto E. 2021. Faktor-Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang Kota Sungai Penuh Tahun 2020. Jurnal Kesmas Jambi 5(1): 1–9.
Kementerian Kesehan RI. 2020. “Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia HK.01.07/MENKES/603/2020 Nasional Pelayanan Kedokteran Laksana Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa.” In Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. 2023. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Dalam Angka. Kementrian Kesehatan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan. 2022. Diet Hipertensi/ Darah Tinggi. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Kemeterian Kesehatan. 2020. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Kementerian Kesehatan. 2018. Hasil Utama RISKESDAS 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Longo DL, Fauci AS, Kasper DL, et al. 2015. Hypertension treatment. Harrison’s Principles of Internal Medicine. 19th ed. McGraw-Hill Co, Inc.p. 1622-7
Lukitaningtyas D, and Cahyono EA. 2023. Hipertensi : Artikel Review. Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan 2(2): 100–117. http://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/PIPK
Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia. 2019. Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2019. Indonesian Society Hipertensi Indonesia. 1–90
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. 2021. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta : PERKENI
Putz Z, Tordai D, Hajdú N, Vági OE, et al. (2022). Vitamin D in the Prevention and Treatment of Diabetic Neuropathy. Clinical therapeutics, 44(5), 813–823. https://doi.org/10.1016/j.clinthera.2022.03.012
Riyantina SHT, Hartini NS, and Setiyobroto I. 2017. Gambaran Epidemiologi Hipertensi Di Puskesmas Gamping I. Jurnal Nutrisia 19(1): 43–50.
Sari N, Nawangsari H, Yosdimyati L. 2019. Pengaruh senam kaki terhadap Neuropati perifer pada penderita dm tipe 2 di desa kaliwungu kecamatan kabupaten Jombang. STIKes Insan Cendekia Medika Jombang.
Suharni, Zulkarnain A, and Kusnadi DT. 2021. Kadar HbA1C Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Komplikasi Neuropati Diabetik Di RSI Siti Rahmah Padang Tahun 2019-2020. Baiturrahmah Medical Journal 1(2): 32–36. https://jurnal.unbrah.ac.id/index.php/brmj/issue/view/40.
Tumiwa FA, and Langi YA. 2010. “Terapi Gizi Medis Pada Diabetes Melitus.” Jurnal Biomedik 2(2): 78–87.
Unger T, Borghi C, Charchar F, Khan NA, Poulter NR, Prabhakaran D, et al. 2020. International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines. Hypertension 75(6): 1334–57. doi:10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026.
UPTD Puskesmas Tanjung Sari Natar. (2023). Laporan Program Penyakit Tidak Menular tahun 2023. Natar, Lampung Selatan : UPTD Puskesmas Tanjung Sari Natar
WHO. 2023. Diabetes. Diakses dari : https://www.who.int/healthtopics/diabetes#tab=tab_1
WHO. 2023. Hypertension. March. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension



