POLIGIAN (Pojok Literasi Digital Anak)”
Abstract
Poligian (Pojok Literasi Digital Anak) adalah program yang dirancang untuk mengajarkan konsep dasar digital kepada anak-anak usia sekolah dasar. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dunia digital, seperti mempelajari coding dengan membuat game dan membuat web, penggunaan internet dan media sosial dengan bijak, menemukan dan menyaring informasi, implementasi teknologi untuk dunia pendidikan, pemanfaatan perangkat lunak, serta penggunaan teknologi untuk hal-hal yang lebih positif. Kegiatan ini menyasar kepada siswa kelas 5-6 sekolah dasar. Melalui Poligian, anak-anak diharapkan dapat memiliki literasi digital yang baik sejak usia dini, sehingga dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Pembelajaran poligian menyasar SD Negeri 1 Gunaksa kelas 5 dan 6, SD Negeri 2 Gunaksa dan SD Negeri 3 Gunaksa kelas 5 dengan total jumlah sebanyak 108 peserta. Proses pembelajaran poligian tahap awal yaitu pengenalan program poligian, pengenalan coding dan pengengenalan perangkat digital, seperti laptop. Pengenalan coding dilakukan untuk mengasah kemampuan berfikir kritis melalui pembuatan game. Poligian dilaksanakan 10 pertemuan, lalu dibentuklah kader poligian yang bernama “Sahabat Muda Digital” yang berjumlah 26 orang yang diambil dari 3 sekolah dasar Desa Gunaksa. Proses pembelajaran poligian di terima baik oleh pihak sekolah dan siswa untuk memperkenalkan dan memperkuat literasi digital di kalangan siswa sekolah dasar di desa Gunaksa. Hasil pembelajaran poligian telah berhasil dilaksanakan dengan baik dan mendapat respon positif dari para peserta didik, yang merupakan modal penting bagi upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tuntutan era digital yang semakin berkembang pesat.
References
Hidayat, M. H., dan Basuki, I. A. 2018. Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3 (6): 810-817.
Teguh, M. 2017. Gerakan Literasi Sekolah dasar. Prosiding Seminar Nasional Vol. 15: 18-26.
Wandasari, Y. 2017. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Sebagai Pembentuk Pendidikan Berkarakter. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan), 2 (2): 12–22.
Hamdan, H.B., & Ariani, D. N. (2018). Implementasi Program Gerakan Literasi Sekolah DiSekolah Dasar Negeri Gugus Sungai Miai Banjarmasin. JPSD, 4.
Nopilda, L., dan Kristiawan, M. 2018. Gerakan Literasi Sekolah Berbasis Pembelajaran Multiliterasi Sebuah Paradigma Pendidikan Abad Ke-21. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), 3(2): 216 231.
Rofi’uddin, Moh Adib. 2017. Pengaruh Pojok Baca Terhadap Peningkatan Minat Baca Siswa di SMP Negeri 3 Pati. Jurnal Ilmu Perpustakaan. 6(1): 281-290.
Wiratsiwi, W. 2020. Penerapan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 10(2): 231-237.
Ramandanu, Febriana.2019. Gerakan Literasi Sekolah (Gls) melalui Pemanfaatan Sudut Baca Kelas Sebagai Sarana Alternatif Penumbuhan Minat Baca Siswa. Jurnal Mimbar Ilmu Universitas Pendidikan Ganesha. 24(1) : 10-19.
Hartati, T. 2017. Multimedia in Literacy Development At Remote Elementary Schools in West Java (Multimedia Dalam Pengembangan Literasi Di Sekolah Dasar Terpencil Jawa Barat). Edutech, 15 (3): 301-310.
Kasiun, S. 2015. Upaya Meningkatkan Minat Baca sebagai Sarana untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. Jurnal Pena Indonesia (JPI), 1(1): 79 95.



