https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/issue/feed Jurnal Peduli Masyarakat 2022-01-18T11:42:15+01:00 Livana PH livana.ph@gmail.com Open Journal Systems <p>JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan <a href="http://u.lipi.go.id/1571725836" target="_blank" rel="noopener">p-ISSN 2715-6524</a>&nbsp;dan <a href="http://u.lipi.go.id/1574266004" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN&nbsp;2721-9747</a> &nbsp; Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.</p> <p><img src="/public/site/images/admin/COVER_JPM_DEPAN_TUNGGAL.jpg" width="247" height="347"></p> https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/588 Upaya Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa terkait Tatalaksna Program Vaksinasi Covid-19 2022-01-07T04:50:45+01:00 Anis Laela Megasari anislaela333@gmail.com Rizka Adela Fatsena adelafatsena@gmail.com Sekar Arum Apriliawati sekar33arum@gmail.com Rakheenita Diva Moninggar raakhenita.159@gmail.com Antika Sekar Wangi antikasekar2@gmail.com Puti Citra Cantika ciprutputi102@gmail.com <p>Covid-19 termasuk dalam penyakit menular dan ditetapkan sebagai pandemic di Indonesia. Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satu upaya yang sekarang ini masih dilakukan adalah program vaksinasi Covid-19. Sayangnya pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 belum berjalan dengan optimal. Banyak kendala yang dihadapi oleh pemerintah, salah satunya yaitu masih maraknya hoaks atau berita-berita terkait vaksin yang belum tentu kebenarannya. Oleh karena itu upaya dalam bentuk sosialisasi atau pemberian edukasi kepada masyarakat terkait tatalaksana program vaksinasi Covid-19 diperlukan. Mahasiswa sebagai generasi berpendidikan memiliki peran penting dalam upaya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait dengan Covid-19. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk workshop yang bertujuan untuk memberikan edukasi terkait tatalaksana program Covid-19. Peserta kegiatan ini adalah mahasiswa di wilayah karesidenan Surakarta sebanyak 99 peserta. Sebelum dan setelah pemberian materi, peserta dilakukan <em>pre-posttest</em>. Berdasarkan penilaian didapatkan bahwa terdapat perubahan pengetahuan yang signifikan terkait tatalaksana Covid-19. Sehingga disimpulkan bahwa pemberian informasi melalui kegiatan workshop terbukti meningkatkan pengetahuan peserta.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/719 Upaya Pemberdayaan Keluarga untuk Menurunkan Kecemasan Lansia Hipertensi pada Pandemi Covid-19 melalui Acceptance and Commitment Therapy 2022-01-07T05:22:23+01:00 Tantri Widyarti Utami tantriwidyarti@gmail.com Bram Burmanajaya tantriwidyarti@gmail.com Udi Wahyudi tantriwidyarti@gmail.com Ni Putu Ariani tantriwidyarti@gmail.com <p>Pemberdayaan keluarga merupakan intervensi keperawatan yang dirancang dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan&nbsp;keluarga untuk merawat anggota&nbsp;keluarga&nbsp;dan mempertahankan kehidupan mereka. Hipertensi adalah kondisi medis serius&nbsp; yang banyak dialami lansia. Lansia dan pasien yang&nbsp; menderita penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, penyakit kardiovaskular, asma dan stroke merupakan kelompok yang rentan terinfeksi COVID-19.&nbsp; Kecemasan lansia hipertensi pada pandemi COVID-19 disebabkan karena lansia hipertensi merupakan kelompok risiko tinggi mengalami kematian apabila terpapar COVID-19. <em>Acceptance and commitment therapy </em>merupakan strategi &nbsp;penerimaan dan kesadaran dalam menghadapi suatu perubahan termaksud dalam pandemi COVID-19. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemberdayaan keluarga untuk menurunkan kecemasan lansia pada pandemi COVID-19 melalui <em>acceptance and commitment therapy</em>. Kegiatan ini&nbsp; dilakukan pada 20 orang keluarga yang memiliki lansia hipertensi dengan kecemasan . Metoda yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi dan redemonstrasi. Hasil yang didapatkan terjadi peningkatan kemampuan keluarga dalam melakukan ACT sebesar 50-70% terjadi penurunan kecemasan lansia pada a state anxiety sebesar 6,25%-8%&nbsp; dan a trait anxiety sebesar 3,87%-5,13%.&nbsp;</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/739 Penyuluhan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) bagi Para Guru SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, Bandar Lampung 2022-01-07T06:12:43+01:00 Pira Prahmawati piraprahmawati80@gmail.com Dian Utama Pratiwi Putri dian@umitra.ac.id <p>Peningkatan pegetahuan dan ketrampilan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) bagi para guru sekolah dasar merupakan hal yang sangat penting sebab dari pengetahuan dan ketrampilan dalam menangani kejadian kecelakaan di tempat kejadian akan mewujudkan bagaimana respon guru untuk dapat menyelamatkan hidup seseorang yaitu siswa siswi ataupun rekan sejawat bahkan masyarakat yang berada di dalam dan sekitar lingkungan sekolah dan guru dapat mencegah dampak kecelakaan lebih parah. Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para guru SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, Bandar Lampung dalam memberikan P3K kepada seluruh sivitas akademik khususnya kepada peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh 38 peserta (95%) dari total jumlah guru sebanyak 40 orang. &nbsp;Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, tanya jawab dan demonstrasi terkait ketrampilan pada P3K. Materi yang disampaikan adalah kasus perdarahan, dislokasi dan fraktur, luka laserasi dan luka bakar, pingsan, mimisan dan keracunan, menghentikan perdarahan, perawatan luka dan membalut luka, pembidaian dengan elastic bandage pada kasus dislokasi atau cedera otot,&nbsp; pembidaian dengan spalk pada kasus fraktur, pembidaian dengan kain mitela. Hasil kegiatan ini adalah terjadi peningkatan aspek Pengetahuan dan ketrampilan tentang P3K pada guru-guru SDIT Muhammadiyah Gunung Terang Bandar Lampung dengan pengetahuan kategori baik dan sangat baik tercapai 82% dan keterampilan kategori baik dan sanagt baik tercapai 68%. Masih diperlukan modifikasi pada kegiatan ini dengan menambah waktu untuk demonstarsi dan ujian praktik serta metode praktik yang efektif.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/705 Upaya Perlindungan Masyarakat terhadap Covid-19 dengan Pemberian Vaksinasi 2022-01-07T06:51:35+01:00 Ika Purnamasari purnamasariika2909@gmail.com Anisa Ell Raharyani ikapurnama@unsiq.ac.id <p>Pemerintah Indonesia telah menetapkan bahwa Covid-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat dan sebagai bencana nasional non alam yang membutuhkan penanggulangan multistrategi. Salah satu strategi yang diterapkan adalah Vaksinasi. Kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi seseorang dengan menimbulkan kekebalan aktif terhadap infeksi SARS Cov-2 sehingga dapat mencegah keparahan jika suatu saat terpajan penyakit tersebut. Selain itu, dengan pemberian vaksinasi bagi seluruh masyarakat diharapkan dapat diperoleh kekebalan komunitas (herd immunity). Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelayanan vaksinasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan terhadap 525 masyarakat dari kelompok sasaran usia lebih dari 18 tahun sampai dengan lansia. Metode pelaksanaan pemberian vaksinasi dilakukan dengan melibatkan beberapa pihak diantaranya pemerintah Desa Pungangan, Puskesmas Kecamatan Mojotengah dan Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIQ Wonosobo yang melibatkan dosen dan mahasiswanya. Kegiatan vaksinasi dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pendaftaran manual, registrasi online, skrining dan pemeriksaan Kesehatan, pemberian vaksinasi, observasi paska imunisasi dan edukasi serta pemberian sertifikat vaksinasi. Kegiatan dapat diselesaikan sampai dengan pukul 14.00 WIB dan semua warga yang sudah mendaftar dapat memperoleh vaksin dosis pertama pada hari tersebut. Seluruh petugas dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan tidak ada halangan berarti.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/709 Duta Remaja Peduli Kesehatan Mental di Masa Pandemi 2022-01-07T09:30:09+01:00 Betie Febriana betiefebriana@unissula.ac.id Wigyo Susanto betie.febriana@gmail.com Muhammad Farhan betie.febriana@gmail.com <p>Upaya peningkatan kemampuan masyarakat terkait Kesehatan jiwa perlu ditingkatkan. khusunya di masa pandemic ini semua kalangan terdampak akan covid lebih lebih remaja. Sebagian besar, remaja mengalami hambatan dalam proses melewati masa krisis dalam dirinya. remaja merupakan entitas yang lebih menyukai berinteraksi dengan teman sebaya dibandingkan dengan orang tua atau dewasa lainnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dan ketrampilan remaja dalam menghadapi masa krisis selama pandemic covid-19. Program ini terdiri dari dua tahap yaitu ofline untuk pelatihan dan online untuk pemantauan dan konseling. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membentuk duta remaja terdiri dari 13 remaja kemudian diberikan pre test dan post test terkait pengetahuan dan ketrampilan yang diajarkan. Analisis deskriptif digunakan dalam pengabdian ini dengan menilai prosentase perubahan pengetahuan remaja terhadap Kesehatan&nbsp; mental, serta ketrampilan untuk mengatasi kecemasan pada dirinya dan teman sebaya. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan secara signifikan 78% dan 100% remaja mampu mempraktekkan Tarik nafas dalam serta kemampuan menghargai diri sendiri.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/685 Penyuluhan Potensi Daun Pepaya, Sirsak, dan Sirih sebagai Pestisida Nabati Guna Pengendalian Hama Di Perkebunan Kelurahan Danukusuman, Serengan, Surakarta 2022-01-09T02:49:08+01:00 Bella Amalia Rizky Wahyudi wimpy@stikesnas.ac.id Wimpy Wimpy wimpy@stikesnas.ac.id Purwati Purwati wimpy@stikesnas.ac.id Avicka Clara Yoan Claristya wimpy@stikesnas.ac.id Cornelia Candra Ayu Prameswari wimpy@stikesnas.ac.id Dewi Kumala wimpy@stikesnas.ac.id <p>Pemberian pestisida kimia yang kurang tepat pada tanaman dapat menyebabkan resistensi hama dan pengunaan pestisida dalam jangka panjang dapat berbahaya bagi kesehatan manusia. Tujuan PKMD ini untuk meningkatkan pengetahuan warga Kelurahan Danukusuman mengenai bahaya pestisida kimia di perkebunan Kelurahan Danukusuman, Serengan, Surakarta. Dibutuhkan alternatif lain untuk menggantikan pestisida kimia yang berdampak buruk bagi lingkungan dengan dibuatnya pestisida nabati pengganti pestisida kimia. Pestisida nabati yang digunakan berasal dari tanaman lokal perkebunan kelurahan Danukusuman, Serengan, Surakarta. Tujuan dari&nbsp; artikel ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kelurahan Danukusuman mengenai potensi tanaman lokal yang mampu digunakan untuk pestisida nabati “daun pepaya, sirsak, sirih” guna mengendalikan organisme Pengganggu Tanaman (OTP) di perkebunan Kelurahan Danukusuman, Serengan, Surakarta. Metode penyuluhan dilakukan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab, serta demonstrasi. Kegiatan program Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Desa yang diselenggarakan berlangsung dengan lancar, dibuktikan dengan peningkatan hasil nilai pre-test dan post-test yang signifikan menandakan masyarakat Kelurahan Danukusuman memahami materi yang diberikan dengan baik.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/695 Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Penatalaksanaan Pasien Isoman Covid-19 2022-01-09T04:15:03+01:00 Aris Suhardiman cucurokayah611@gmail.com Cucu Rokayah cucu.rokayah@bku.ac.id Budy Nugraha cucurokayah611@gmail.com Iksan Nasyulloh cucurokayah611@gmail.com <p>Pandemi COVID-19 di Indonesia telah berlangsung sejak awal tahun 2019, meningkatnya kasus positif merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi di Kecamatan Sukarindik, terlihat dari data kasus aktif COVID-19 UPTD Puskesmas Sukalaksana yang menandakan bahwa Kelurahan Sukarindik termasuk zonasi kuning. Salah satu Tindakan pemerintah unntuk mencegah penyebaran virus yang semakin melua, masyarakat diharuskan melakukan isolasi mandiri.&nbsp; Tujuan dari pelaksanaan Penyuluhan untuk memberikan pemahaman penatalaksanaan pengobatan pasien positif COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri guna menghindari penyalahgunaan dan kesalahan dalam memilih pengobatan. Penyuluhan ini dilaksanakan dengan metode edukasi, diskusi dan evaluasi. Metode yang dilakukan ini dengan sosialisasi dan edukasi melalui webinar serta khalayak sasaran yang dituju yaitu pasien isoman dan masyarakat umum dengan jumlah peserta 308 orang. Evaluasi&nbsp; hasil yang didapatkan&nbsp; dalam kegiatan penyuluhan in dimana terdapat peningkatan pengetahuan secara kuantitatif dari hasil pre tes sebesar 75.15 % menjadi 91.98 % dai hasil post test nya.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/682 Optimalisasi Pencegahan dan Penganggulangan Covid 19 dengan Peran Serta sebagai Vaksinator 2022-01-09T05:10:42+01:00 Dwi Rahayu ns.dwirahayu@gmail.com Dyah Ika Krisnawati dyahkrisna77@gmail.com Erna Susilowati ernabudi.80@gmail.com Yunarsih Yunarsih yunarsih0606@gmail.com Puguh Santoso puguhsantoso12@gmail.com Moh. Alimansur hengkydharma76@gmail.com <p>Pandemi COVID-19 yang terjadi&nbsp; di &nbsp;Indonesia dan seluruh dunia telah menimbulkan dampak yang sangat signifikan pada seluruh bidang kehidupan masyarakat seperti ekonomi, kesehatan, sosial dan budaya. Melihat pesatnya penyebaran COVID-19 dan bahaya yang akan muncul jika tidak segera ditangani, salah satu cara yang sangat mungkin untuk mencegah penyebaran virus ini adalah dengan mengembangkan vaksin. Vaksinasi bertujuan untuk memberikan kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu sehingga apabila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut maka tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Indonesia menjadikan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sebagai bagian dari strategi penanggulangan pandemi COVID-19. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mempercepat terlaksananya kegiatan vaksinasi Covid 19 di Kota Kediri. Metode Pengabdian masyarakat ini dilakukan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi dan rencana tindak lanjut pelaksanaan vaksinasi Covid 19. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Polsek Kota Kediri dengan sasaran masyarakat umum yang bersedia datang ke lokasi kegiatan. Pengabdian masyarakat dalam pemberian vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat kelompok sasaran masyakat umum yang dilakukan pada hari Sabtu tanggal 25 September 2021 jam 08.00 sampai jam 15.00 WIB di Polsek Kota Kediri telah berhasil memberikan vaksinasi pada 300 orang. Kegiatan pemberian vaksin COVID-19 kepada masyarakat dapat meningkatkan imunitas tubuh dengan mengaktifkan antibodi dalam tubuh supaya dapat mengurangi dampak dari penularan Penyakit COVID-19 dan sebagai upaya memutus rantai penyebaran penyakit COVID-19.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/762 Edukasi Vaksinasi Covid 19 2022-01-09T07:22:20+01:00 Dwi rahayu ns.dwirahayu@gmail.com Elfi Quyumi Rahmawati ns.dwirahayu@gmail.com Sucipto Sucipto ns.dwirahayu@gmail.com Fajar Rinawati ns.dwirahayu@gmail.com Puguh Santoso ns.dwirahayu@gmail.com Didik Susetiyanto Atmojo ns.dwirahayu@gmail.com <p>Pemutusan penyebaran Covid 19 &nbsp;tidak cukup hanya dengan pencegahan penularannya saja tetapi</p> <p>juga harus dibantu agar masyarakat memiliki imunitas tubuh yang baik untuk memerangi risiko virus Covid-19. Peningkatan imunitas tubuh bisa dengan mengonsumsi vitamin, pemanfaatan energi matahari di pagi hari dan aktivitas ringan selama beberapa menit, serta melakukan vaksinasi. Vaksin banyak sekali manfaatnya, selain untuk melindungi diri dari paparan virus, juga dapat mengurangi penyebaran virus tersebut. Minimnya pengetahuan masyarakat akan vaksinasi Covid 19 dan kurangnya informasi tentang vaksinasi Covid 19 menjadi salah satu faktor penyebab masyarakat takut akan vaksin. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan edukasi tentang vaksinasi covid 19. Penyuluhan dilakukan melalui metode paparan, tanya jawab. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Polsek Kota Kediri dengan sasaran masyarakat umum yang bersedia datang ke lokasi kegiatan. Pengabdian &nbsp;masyarakat ini dilakukan pada hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2021 jam 08.00 sampai jam 10.00 WIB di Polsek Kota Kediri. Kegiatan ini diikuti 50 peserta, pada pelaksanaan penyuluhan, pemateri sekaligus melakukan evaluasi dengan cara melakukan sesi tanya jawab dengan peserta penyuluhan.&nbsp; Pemberian edukasi tentang vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya vaksinansi covid 19 untuk memutus rantai penyebaran penyakit Covid 19.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/721 Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di Panti Asuhan 2022-01-09T08:12:50+01:00 Putu Indah Sintya Dewi indahsintya88@gmail.com Ni Made Dwi Yunica Astriani gadiz_bali@yahoo.com Aditha Angga Pratama pratamaaditha@gmail.com <p>Kesehatan reproduksi remaja menjadi satu hal penting yang perlu diketahui oleh remaja. Hal ini dikarenakan selain dapat menjaga kesehatan reproduksi remaja juga mengetahui pencegahan penyakit menular seksual. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan informasi terkait dengan kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan penyakit menular seksual. Metode dari pengabdian masyarakat menggunakan tahap persiapan, pelaksanaan dan monitoring evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dimulai pada Agustus-Nopember 2021. Sasarannya adalah seluruh remaja yang tinggal di panti asuhan Dana Punia yang sukarela ikut dalam pengabdian masyrakat ini. Untuk karakteristik demografi dilakukan analisis univariat. Prosedur pelaksanaanya dimulai dengan tahap persiapan (koordinasi dengan tim pengabdian dan pihak panti asuhan), selanjutnya tahap pelaksanaan berupa pemberian informasi. Tahap akhir adalah monitoring dan evaluasi dari kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil yang ditemukan bahwa pengetahuan remaja mengalami peningkatan setelah diberikan informasi menjaga kesehatan reproduksi dan pencegahan penyakit menular. Hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan jika masih ada remaja yang belum mengalami peningkatan pengetahuan maka akan dilakukan pendekatan secara langsung melalui group whatsapp.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/754 Program Sosialisasi Seks Bebas pada Kalangan Remaja di SMP Nurul Islam Semarang 2022-01-09T08:46:31+01:00 Priharyanti Wulandari wulancerank@yahoo.co.id Dwi Nur Aini wulancerank@gmail.com Mariyati Mariyati wulancerank@gmail.com Menik Kustriyani wulancerank@gmail.com Arifianto Arifianto wulancerank@gmail.com <p>Pergaulan yang salah akan berdampak terhadap perilaku seks bebas. Peran orang tua sangat penting untuk mencegah hal tersebut tidak terjadi. Tetapi kenyataan yang banyak ditemukan bahwa karena kesibukan orang tua anak merasa kurang diperhatikan, terbatasnya waktu dalam memberikan pengawasan sehingga banyak anak remaja yang terjerumus dalam pergaulan bebas. Selain itu, pengaruh lingkungan (teman sebaya) dapat memberikan dampak negatif.&nbsp; Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dengan memberikan penyuluhan tentang seks bebas di kalangan remaja, dan diharapkan terjadinya perubahan pengetahuan dan perilaku pada siswa-siswi terhadap seks bebas di kalangan remaja. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu mencari informasi terkait fenomena atau permasalahan pada remaja/siswa, menentukan alternatif pemecahan masalah, survei kelompok sasaran, identifikasi kebutuhan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi. dengan sasaran remaja di SMP Nurul Islam Semarang tentang seks bebas.&nbsp; Melalui&nbsp; pengabdian&nbsp; kepada&nbsp; masyarakat&nbsp; diharapkan&nbsp; remaja&nbsp; di&nbsp; SMP Nurul Islam Semarang dapat&nbsp; mengetahui&nbsp; dan memahami mengenai seks bebas meliputi pengertian, penyebab, bahaya dan pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan dua kali yaitu pertemuan pertama dengan memberikan penyuluhan tentang seks bebas di kalangan remaja, pertemuan kedua dengan membentuk peer group teman sebaya agar bisa saling memperhatikan dan mengingatkan sesame teman sebaya usia&nbsp; remaja. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan respon yang positif peserta dan terbentukknya peer group teman sebaya.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/757 Workshop Standar Asuhan Keperawatan dan Sasaran Keselamatan Pasien pada Perawat di Rumah Sakit Tk II Robert Wolter Mongisidi Teling Manado 2022-01-09T14:24:02+01:00 Silvia Dewi Mayasari Riu riusilvia05@gmail.com Norman Alfiat Talibo normantalibo@gmail.com <p>Penerapan Asuhan Keperawatan dan penerapanan sasaran keselamatan pasien merupakan salah satu tolak ukur untuk menjamin kualitas pelayanan dalam setiap lembaga kesehatan. Perawat harus mampu memberikan pelayanan standar asuhan keperawatan pada pasien secara optimal sehingga terciptanya tingkat kesembuhan dan tingkat kepuasan pasien lebih meningkat serta hari rawat yang tidak berkepanjangan, begitu juga dengan penerapan sasaran keselamatan pasien yang harus mampu di pahami oleh perawat di rumah sakit sehingga mampu untuk mencegah kondisi yang mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cedera. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah setelah mengikuti Workshop ini, peserta mampu mengaplikasikan penggunaan standard asuhan keperawatan dengan buku 3S di ruangan rawat inap dan mampu memahapi pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di ruangan. Pengabdian kepada masyarakat ini di laksanakan dalam bentuk Workshop yang di laksanakan selama 1 hari pada tanggal 5 Desember 2020. Peserta workshop ini adalah sejumlah 40 Perawat di RS TK II Robert Wolter Mongisidi Manado. Metode yang di gunakan adalah di awali dengan memberikan kuesioner pada peserta, kemudian di lanjutkan dengan kegiatan workshop dan demonstrasi role play bagi perawat. Kemudian kegiatan di evaluasi dengan memberikan kuesioner kembali dan menyuruh peserta untuk melakukan role play kembali. Sasaran dari kegiatan ini adalah perawat di ruangan rawat inap maupun poli rawat jalan. Hasil pelaksanaan kegiatan ini yaitu perawat memahami penerapan standar asuhan keperawatan di ruangan, terkhusus penggunaan buku SDKI, SLKI, SIKI dalam proses asuhan keperawatan dan lebih memahami tentang penerapan sasaran keselamatan pasien di ruangan.&nbsp; Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pemahaman perawat tentang penggunaan buku standard asuhan keperawatan dan maningkatnya pemahaman dan keterampilan terkait pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/740 Edukasi Pencegahan Stunting dan Pendampingan Ibu Hamil pada Masa Pandemi Covid-19 2022-01-09T22:32:33+01:00 Supatmi Supatmi supatmi@gmail.com <p>Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang disebabkan oleh gizi buruk. Cara pencegahan stunting diantaranya memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan metode <em>asset based community development </em>atau penyuluhan dan pendampingan serta pemberdayaan komunitas dengan berlandaskan asset dan kekuatan dari komunitas. Kegiatan ini dimulai dari rapat koordinasi dengan perwakilan&nbsp; kader untuk rencana pelaksanaan penyuluhan ibu hamil tentang pencegahan stunting, sekaligus persiapan Pemberian Makanan Tambahan. Penyuluhan pencegahan stunting pada ibu hamil&nbsp; di era pademi diikuti 58 orang ibu hamil di wilayah kalurahan Seloharjo yang terdiri dari 16 dusun. Pelaksanaan Penyuluhan pada Sabtu, 16 Oktober 2021. Selesai penyuluhan dilanjutkan dengan Pemberian Makanan Tambahan dan pembentukan group whatsapp sebagai media pendampingan dan pemantauan ibu hamil. Kegiatan edukasi pencegahan <em>stunting</em> dan pendampingan ibu hamil pada masa pandemi covid-19 ini sangat perlu dilakukan Pemantauan dan peningkatan kesehatan ibu hamil harus tetap dilakukan baik dengan mencari informasi kesehatan dan meningkatkan gizi selama kehamilan. Penggunaan media yang tepat sangat dibutuhkan agar tujuan dari peningkatan kesehatan ibu dan anak tercapai dengan optimal.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/738 Implementasi Metode Edukasi E Learning dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan di Masa Pandemi 2022-01-09T15:31:17+01:00 Mohammad Arifin Noor pi2ncwakep@gmail.com Suyanto Suyanto arifin.noor@unissula.ac.id Retno Setyawati arifin.noor@unissula.ac.id Dwi Nur Aini arifin.noor@unissula.ac.id <p>Adanya pandemi covid 19 menyebabkan perubahan dalam dunia terutama dalam hal penyebaran informasi kepada masyarakat. Khususnya adalah perubahan metode edukasi dimana dimasa pandemi, pembatasan orang berkumpul. Adanya pembatasan tersebut menyebabkan metode edukasi yang digunakan juga akan berubah. Perubahan ini tentunya bertujuan untuk mengurangi resiko tertular juga untuk memastikan bahwa tujuan edukasi tetap tersampaikan. Perubahan metode ini merupakan hal yang baru dan perlu adanya sosialisasi dan pelatihan. Metode edukasi dimaa pandemic yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan tidak bisa dilepaskan dengan sistem informasi dan teknologi (e-learning). Tujuan&nbsp;dari&nbsp;PKM&nbsp; &nbsp;ini adalah agar setiap peserta kegiatan (anggota karang taruna di RW VII) dapat&nbsp;meningkatkan kemampuan&nbsp;dalam menggunakan metode edukasi yang dilakukan di RW VII Kelurahan Wonolopo Mijen Semarang. Hasil&nbsp;akhir&nbsp;dari&nbsp;program&nbsp;ini yaitu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan&nbsp;anggota karang taruna &nbsp;RW VII dalam melakukan menggunakan berbagai metode edukasi untuk peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku di masa pandemi ini.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/741 Bimbingan Teknis Perancangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Edutaimen pada Pembelajaran Tematik untuk Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid 19 2022-01-09T22:45:40+01:00 Eliana Yunitha Seran iman.saiaw@gmail.com Gabriel Serani iman.saiaw@gmail.com Imanuel Sairo Awang iman.saiaw@gmail.com <p>Keberhasilan proses pembelajaran salah satunya ditentukan dengan penggunaan media pembelajaran yang sesuai. Penggunaan media pembelajaran dapat membantu meningkatkan pemahaman dan daya serap siswa terhadap materi pelajaran yang dipelajari. Selain itu, penggunaan media pembelajaran sangat mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh seperti yang dilakukan pada masa pandemi COVID-19 sekarang ini. Kegiatan belajar dari rumah mensyaratkan penggunaan media pembelajaran yang dapat menghibur dan dikemas dengan&nbsp; suasana yang menyenangkan. Media berbasis edutainmen ini dapat dikembangkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran dari rumah. Kegiatan ini melibatkan 60 peserta yang terdiri dari guru SD Negeri 1 Rawak Hulu dan mahasiswa perserta PLP/KKM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Adapun proses dilaksanakan melalui enam (6) tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, tugas mandiri, evaluasi, perbaikan, dan publikasi. Hasil kegiatan bimbingan bimtek menunjukkan kegitan bimbingan teknis berjalan dengan menyenangkan serta menghasilkan video media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendidik siswa serta dapat diakses secara luas dari rumah masing-masing.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/773 Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) untuk Pemenuhan Nutrisi pada Balita Stunting 2022-01-13T00:02:10+01:00 Nuraina Nuraina nurainaramli28@gmail.com Cut Azizah nurainaramli28@gmail.com M. Aqsal Rizkyan nurainaramli28@gmail.com Rahmat Zaki nurainaramli28@gmail.com Mohd. Rival Firdaus nurainaramli28@gmail.com <p>Stunting merupakan permasalahan gizi yang harus segera di tuntaskan di Indonesia agar menghasilkan generasi cerdas dan berkualitas. Pemerintah mengupayakan untuk percepatan penurunan angka stunting di Indonesia dengan mengeluarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Hasil survei awal dan diskusi dengan bidan Desa Cot Keumudee terdapat 4 (empat) orang balita yang mengalami stunting. Stunting yang terjadi di desa Cot Keumudee disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya orang tua tentang gizi untuk kesehatan anak. Berdasarkan hal tersebut kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang edukasi pemanfaatan daun kelor sangat penting dilakukan agar kejadian balita stunting bisa di atasi di Desa Cot Keumudee. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat pemberian daun kelor kepada balita stunting serta memberdayakan masyarakat untuk menanam pohon kelor sehingga dapat dipergunakan dalam pemenuhan nutrisi kehidupan sehari-hari. Peserta kegiatan 47 orang ibu balita stunting dengan metode pelaksanaan penyuluhan dan pemantauan pada balita stunting. Hasil Pretest mayoritas berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 18 orang (38,30%) dan kategori cukup sebanyak 17 orang (36,17%). Sedangkan hasil Posttest mayoritas berada pada kategori baik yaitu sebanyak 20 orang (42,55%) dan kategori sangat baik dan cukup sebanyak 10 orang (21,28%).</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/763 Upaya Meningkatkan Dukungan Sosial terhadap Masyarakat dengan Komorbiditas di Masa Pandemi Covid-19 2022-01-13T01:40:10+01:00 Endrat Kartiko Utomo Endrat_Kartiko@udb.ac.id Agung Widiastuti Endrat_Kartiko@udb.ac.id Sitti Rahma Soleman Endrat_Kartiko@udb.ac.id <p>Pemberitaan peningkatan kasus kematian akibat Covid-19 sangat meresahkan dan menyebabkan kecemasan muncul pada setiap orang. Hampir semua menjadi enggan dan takut melakukan aktivitas. Melihat masalah yang ada maka pengabdian kepada masyarakt ini ditujukan untuk memberikan dukungan motivasi kepada masyarakat untuk melanjutkan kehidupan di masa pandemic Covid-19. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 28 Juli 2021. Kegiatan ini dimulai dari tahapan pelaksanaan dengan melakukan survei ke lokasi mitra untuk mengetahui kondisi permasalahan yaitu di Desa Krapyak Boyolali. Dilanjutkan dengan membuat media edukasi terkait dukungan sosial dimasa Pandemi Covid-19. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode zoom dengan alasan kondisi kasus yang meningkat serta dari pemerintah baru melakukan pemberlakuaan pembatasan kegiatan masyarakat. Tahap akhir dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat ketercapaian tujuan kegiatan. Hasil menunjukkan target peserta 30 dan jumlah kehadiran 33 orang peserta, dengan demikian dapat dikatakan bahwa target peserta tercapai 100%. Ketercapaian tujuan peningkatan dukungan sosial secara umum sudah baik, dimana para peserta antusias diskusi dan memberikan saran kepada peserta lain sebagai langkah menjalani kehidupan selama masa pandemic. Ketercapaian target materi telah seluruhnya tersampaikan. Kemampuan peserta dilihat dari feedback dan keaktifan. Kegiatan ini dapat disimpulkan secara keseluruhan kegiatan ini dapat dikatakan berhasil. Keberhasilan ini selain diukur dari tiga komponen di atas dan juga dilihat dari kepuasan peserta setelah mengikuti kegiatan.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/772 Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Mayarakat 2022-01-13T02:32:15+01:00 Candra Dewi Rahayu Candra.rahayu@unsiq.ac.id Fifi Alviana fifi@unsiq.ac.id <p>Lingkungan pedesaan memiliki fasilitas dan layanan kesehatan yang minimal bagi masyarakat desa. Solusi terbaik untuk masalah ini adalah menggerakkan kemandirian dari masyarakat desa, terutama dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan kesehatan. Masyarakat membutuhkan pembinaan kemandirian mengingat masyarakat masih seringkali panik dan berujung pada keterlambatan penanganan sehingga berakibat fatal. Tujuan kegiatan ini untuk menyiapkan masyarakat yang tanggap dan cekatan dalam kondisi kegawatdaruratan. Metode yang digunkan dalam pengadian masyarakat ini yaitu sosilisasi, demostrasi, simulasi dan mitra pendampingan. &nbsp;Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 25 masyarakat di Kelurahan Duren Sawit Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa 82% peserta pelatihan dan sosialalisasi mempunyai pengetahuan yang baik dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan, masyarakat mampu memerikan pertolongan pertama dalam kondisi kegawatan terutama pada penangan gigitan serangga berbisa, jatuh dari ketinggian perolongan pada kasus tersedak serta ketepatan identifikasi korban. Kegiatan pelatihan efektif meningkatkan penegetahuan dan keterampilan masyarakat dalam penanganan kegawatan, diperlukan pendampingan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan pemahaman dan penerapan penangan kegawatan dalam kehidupan sehari – hari.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/758 Pelatihan Cultural Awareness untuk Pembimbing Sebaya Madrasah Aliyah Perguruan Mu’alimat Qur’ani 2022-01-18T09:26:24+01:00 Ari Khusumadewi arikhusumadewi@unesa.ac.id Elisabeth Christiana Arikhusumadewi@unesa.ac.id Wiryo Nuryono Arikhusumadewi@unesa.ac.id <p>Kesadaran budaya merupakan permasalahan yang rentan dan masih menjadi masalah pada setiap wilayah. Perlunya pengetahuan budaya terhadap semua inidvidu merupakan latar belakang peneliti. Santri di Madrasah Aliyah Perguruan Mu’alimat Qur’ani mempunyai maslaah terhadap rendahnya komunikasi, masalah ini timbul karena banyaknya teman bermacam-macam budaya di lingkunan pesantren. Rendahnya komunikasi ini juga menyebabkan tindakan bullying pada teman sebaya. Dalam meningkatkan kesadaran budaya peneliti mengembangkan sikap kesadarn berbudaya yang mencakup beberapa materi yang disatukan menjadi modul pembelajaran. Pelatihan dilakukan oleh 20 orang santri Mu’alimat Qur’ani, dengan hasil 96,69 % berdampak pada peserta dalam peningkatan kesadaran budaya.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/759 Pelatihan Cultural Skills untuk Pembimbing Sebaya Madrasah Aliyah Perguruan Mu’alimat Qur’ani 2022-01-18T09:54:48+01:00 Ari Khusumadewi arikhusumadewi@unesa.ac.id Elisabeth Christiana arikhusumadewi@unesa.ac.id Wiryo Nuryono arikhusumadewi@unesa.ac.id Evi Winingsih arikhusumadewi@unesa.ac.id <p>Remaja merupakan masa yang usia 4-17 tahun rentan akan perubahan pada tahap peralihan, meningkatnya masalah. Hal ini dipicu oleh beberapa tuntutan yang harus dilaksanakan individu seperti salah satunya meninggalkan reaksi dan penyesuaian siakp/ perilaku yang kekanak-kanakan dan emngemabngkan komunikasi interpersonal. Dalam hal ini peneliti menemukan masalah di Madrasah Aliyah Perguruan Mu’alimat Qur’ani, dimana terjadinya rendahnya komunikasi yang salah satu pemicu yaitu konteks budaya. Banyaknya santri dari budaya berbeda yang berkumoul menjadi satu, yang menyebabkan penolakan terhadap budaya tertentu. Peneliti bertugas untuk meningkatkan keterampilan berbudaya dimana latihan ini meliputi pengetahuan dan praktek. Pelatihan dilakukan oleh 20 orang Santri MAP Mu’alimat Qur’ani. Dengan hasil 96,67 % mendapatkan manfaat dari sesi keterampilan berbudaya.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/717 Peningkatan Konsep Diri dan Perawatan Luka pada Penderita Kusta di Panti Rehabilitasi Kusta Gema Kasih Galang, Sumatera Utara 2022-01-18T11:01:17+01:00 Ance Siallagan meykwek99@gmail.com Friska Ginting anche.meys@gmail.com Rusmauli Lumban Gaol anche.meys@gmail.com Maria Pujiastuti anche.meys@gmail.com <p>Penderita kusta mengalami luka di bagian perifer seperti tangan dan kaki, yang penyembuhannya membutuhkan waktu yang lama serta perawatan luka yang intensif. Stigma &nbsp;masyarakat di lingkungan sekitar sering menjauh akibat ada luka di daerah kaki dan tangan, warna kulit yang tidak sama( perubahan fisik). Hal ini mempengaruhi konsep diri penderita kusta yang merasa dikucilkan,penderita merasa tidak berarti lagi karena dalam kehidupan bersosialisasi banyak masyarakat yang tidak dapat menerima keberadaan mereka.&nbsp; kecacatan yang dialami penderita mengakibatkan konsep diri terganggu. Salah satu factor mempertahankan konsep diri dalam konsep citra tubuh adalah merawat luka yang rutin diberikan, penderita kusta diberikan penyuluhan dalam merawat luka karena sebagian besar penderita kusta mengalami gangguan citra tubuh yang diakibatkan ada luka yang dapat mengakibatkan kecacatan. Dukungan dari masyarakat sangat membantu mengubah konsep diri penderita kusta. Konsep diri yang bersifat positif dapat membangkitkan semangat pendertita kusta untuk meningkatkan kualitas hidupnya, sudah merasa berarti dan dapat menghargai diri sendiri dan orang lain. Jumlah peserta pada pengabdian msyarakat ini berjumlah 28 orang yang merupakan penderita kusta dan keluarga. &nbsp;Tujuan dari Pengabdian kepada masyarakat ini Adalah Peningkatan Konsep Diri Dan Perawatan Luka Pada Penderita Kusta dilakukan di Panti rehabilitasi kusta Gema Kasih Galang, Sumatera Utara Peningkatan konsep diri ini dilaksanakan dalam bentuk perawatan luka penderita kusta serta penyuluhan konsep diri, sehingga diharapkan mereka memahami dan memiliki konsep diri yang positif.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/776 Pelatihan Peningkatan Kosakata Bahasa Inggris dengan Media Permainan Kartu Domino bSiswa SD 2022-01-18T11:42:15+01:00 Maria Theresia Priyastuti mariapriyastuti03@gmail.com <p>Permainan domino dalam pembelajaran merupakan suatu bentuk media pembelajaran yang berbasis permainan yang terdiri atas kartu-kartu domino untuk menyampaikan informasi berupa materi kata bergambar berisi kosakata Bahasa Inggris dan gambar warna-warni. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih para siswa sekolah dasar mempelajari perbendaharaan kosakata Bahasa Inggris bagi siswa kelas V SD melalui media permainan kartu domino kata bergambar. Dengan penggunaan media kartu domino kata bergambar tersebut, para siswa sekolah dasar mampu mempraktekkan kosakata bahasa Inggris dengan mudah. Peserta siswa SD kelas V yang mengikuti kegiatan pengabdian ini sebanyak 34. Metode pelaksanaan kegiatan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para siswa SD kelas V mampu membuat dan mengimplementasikan atau mempraktekkan media permainan domino kartu bergambar dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan kosakata para siswa.</p> 2021-12-28T00:00:00+01:00 ##submission.copyrightStatement##