Pendampingan Penatalaksanaan Lansia dalam Pencegahan Komplikasi Diabetes Melitus
Abstract
Penyakit tidak menular merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia dan di Indonesia. Penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus merupakan penyakit terbanyak pada lanjut usia. Diabetes mellitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang menyebabkan hiperglikemia kronis. Pengelolaan diabetes, untuk mencapai kendali glukosa darah yang baik diperlukan penatalaksanaan holistik meliputi edukasi, aktivitas fisik, pemberian obat-obatan, pengaturan diet serta pemantauan glukosa darah. Pengelolaan DM yang tidak tepat dapat memicu terjadinya komplikasi serius pada penyakit ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan pendampingan lansia dalam pencegahan komplikasi diabetes melitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah metode Participatory Rural Apraissal (PRA) sehingga tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat dapat bertindak sebagai fasilitator dan langsung dapat memfasilitasi warga. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada bulan September dengan kegiatan pendampingan pelatihan senam kaki diabetik, pemilihan penggunaan alas kaki serta edukasi, pengaturan diet diabetes melitus, monitoring kadar glukosa darah serta monitoring Ancle Brachial Index (ABI) pada lansia. Peserta dalam pengabdian masyarakat ini sebanyak 42 lansia yang tergabung dalam kelompok posyandu lansia “Dahlia” Dusun Cangkring Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Peserta pengabdian masyarakat sangat puas dan berkomitmen akan melakukan rangkaian kegiatan untuk pencegahan komplikasi pada penyakit Diabetes Melitus.
References
Aswar, Nurpadila, Suaib, & Wahyuddin, M. (2021). Hubungan Antara Nilai Ankle Brachial Index Dengan Kejadian Diabetic Foot Ulcer Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Kesehatan Marendeng, 1(1), 97–113.
Fauziah, S. N., & Mokondongan, R. S. (2023). Edukasi Pengenalan, Pencegahan Dan Pengelolaan Diabetes Melitus Pada Peserta Prolanis Di KPRJ Prima Husada Cinere, Depok. JPM Bakti Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita, 04(1), 19–27.
Hijriana, I., & Sahara, T. (2020). Gambaran Nilai Ankle Brachial Index (Abi) Pada Pasien Dm Tipe 2. Idea Nursing Journal, 11(3), 56–61.
Kartikadewi, A., Setyoko, S., Wahab, Z., & Andikaputri, K. (2022). Ankle Brachial Index pada Penderita Diabetes dan Non Diabetes, dan Hubungannya dengan Aktivitas Fisik dan Perilaku Merokok. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 18(1), 57. https://doi.org/10.24853/jkk.18.1.57-68
Ligita, T., Yulanda, N. A., Konyan, R., & Pratiwi, D. (2023). Screening , Edukasi Dan Senam Diabetes bagi Kelompok Prolanis. MARTABE (Jurnal Pengabdian Masyarakat), 6(4), 1375–1379.
Prabawati, D., Natalia, L., Juniarti Ginting, E., & Larisa, Y. (2024). Pemberdayaan Kader Kesehatan: Pencegahan Komplikasi Diabetes dengan Pengelolaan Makan dan Perawatan Kaki. Prosiding SENAPAS, 2(1), 247–251.
Pradipta, A., & Falsafi, I. (2023). Penyuluhan Diabetes Mellitus pada Komunitas PROLANIS sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan. Jurnal Kesehatan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 41–44.
Safitri, L., & Rosyid, F. N. (2018). Hubungan nilai ankle brachial index (abi) dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe 2 di Persadia Cabang Kota Surakarta. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, 11(2), 51–56. http://eprints.ums.ac.id/50972/2/NASKAH PUBLIKASI.pdf
Vitniawati, V., Fuadah, N. T., Widyawati, W., Puspitasari, S., & Nugraha, D. (2024). Upaya Peningkatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan dan Pengendalian Dampak Diabetes Mellitus. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 8(1), 85. https://doi.org/10.30595/jppm.v8i1.20277
Widodo, W., & Oktavia, W. (2023). Pengabdian Kepada Masyarakat Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Depresi Pada Lansia Di Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten …. Perawat Mengabdi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(1), 29–34. http://journal.akperkabpurworejo.ac.id/index.php/pmkep/article/download/174/72.



