Edukasi Manfaat Teh Daun Kelor terhadap Kadar Hemoglobin (Hb) pada Ibu Hamil
Abstract
Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterine mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan. Lamanya kehamilan mulai dari ovulasi sampai partus kira-kira 280 hari (40 minggu), dan tidak lebih dari 300 hari (43 minggu). Anemia merupakan masalah kesehatan global yang mempengaruhi negara maju dan berkembang. Pada kehamilan relatif terjadi anemia karena ibu hamil mengalami hemodelusi (pengenceran) dengan peningkatan volume 30 % sampai 40 % yang puncaknya pada kehamilan 32 sampai 34 minggu. Penuruan kadar hemglobin dapat diatasi salah satunya dengan pemberian teh daun kelor. Daun kelor merupakan salah satu tanaman yang tinggi kandungan zat besi. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi tentang manfaat pemberian teh daun kelor terhadap peningkatan kadar Hemoglobin. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain penyuluhan, diskusi, tanya jawab. Sasaran responden pengabdian yaitu Ibu Hamil trimester II dan III sejumlah 10 responden. Persiapan pada pengabdian masyarakat ini yaitu mendiskusikan atau mempersiapkan materi yang akan disosialisasikan kepada ibu hamil trimester II dan III. Kemudian membuat spanduk dan leaflet yang mempermudah proses sosialisasi dan penyuluhan. Saran sebaiknya Ibu hamil trimester II dan III lebih memanfaatkan bahan-bahan alami terutama memanfaatkan teh daun kelor dalam mengatasi anemia untuk meningkatkan kadar hemoglobin.
References
Apriyanti, P, dkk. (2022). Askeb Patologi Dalam Kehamilan. Sumatra Barat: Insan Cendikia Mandiri.
Hermayanti, D, dkk. (2020). ‘The Effect Of Moringa Leaf (Moringa Oleifera Lam) And Vitamin C Combination Extract In Improving Anemia Indicators Deficiency Of White Rice Iron Male DietLow Rice Iron’. Jurnal Saintika Medika Vol 16 No. 2. Malang, Indonesia.
Hidayanti, L, Rahfiludin M Z. (2020). ‘Dampak Anemi Defisiensi Besi Pada Kehamilan: Literature Review’. Gaster Vol 18 No. I. ISSN 1858-3385, E-ISSN 2549-7006
Mail,E. (2020). ‘Sikap Ibu Hamil Trimester II dan III Terhadap Perubahan Fisiologi Selama Kehamilan’. Jurnal Kebidanan Vol 9 No 2. Indonesia
Mandriwati, G. A. (2011). Asuhan Kebidanan Antenatal. Edisi 2. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Rahmawati, T, Chunaeni, S, dan Damailia, H, (2017). Pengaruh Daun Kelor Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Ibu Nifas. Poltekkes Kemenkes Semarang
Saputro,DA, Junaidi, S. (2015). ‘Pemberian Vitamin C pada Latihan Fisik Maksimal dan Perubahan Kadar Hemoglobin dan Jumlah Eritrosit. ‘Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 4 No 3. Indonesia
Shwetha, Prasad, K N. (2018). ‘Prevalence of Anemia Among Pregnant Women- A Cross-Section Study’. International Journal of Medical Science and Public Health Vol 7 issue 12. DOI:10.5455/ijmsph



