Jurnal Peduli Masyarakat http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM <p>JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan <a href="http://u.lipi.go.id/1571725836" target="_blank" rel="noopener">p-ISSN 2715-6524</a>&nbsp;dan <a href="http://u.lipi.go.id/1574266004" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN&nbsp;2721-9747</a> &nbsp; Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.</p> <p><img src="/public/site/images/admin/COVER_JPM_DEPAN_TUNGGAL.jpg" width="247" height="347"></p> en-US livana.ph@gmail.com (Livana PH) globalhealthsciencegroup@gmail.com (Global Health Science Group) Mon, 30 Aug 2021 15:16:11 +0200 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pendampingan Pengembangan Metode Pembelajaran Inovatif bagi Dosen Kebidanan Saat Pandemi Covid-19 http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/518 <p>Pandemi Covid-19 merupakan masalah serius yang mempengaruhi segala aspek kehidupan termasuk pada dunia pendidikan. Pemerintah menghimbau agar proses pembelajaran dilakukan dengan metode daring. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan praktik nyata terkait pengembangan metode pembelajaran inovatif pada instansi mitra agar pembelajaran daring berjalan maksimal. Pengembangan metode pembelajaran inovatif sangat berpengaruh terhadap hasil pembelajaran, terutama bagi mahasiswa kebidanan. Jika dosen tidak memiliki kemampuan ini maka akan mempengaruhi kualitas proses pembelajaran yang nantinya akan berdampak pada kualitas lulusan. Disisi lain masih banyak dosen yang belum memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mengembangkan metode pembelajaran inovatif. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 24-25 Juli 2021 dengan peserta 30 dosen Prodi DIII Kebidanan Universitas Kusuma Husada. Kegiatan ini diawali dengan memberikan workshop terkait metode pengembangan pembelajaran inovatif, selanjutnya dilakukan praktik langsung pengembangan pembelajaran inovatif. Hasil dari praktik pengembangan metode pembelajaran inovatif akan dilakukan evaluasi oleh fasilitator. Hasil kegiatan ini berupa peningkatan pengetahuan dan teknik terkait metode pengembangan pembelajaran inotavif.</p> Cahyaning Setyo Hutomo, Sri Anggarini Parwatiningsih, Fresthy Astrika Yunita, Ropitasari Ropitasari, M. Nur Dewi Kartikasari, Hardiningsih Hardiningsih, Rizka Adela Fatsena, Anis Laela Megasari ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/518 Mon, 30 Aug 2021 06:46:56 +0200 Pelatihan Penggunaan Aplikasi Picture dan Video Kinemaster pada Android sebagai Media Promosi http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/503 <p>Kondisi pandemi yang mengakibatkan adanya physical dan social distancing memengaruhi bentuk proses pemasaran yang terjadi. Dimasa Pandemi Covid-19, konsumen melakukan belanja mengandalkan media online untuk menghindari kontak langsung atau kontak fisik dengan pedagang/penjual. Penggunaan media online sangat membantu penawaran barang dan jasa demi menjaga kondisi badan dari penularan covid-19 yang saat ini menjadi satu hal yang sangat ditakuti oleh masyarakat. Tujuan Kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi dan juga pelatihan penggunaan aplikasi picture dan video pada android menggunakan KineMaster untuk media promosi sehingga meningkatkan permintaan dan penawaran barang ataupun jasa di Yogyakarta. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah melalui power point dan pembagian tata cara penggunaan aplikasi dan praktek secara langsung oleh pemateri. Kegiatan ini dilaksanakan di Padukuhan Salam Pathuk Gunung Kidul berjumlah 30 peserta. Keseluruhan kegiatan dilakukan bergilir dan praktek oleh peserta. Antusias dan keseriusan dari para peserta membuat pelatihan ini berjalan dengan lancar dan sukses. Praktek dan penggunaan aplikasi dilakukan secara langsung sehingga peserta mampu mengaplikasikan dan menggunakan aplikasinya untuk media promosi secara online.</p> Jamroni Jamroni ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/503 Mon, 30 Aug 2021 06:50:55 +0200 Deteksi Dini Karies Gigi dan Penyuluhan Menyikat Gigi pada Anak Usia Sekolah di Desa Durin Simbelang http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/535 <p>Kegiatan pengabdian masyarakat mengenai kesehatan gigi serta mulut dan cara menyikat gigi yang baik dan benar pada anak usia sekolah penting dilakukan untuk mencegah masalah pada mulut dan gigi, kebiasaan menyikat gigi yang baik merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah karies gigi. Karies gigi merupakan salah satu masalah gigi yang banyak terjadi pada anak usia sekolah, upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya karies gigi diantaranya adalah dengan mendeteksi secara dini terjadinya karies gigi dan menyikat gigi dengan benar. (Dental caries is one of the most common dental problems in school-age children. Efforts that can be made to prevent dental caries include early detection of dental caries and proper brushing. Tujuan dari pengabdian ini adalah melakukan deteksi dini karies gigi dan penyuluhan sikat gigi pada anak usia sekolah. Metode dalam pengabdian masyarakat adalah metode deskriptif untuk menggambarkan pencegahan karies gigi melalui deteksi dini karies gigi dan penyuluhan cara menyikat gigi yang baik dan benar pada anak usia sekolah.&nbsp; Sasaran dari pelaksanaan pengabdian ini adalah anak usia sekolah di desa Durin Simbelang sejumlah 84 orang, teknik pengambilan sampling dalam penelitian ini adalah <em>accidental sampling</em>. Hasil dari pengabdian menemukan bahwa terdapat karies gigi 63,1 % dan dilakukan penerapan kebiasaan menyikat gigi dengan cara menyikat gigi yang baik dan benar<strong>.</strong></p> Helinida Saragih, Jagentar Parlindungan Pane, Amnita Anda Ginting, Samfriati Sinurat, Mestiana Br. Karo, Mardiati Barus ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/535 Mon, 30 Aug 2021 14:19:04 +0200 Pelaksananaan Terapi Komplementer Jus Tomat untuk Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/534 <p>Hipertensi merupakan suatu penyakit yang sering terjadi pada kalangan lansia. Tekanan darah tinggi ditemukan satu dari setiap tiga orang atau 65 juta orang dan 28% atau 59 juta orang mengidap prehipertensi. Salah satu terapi yang dapat membantu menurunkan tekanan darah adalah justomat. Pemberian terapi tomat dapat mempengaruhi perubahan tekanan darah&nbsp; pasien. Kandungan pada tomat yang dapat membantu mengurangi tekanan darah. Tujuan kegiatan ini adalah salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan melalui usaha promotif dengan penyuluhan manfaat jus tomat dalam penurunan tekanan darah sehingga penderita hipertensi dapat melakukan perawatan diri sehari-hari untuk mengoptimalkan status kesehatan mereka. Kegiatan yang dilakukan pada lansia di pantai Werdha pada 18 orang lansia. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dan manfaat jus tomat serta pelaksanaan bagaimana membuat jus tomat. Berdasarkan hasil pengabdian ditemukan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan lansia tentang lansia dan cara mencegah hipertensi yaitu dengan mengkomsumsi jus tomat</p> Samfriati Sinurat, Ice Septriani Saragih, Murni Sari Dewi Simanullang ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/534 Mon, 30 Aug 2021 14:56:00 +0200 Upaya Peningkatan Kesiapan Kader Posyandu Kemala XVIII/PD Jateng/05 di Masa Pandemi Covid - 19 http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/541 <p>Kader Posyandu Kemala XVIII/PD JATENG/05 belum memiliki kesiapan&nbsp; untuk melaksanakan&nbsp; kembali kegiatan posyandu secara rutin seperti saat sebelum pandemic covid 19 berlangsung. Kader posyandu merupakan fasilitator belajar bagi masyarakat sehingga harus terus di dorong untuk melakukan inovasi dalam pelayanan posyandu oleh karena itu diperlukan pendekatan yang berbeda untuk mengupayakan kelangsungan pelayanan Kesehatan melaui posyandu di masa pandemic covid-19. Kegiatan Posyandu dapat dilaksanakan kembali dengan memberikan sosialisasi pada kader&nbsp; maupun warga&nbsp; dalam bentuk video role play. Posyandu dapat dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, mencuci tangan, handsanitizer, physical distancing, dan pemeriksaan suhu tubuh sebelum dan setelah kegiatan berlangsung. Metode yang digunakan dengan cara daring,&nbsp; memberikan video tutorial serta melakukan kunjungan rumah. Hasil dari kegiatan sosialisasi kader dan warga telah terlaksana dengan menggunakan video yang di share di grup WA dan kegiatan posyandu dimasa pandemic terlaksana dengan cara melakukan kunjungan kerumah.</p> Heny Prasetyo Rini, Menik Kustriyani ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/541 Mon, 30 Aug 2021 15:10:14 +0200 Optimalisasi Reproduksi Sehat bagi Remaja http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/570 <p>Remaja merupakan aset luar biasa untuk kemajuan negara. Pandemi Covid-19 telah berdampak pada sebagian besar aktifitas di semua kalangan masyarakat, karena terjadinya perubahan kondisi dalam waktu yang relatif singkat. Sehingga perlu adaptasi kebiasaan sehari-hari yang terarah. Perubahan aktifitas khususnya bagi remaja, tidak hanya berdampak pada aspek fisik, namun juga pada aspek kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi yang benar dan tepat bagi remaja, khususnya di bidang kesehatan. Metode yang digunakan yaitu tahap persiapan dan koordinasi, pelaksanaan edukasi kesehatan mengenai optimalisasi reproduksi sehat bagi remaja, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dihadiri 30 remaja putri, diawali dengan pembagian masker dan booklet, dilanjutkan penyampaian materi reproduksi sehat bagi remaja, tanya jawab dan evaluasi. Monitoring dilaksanakan 1 minggu setelah penyampaian edukasi kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa remaja putri di panti asuhan yatim ‘Aisyiyah mengalami peningkatan pengetahuan dan kesadaran diri tentang pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri.</p> Luluk Khusnul Dwihestie, Menik Sri Daryanti ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/570 Thu, 09 Sep 2021 14:22:12 +0200 Penyuluhan Makanan Sehat dan Bimbingan Teknis Pengujian Formalin pada Makanan di Gapoktan Sumber Makmur http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/584 <p>Salah satu upaya untuk memperpanjang umur makanan adalah dengan memberikan bahan tambahan pengawet. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 033 tahun 2012 menyebutkan tentang bahan aditif atau tambahan pangan yang dilarang digunakan dalam makanan, khususnya formalin. Penggunaan formalin sebagai zat aditif&nbsp; makanan memmberikan efek samping yang kurang baik bagi tubuh manusia. Sehingga diperlukan cara untuk mendeteksi atau mengidentifikasi makanan berfomalin dan mensosialisasikannya kepada masyarakat. Masyarakat daerah pesisir seperti di Desa Kedung Bandeng – Sumbermanjing Wetan berpotensi sebagai mitra karena akses geografis dan aksestibilitas yang sulit terjangkau informasi, tingkat pendidikan masyarakat yang rendah serta ekonomi yang masih lemah. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini adalah untuk memberikan penyuluhan terkait&nbsp; bahaya penggunaan formalin dan cara mendeteksi formalin pada makanan untuk kelompok tani (Gapoktan) Sumber Makmur – Desa Kedung Banteng.&nbsp; Kegiatan PPM ini dilakukan dalam bentuk pelatihan meliputi presentasi, diskusi dan simulasi penggunaan testkit formalin pada makanan. Pelatihan PPM ini diikuti oleh 30 peserta. Materi disampaikan oleh perwakilan Tim PPM dan simulasi pendeteksian formalin pada makanan dipandu oleh mahasiswa. Kegiatan PPM berjalan lancar dan peserta sangat antusias mengikutinya. Kegiatan PPM berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias mengikutinya. Respon peserta menunjukkan bahwa kegiatan PpM ini memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan mitra. Tim PpM memaparkan solusi terkait edukasi bahaya formalin dengan jelas sehingga peserta merasa pendampingan yang diberikan sudah sesuai dan memuaskan.</p> Khalimatus Sa'diyah, Heny Dewajani, Nanik Hendrawati, Mutia Devi Hidayati ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/584 Wed, 13 Oct 2021 06:12:28 +0200 Peningkatan Pengetahuan Siswa terhadap Vaksinasi Covid-19 melalui Edukasi di SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/594 <p>Program vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19 yang menjadi pandemic di Indonesia. Program vaksinasi ini masih menimbulkan keraguan dari masyarakat umum terkait dengan efikasi dan keamanannya sehingga dibutuhkan pemberian edukasi yang baik agar masyarakat memahami peran penting dari program vaksinasi. Salah satu yang sasaran yang dapat diberikan penyuluhan adalah remaja yang memiliki mobilitas dan pergerakan yang tinggi. Metode pelaksanaan yang dilakukan kepada siswa SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya berupa pemberian edukasi melalui <em>talkshow. </em>Jumlah peserta yang mengikuti berjumlah 179 orang. Pelaksanaan dilakukan melalui <em>online </em>dengan <em>platform zoom meeting.</em> Metode yang digunakan adalah dengan pemberian edukasi berupa <em>talkshow </em>yang dilakukan secara <em>online </em>via aplikasi <em>zoom</em>. Peserta yang hadir berjumlah 179 orang. Pelaksanaan dimulai dengan pemberian <em>pre test </em>kepada siswa melalui <em>platform google form</em>. Kemudian menayangkan video dari tenaga kesehatan, dari masyarakat yang sudah dilakukan vaksin dan yang belum dilakukan vaksin. Setelah itu, dilakukan <em>talkshow</em> dan diskusi. Di akhir kegiatan, siswa diberikan <em>post test</em> untuk mengevaluasi pemahaman tentang vaksinasi<em>. </em>Hasil menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan pemberian edukasi adalah 48.636 dan rata-rata setelah nya adalah 52.262. Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan terhadap vaksinasi sebesar 3,626.</p> Richa Noprianty, Aiyi Asnawi, Jundiah Jundiah, Linda Widyastuti ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/594 Wed, 13 Oct 2021 06:44:41 +0200 Intervensi Berbasis Suportive Educative Nursing Intervention terhadap Pengetahuan dan Praktik Pemberian Makan pada Ibu Balita Gizi Kurang http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/595 <p>Kegiatan pengabdian masyarakat pada ibu balita gizi kurang penting untuk dilakukan agar pertumbuhan dan perkembangan anak bisa terpantau dan optimal. Peran orang tua sangat penting dalam tumbuh kembang anak karena dengan memberikan perhatian yang benar terhadap gizi anak, maka anak akan terhindar dari berbagai macam penyakit dan akan tumbuh dengan sehat.. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu dalam pemberian makan pada balita gizi kurang adalah dengan cara Supportive Educative Nursing Intervention (SEMI). Tujuan dari pendampingan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu dalam makan pada balita gizi kurang. Metode kegiatan pendampingan pada ibu balita yang memiliki balita gizi kurang dilakukan melalui 4 tahap yaitu <em>teaching</em>, <em>guiding</em>, <em>supporting</em> and <em>providing environment</em>. Responden yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah semua ibu balita gizi kurang di wilayah kerja puskesmas Bola sebanyak 30 orang. Evaluasi dilakukan dengan cara memberikan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi tentang praktik pemberian makan di awal dan akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan praktik pemberian makan pada balita gizi kurang.</p> Yosefina Nelista, Yosephina Maria Hawa Keytimu, Evodius Marianto Toto ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/595 Wed, 13 Oct 2021 07:22:28 +0200 Upaya Peningkatan Kemampuan Perawatan Keluarga Paliatif melalui Pendidikan Kesehatan http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/592 <p>Upaya peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat pasien paliatif perlu ditingkatkan, sebagian besar keluarga mengalami hambatan dalam perawatan salah satunya adalah karena kurang pengetahuan dan pemahaman tentang cara perawatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6 keluarga yang mempunyai pasien paliatif. Analisis yang digunakan adalah anallisis deskriptif dengan menilai prosentase perubahan pengetahuan keluarga dan kemampuan merawat klien. Hasil dari kegiatan pendampingan keluarga juga didapatkan peningkatan pengetahuan keluarga tentang penyakit Hipertensi, Stroke dan Hipertensi sebanyak 58,8 % dan 100% keluarga mampu mempraktekan cara melakukan ROM dan senam Kaki Untuk Pasien DM.</p> <p>&nbsp;</p> Emilia Puspitasari Sugiyanto, Candra Hadi Prasetyo, Wijanarko Heru Pramono ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/592 Wed, 13 Oct 2021 07:54:39 +0200 Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Kesehatan Jiwa pada Situasi Pandemi Covid-19 http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/630 <p>Kesehatan jiwa menjadi isu utama yang dihadapi sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai dampak dari situasi pandemi covid-19. Gangguan psikologis yang dirasakan antara lain perasaan takut dan khawatir berlebihan, depresi, stress, frustasi, insomnia, putus asa dan keinginan bunuh diri. Berbagai kondisi gangguan psikologis ini memberi dampak terhadap kondisi fisiologis dan mempengaruhi kualitas hidup manusia. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan jiwa di masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan berupa ceramah dan demonstrasi latihan relaksasi. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat usia dewasa 20-60 tahun dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 100%. Kesimpulannya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan penting sekali untuk dilakukan di lingkungan masyarakat luas pada situasi pandemi covid-19 ini.</p> Syenshie Virgini Wetik, Cyntia Theresia Lumintang ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/630 Fri, 29 Oct 2021 12:28:16 +0200 Optimalisasi Aspek Pengetahuan Keluarga dan Kader Kesehatan Jiwa tentang Penatalaksanaan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Psikiatri di Masyarakat pada ODGJ http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/591 <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Orang dengan gangguan jiwa di masyarakat mengalami peningkatan, salah satu masalah yang sering ditemukan pada orang dengan gangguan jiwa adalah potensi bunuh diri, agitasi dan agresi, yang dikategorikan dalam kegawatdaruratan psikiatri, keluarga dan kader kesehatan terdekat dan terlibat langsung dengan kejadian kegawatan psikiatri di masyarakat pada ODGJ tersebut. </span><span style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu diperlukan upaya untuk mengoptimalkan tingkat pengetahuan mereka. </span><span style="vertical-align: inherit;">dari kegiatan ini adalah meningkatkan dan mengoptimalisasi pengetahuan keluarga dan kader kesehatan jiwa tentang pertolongan pertama kegawatdaruratan psikiatri di masyarakat pada ODGJ. </span><span style="vertical-align: inherit;">Metode Program ini diberikan kepada 10 orang anggota keluarga yang memiliki ODGJ dan 10 Orang Kader Kesehatan Jiwa, </span><span style="vertical-align: inherit;">Kegiatan yang dilakukan selama 1 bulan meliputi 3 (Tiga) tahap yaitu tahap persiapan dimulai dengan melakukan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum diberikan pelatihan, tahap pertolongan pertama pada kegawatdaruaratan psikiatri, yang terakhir tahap evaluasi pengukuran pengetahuan setelah diberikan pelatihan, Hasil dari gambaran yang terjadi peningkatan pengetahuan pada 20 orang dari tingkat pengetahuan kurang dengan nilai rerata (40) menjadi baik dengan nilai rerata (75). </span><span style="vertical-align: inherit;">Kesimpulan melalui kegiatan yang terjadi optimalisasi peningkatan tingkat tentang pertolongan pertama pada kegawatdaruratan psikiatri, Kegiatan ini direkomendasikan untuk program berkelanjutan bagi keluarga maupun kader kesehatan jiwa di masyarakat.</span></span></p> Ike Mardiati Agustin, Tri Sumarsih, Sawiji Sawiji, Hendrik Hermawan, Makis Mufakad ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/591 Fri, 29 Oct 2021 13:57:03 +0200 Sosialisasi Efek Samping Vaksin terhadap Pengetahuan Penerima Vaksin di Puskesmas Kewapante http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/598 <p>Vaksin merupakan produk biologis yang dapat meningkatkan imunitas spesifik untuk penyakit tertentu.Vaksin juga merupakan salah satu intervensi terbaik yang dikembangkan untuk memberantas COVID-19, menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahunnya. Vaksinasi covid dilakukan dengan menjangkau seluruh lapisan masyarakat dari usia 12 tahun sampai dengan 60 tahun yang menyasar masyarakat sehat tanpa penyakit penyerta. Ada sebagian masyarakat yang ragu-ragu bahkan menghindari vaksinasi karena mendapat informasi terkait efek samping yang membahayakan keselamatan mereka.Pengetahuan yang kurang <em>up to date</em> tentang efek samping pemberian vaksinasi ini perlu disosialisasikan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat.Bentuk sosialisasi yang dilakukan pada saat itu yakni ceramah, diskusi dan Tanya jawab menggunakan media laptop dan LCD serta leaflet terkait efek samping vaksin. Jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi sebanyak 50 orang, peserta di bagi dalam 5 kelompok yang masing-masing anggota berjumlah 10 orang. Hasil sosialisasi ini mesyarakat yang didominasi usia-usia muda sangat antusias mendengarkan dan banyak memberikan pertanyaan tentang efek samping pemberian vaksin. Langkah evaluasi program dan keberlanjutan program setelah kegiatan PKM selesai dilaksanakan pada setiap bulan dengan melibatkan petugas kesehatan di puskesmas.</p> Yosephina Maria Hawa Keytimu, Yosefina Nelista, Maria Claudia Djiona, Theresia Didang Parera, Fransiska Funan ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/598 Fri, 29 Oct 2021 14:49:28 +0200 Kepuasan Peserta Pelatihan Penggunaan Teknologi Informasi pada Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/689 <p>Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini telah memberikan dampak yang sangat besar dalam tatanan kehidupan manusia. Perubahan pola aktivitas, komunikasi, sosial, dan bahkan ekonomi mendorong munculnya kebiasaan baru pada masa pandemi. Salah satu perubahan yang tampak terjadi secara signifikan adalah pemanfaatan teknologi informasi sebagai media komunikasi jarak jauh. penggunaan media seperti ini akan sangat bermanfaat untuk tetap dapat menjaga penerapan protokol kesehatan. Namun sayangnya tidak semua orang mampu menggunakan teknologi informasi dengan baik. Salah satu instansi yang berada ditengah masyarakat dan menjadi instansi yang penting dalam bidang kependudukan adalah pemerintahan desa atau kelurahan. Perangkat desa yang selalu melalukan komunikasi kepada masyarakat dalam kegiatanya seperti penyuluhan, sensus, promosi, dan juga penyebaran informasi, sangat perlu untuk memahami penggunaan teknologi informasi. Namun pada kenyataanya, masih banyak perangkat desa yang belum memahami bagaimana penggunaan teknologi informasi ini. maka dari itu, dengan diadakanya pelatihan penggunaan teknologi informasi kepada para perangkat desa diharapakan terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan perangkat desa dalam penggunaan teknologi informasi. Salah satu indikator keberhasilan kegiatan pelatihan tersebut adalah kepuasan dari para peserta pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan peserta pelatihan penggunaan teknologi informasi berupa aplikasi zoom, aplikasi SMARD, dan aplikasi berbasis android terkait screening, pencegahan dan penetalaksanaan Covid-19 yang dapat&nbsp; diakses oleh semua masyarakat kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 60 peserta pelatihan, 31 peserta merasa sangat puas terhadap pelatihan yang dilaksanakan. Aspek kepuasan yang paling memberikan kepuasan kepada para peserta pelatihan adalah materi pelatihan. Sebanyak 47 peserta pelatihan merasa sangat puas terhadap kesesuaian materi yang diberikan dengan kebutuhan mereka. Penilaian kepuasan terendah terdapat pada aspek ketersediaan waktu diskusi, mayoritas responden merasa cukup puas. Maka dari itu sangat disarankan untuk menambahkan waktu diskusi saat melakukan pelatihan berikutnya.</p> Livana PH, Dona Yanuar Agus Santoso, Firman Aziz, Dani Kushindarto ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/689 Sat, 20 Nov 2021 09:20:34 +0100