Pengaruh Pemberian Telur Rebus terhadap Penyembuhan Laserasi pada Ibu Post Partum
Abstract
Laserasi perineum adalah luka pada daerah muskular yang ditutupi kulit antar introitus vagina dan anus yang disebabkan oleh robekan karena persalinan. Komplikasi yang terjadi dari laserasi perineum adalah penyembuhan luka yang terlambat bahkan terjadi infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian telur rebus terhadap penyembuhan laserasi pada ibu post partum. Desain penelitian ini adalah Quasi eksperimen yang rancangannya menggunakan Posttest Only Control Group Design. Jumlah sampel sebanyak 10 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampel dalam penelitian ini 5 responden mengkonsumsi telur rebus dan 5 responden tidak konsumsi telur rebus. Analisis yang digunakan uji mann whitney test. Hasil uji mann whitney test menunjukan nilai P value =0,011. Kesimpulanya Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh pemberian telur rebus terhadap penyembuhan laserasi ibu post partum.
References
Aisya (2018). Efektifitas Konsumsi Putih Telur Rebus Terhadap Proses Penyembuhan Luka Perineum di Wilayah Puskesmas Pulubala Kabupaten Gorontalo Tahun 2018.
Anggraini R. (2022). Panduan Penulis Skripsi.Palembang : LPPM Stikes Abdurahman Palembang
Dewi R.(2019). Pengaruh Pemberian Telur Ayam Broiler Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan Volume 4, No 2,November 2015 : 82- 196: Surakarta
Gusnimar (2021). Pengaruh Air Rebusan Daun Binahong Dalam Mempercepat Penyembuhan Luka Perineum Masa Nifas. Jurnal Penelitian Kesehatan Volume 5, No,Desember 2016 : 90-125
Ghassani M.(2020). Pengetahuan Ibu Nifas Mengenai Penyembuhan Luka Perineum dengan Menggunakan Booklet. Jurnal Kebidanan. 6 (4). Vol 6, No 3 Juli 2020 : 368-37
Hanum D.(2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Luka Perineum Dan Status Gizi Dengan Proses Penyembuhan Luka. Jurnal Managemen Keperawatan Volume 1, No.1, Mei 2013: 25-32
Maya S.(2021). Pengaruh Telur Rebus Dalam Penyembuhan Luka Perenium Pada Ibu Nifas Di Klinik Pratama Arrabih Tahun 2020.
Mozalem. (2017). Episiotomy healing assessment: Redness, Oedema, Ecchymosis, Discharge, Approximation (REEDA) scale reliability.
Nurulhatam.(2016). Keefektifan Penyembuhan Luka Perineum Dengan Menggunakan Rebusan Daun Sirih Merah Dan Mengkomsumsi Telur Rebus Pada Ibu Nifasdi Bpm Sri Sudarsih : Kebumen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong.
Priharyanti W.(2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ruptur Perineum Spontan Di Bpm Ny. Natalia Kecamatan Genuk Kota Semarang: Semarang.
Purwoastuti W.(2017). Asuhan Kebidanan Masa Nifas dan Menyusui. Yogyakarta: Pustaka Baru Pres.
Rifani U.(2017). Penerapan Konsumsi Telur Ayam Rebus untuk Percepatan Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas di BPM Heni Winarti Desa Jatijajar, Kebum.
Santika. (2020).Pengaruh Pemberian Telur Rebus Dengan Percepatan Penyembuhan Luka Perineum. Jurnal Kebidanan Malahayati Vol 6, No 2, April 2020 : 244-248
Sebayang (2021).Nutrisi Efektif Mempercepat Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum (Systematic Review). Jurnal Kesehatan,Volume 12,nomor 2,Tahun 2021: 82-196.
Sulistianingsi (2019). Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Postpartum. Journal for Quality in Women’s Health Vol. 2 No. 1 March 2019 : 11 – 18
Sutanto V.(2018). Asuhan Kebidanan Nifas & Menyusui.Yogyakarta:Pustaka Baru Press.
Trianingsih .(2019). Pengaruh Telur Rebus Ayam KampungTerhadap Percepatan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas 1-7 Hari Di BPM Ani Fajriyah Natar Lampung. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Volume 14, No 2, Oktober 2018 : 85-185
Walyani E.(2015). Asuhan Kebidanan Masa Nifas Dan Menyusui. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru.
Yanti P.(2020). Dukungan Keluarga Berhubungan Dengan Frekuensi Kunjungan Masa Nifas. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 10 (2),157-160.
Copyright (c) 2024 Popy Apriyanti, Rinda Lamdayani, Titin Apriyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



