Penerapan Swedish Massage pada Lansia Penderita Hipertensi
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang cenderung memiliki risiko kejadian lebih tinggi pada lansia dikarenakan adanya penurunan berbagai fungsi tubuh akibat bertambahnya usia dan salah satu penyakit kronis non-infeksi yang paling umum yang telah diidentifikasi sebagai faktor risiko utama kematian, dan menduduki peringkat ketiga sebagai penyebab tahun-tahun kehidupan. Meskipun Hipertensi tidak selalu menggunakan obat-obatan tergantung dari keparahan dan komplikasi yang dapat disebabkan oleh hipertensi dimana kejadian hipertensi disebabkan karena gaya hidup yang saat ini lebih banyaj yang tidak sehat. Pada lansia diperlukan terapi komplementer dari pada konsumsi obat yang erus berkelanjutan dan salah satu nya adalah swedish massage yang terdiri dari tekhnik fleurage, petrisage, friction, tapotement dan vibration dengan tujuan melepaskan ketegangan otot, meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi nyeri dan meningkatkan fleksibilitas. Metode yang digunakan tim pengabdian langsung melakukan terapi swedish massage kepada 77 dan melibatkan perawat di panti werdha serta care giver selama 20 menit sebanyak 6 kali dalam waktu 2 minggu dengan hasil yang didapatkan adanya penurunan tekanan darah dari hipertensi grade II menjadi hipertensi grade I. Setelah tindakan maka dilakukan evaluasi dengan mengukur kembali tekanan darah dan menanyakan perasaan peserta lansia merasa lebih rileks dan standar prosedur operasional di berikan kepada perawat dan care giver sehingga dapat terus di lanjutkan untuk kenyamanan dan kesehatan para lansia di graha residen senior medan.
References
Zheng, E., Xu, J., Xu, J., Zeng, X., Tan, W. J., Li, J., ... & Huang, W. (2021). Health-related quality of life and its influencing factors for elderly patients with hypertension: evidence from Heilongjiang Province, China. Frontiers in Public Health, 9, 654822.
Guasti, L., Ambrosetti, M., Ferrari, M., Marino, F., Ferrini, M., Sudano, I., ... &
Cosentino, M. (2022). Management of hypertension in the elderly and frail patient. Drugs & Aging, 39(10), 763-772.
Burnier, M., Polychronopoulou, E., & Wuerzner, G. (2020). Hypertension and drug adherence in the elderly. Frontiers in cardiovascular medicine, 7, 49.
Nuraini, O. I. A., & Prajayanti, E. D. (2023). Application of Swedish Massage for Blood
Pressure in Elderly Hypertension at Karanganyar Regional Hospital. Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia, 2(2), 152-165.
Sembiring, F. B., Ginting, A. A. Y., & Rupang, E. R. (2024). Pengaruh Swedish Massage Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Di Medan. Indonesian Trust Health Journal, 7(2), 95-101.
Ritanti, R., & Sari, D. A. 2020. Swedish Massage Sebagai Intervensi Keperawatan
Inovasi Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Jurnal 'Aisyiyah Medika. 5 (1) : 142-15).Mahkotarama, K. G., Witu, E., Dalla Soro, C. X., & Alpiah, D. N. (2024). Effectiveness of Swedish Massage on Reducing Blood Pressure In The Elderly: Literature Review. International Journal of Social Research, 2(6), 274-281.)
Oktianingsih, T., Anwar, S., Nurhayati, N., & Khasanah, U. (2022). Efektifitas Teknik
Relaksasi Otot Progresif Dan Teknik Swedish Massage Terhadap Hipertensi. Jurnal Keperawatan, 14(3), 535-542
P2PTM Kemenkes RI 2021). Hipertensi Penyebab Utama Penyakit Jantung, Gagal
Ginjal, dan Stroke
Kurnia, A. (2020). Self-Management Hipertensi - Anih Kurnia, S (hal. 65).



