Edukasi Pijat Bayi untuk Mendukung Tumbuh Kembang Bayi dan Meningkatkan Pengetahuan Ibu
Abstract
Pijat bayi adalah pijatan lembut yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masa tumbuh kembang bayi adalah masa keemasan dan masa kritis bayi. Masa keemasan yaitu masa bayi yang berlangsung sangat singkat dan juga tidak dapat diulang lagi. Sedangkan masa kritis yaitu pada masa ini bayi begitu peka pada lingkungan dan membutuhkan asupan gizi maupun stimulasi yang baik untuk pertumbuhan serta perkembanganya. Pijat bayi akan optimal sebagai stimulasi tumbuh kembang jika dilaksanakan secara rutin saat sehat. Pengabdian yang dilakukan ini memiliki tujuan yaitu memberikan pemahaman serta praktek mengenai pijat bayi kepada masyarakat terkhususnya ibu yang memiliki bayi sehingga pijat dilaksanakan secara mandiri pijat bayi kepada anaknya. Di wilayah PMB Husniyati Palembang masih banyaknya ibu yang tidak mengetahui manfaat pijat bayi, sehingga belum memberikan stimulasi perkembangan dan pertumbuhan dengan pemijatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi penyuluhan kesehatan tentang pijat bayi yang terdiri 3 tahap yaitu persiapan, pelaksaanaan, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan mayoritas peserta mengalami peningkatan pengetahuan dengan baik setelah diberikan edukasi dan pendidikan tentang manfaat pijat pada bayi. Oleh karena itu, edukasi direkomendasikan sebagai bentuk promosi kesehatan salah satunya tentang pijat pada bayi yang akan menstimulasi tumbuh kembang bayi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat.
References
Ambasari, Maecelina Hestin, Sri Anggarini, and Angesti Nugraheni. (2017). “The Effect of Infant Massage Counseling on Infant Massage Practice by Mothers in Tugu Village, Jumantono Sub-District, Karanganyar Regency.” Journal of Health Science and Prevention 1, no. 2: 73–78. https://doi.org/10.29080/jhsp.v1i2.78.
Azwar, Saifuddin. (2020). Sikap Manusia : Teori Dan Pengukurannya (Edisi 2). 2nd Edn. 2nd ed. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Handayani, Eka Yuli, and Sri Wulandari. (2021). “Hubungan Pendidikan Kesehatan Tentang Pijat Bayi Terhadap Pengetahuan Ibu Di Desa Kepenuhan Hulu Kabupaten Rokan Hulu.” JOURNAL: MATERNITY AND NEONATAL 09, no. 01: 55–65. https://journal.upp.ac.id/index.php/jmn/article/view/1036.
Medise, Bernie Endyarni. (2014). “Stimulasi Pijat: Keamanan Dan Manfaat.” In IDAI Ikatan Dokter Anak Indonesia. Unit Kerja Koordinasi Tumbuh Kembang-Pediatri Sosial IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/stimulasi-pijat-keamanan-dan-manfaat.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2014). Pendidikan Kesehatan Dan Ilmu Perilaku. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Prasetyono, D. S. (2017). Buku Pintar Pijat Bayi. Yogyakarta: Buku Biru.
Riksani, Ria. (2018). Cara Mudah Dan Aman Pijat Bayi. Jakarta: Dunia Sehat.
Roesli, Utami. (2015). Pedoman Pijat Bayi Edisi Revisi. Jakarta: Trubus Agriwidya.
Sari, Mia Rita, Program Studi, Diploma Tiga, Akademi Kebidanan, and Husada Gemilang. (2021). “Keefektifan Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Demonstrasi Terhadap Keterampilan Ibu Dalam Pijat Bayi.” Health Care : Jurnal Kesehatan 10, no. 1: 54–61. http://jurnal.payungnegeri.ac.id/index.php/healthcare/article/view/104.
Vicente, Sonia, Manuela Verissimo, and Eva Diniz. (2017). “Infant Massage Improves Attitudes Toward Childbearing, Maternal Satisfaction and Pleasure in Parenting”. Infant Behav Dev Epub Sep 2, no. 1: 114–19. https://doi.org/doi: 10.1016/j.infbeh.2017.08.006.



