Pelatihan Kegawat Daruratan Pasien Paliatif pada Keluarga Pasien Paliatif di Yayasan IZI Semarang

  • Candra Hadi Prasetya Program Studi DIII Keperawatan, Universitas Widya Husada Semarang
  • Emilia Puspitasari Sugiyanto Program Studi DIII Keperawatan, Universitas Widya Husada Semarang
  • Wijanarko Heru Pramono Program Studi DIII Keperawatan, Universitas Widya Husada Semarang
Keywords: kegawatan, keluarga, pelatihan

Abstract

Kondisi pasien paliatif yang sering berubah dan beberapa kali sering ditemukan dalam kondisi yang mengancam jiwa menyebabkan keluarga perlu memahami dan mengetahui bagaimana cara merawat klien dalam kondisi yang mengancam jiwa.tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan keluarga dalam melakukan penatalaksanaan kegawatan pada pasien kanker. Metode penulisan dengan menggunakan metode deskriptif menjalaskan kegiatan pelatihan yang dilakukan pada keluarga dengan pasie kanker. Kegiatan dilakukan pada 14 keluarga diyayasan izi semarang. Hasil kegiatan adlaah meingkatnya pengetahuan dan ketrampilan keluarga dalam penatalaksanaan kegawatan pasien kanker dirumah.

References

Belway, D. D. (2010). The Role Of Transport Intervals In Outcomes For Critically Ill Patients Who Are Transferred To Referral Centers. . J Crit Care, 23(3): , 287–290.
Dahlan, S. K. (2014). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Bantuan Hidup Dasar (Bhd) Terhadap Tingkat Pengetahuan Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Wori Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara’,. Jurnal Keperawatan, 2(1).
Hains, I. M. (2010). Non-Emergency Patient Transport: What Are The Quality And Safety Issues? International Journal For Quality In Health Care, 23(1), 68 –75.
Limantara, R. (2015.). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Angka Kematian Di Igd Rumah Sakit. . Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28(2), 200–205.
Lontoh, C. (2013). Pengaruh Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Terhadap Pengetahuan Resusitasi Jantung Paru Siswa-Siswi Sma Negeri 1 Toili. Ejournal Keperawatan, 1(1), 1–5.
Mutiarasari, D. R. (2018.). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Keterampilan Bantuan Hidup Dasar (Bhd) Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Baluase. . Jurnal Kesehatan Tadulako, 4(2): , 23–29.
Notoatmojo. (2010). Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. . Jakarta: Rineka Cipta.
Pae, K., Andarini, S., & Lestari, R. (2015). Studi Fenomenologi: Pengalaman Keluarga dalam Mendampingi Pasien saat Proses Resusitasi Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan, 5(2).
Pradita Nurmalia, I. B. (2020). Program Public Safety Center (Psc) 119 Mataram Emergency Medical Service (Mems) . Higeia Journal Of Public Health Research And Development 4 (2) .
Prahmawati, P. (2021). Hubungan Response Time Perawat Dengan Pelayanan Gawat Darurat Di Instalasi Gawat Darurat Rsud Demang Sepulau Raya Lampung Tengah. Jurnal Wacana Kesehatan Volume 6, Nomor 2.
Pusponegoro, D. A. (2016). Kegawatdaruratan Dan Bencana. . Jakarta:: Rayyana Komunikasindo.
Published
2022-06-28
How to Cite
Prasetya, C., Sugiyanto, E., & Pramono, W. (2022). Pelatihan Kegawat Daruratan Pasien Paliatif pada Keluarga Pasien Paliatif di Yayasan IZI Semarang. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(2), 365-368. https://doi.org/10.37287/jpm.v4i2.1207