Edukasi Audio-Visual tentang Mobilisasi Dini pada Pasien Post Operasi dengan Spinal Anestesi
Abstract
Prosedur pembedahan pada ekstremitas bawah umumnya dilakukan bersamaan dengan tindakan anestesi spinal untuk menghilangkan rasa nyeri. Salah satu masalah yang sering muncul setelah prosedur tersebut adalah imobilisasi, yang dapat memperlambat proses pemulihan dan meningkatkan risiko komplikasi. Mobilisasi dini merupakan upaya yang dilakukan secara bertahap oleh pasien post operasi untuk mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi. Berdasarkan survei yang dilakukan pada 04 November 2024, menunjukkan bahwa beberapa pasien post operasi dengan spinal anestesi memiliki pengetahuan yang rendah mengenai mobilisasi dini dan merasa khawatir untuk melakukannya. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang mobilisasi dini post operasi dengan spinal anestesi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan melalui media audio-visual berupa video edukatif berdurasi ±4 menit dan disertai leaflet sebagai penunjang informasi tertulis. Kegiatan dilaksanakan di ruang recovery room Rumah Sakit Islam Purwokerto dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi hanya 5 peserta (16,7%) berada pada kategori baik, sedangkan setelah edukasi meningkat menjadi 25 peserta (83,3%). Sebanyak 23 peserta (76,7%) mampu melakukan mobilisasi dini sesuai tahapan. Edukasi audio-visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi pasien.
References
Alini, T. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku KIA. Jurnal Ilmiah Maksitek, 6(3), 18–25. https://doi.org/10.33867/c2byzp04
Arania, R., Triwahyuni, T., Prasetya, T., & Cahyani, S. D. (2021). Hubungan Antara Pekerjaan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Di Klinik Mardi Waluyo Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati, 5(3), 163–169. https://doi.org/10.33024/jmm.v5i3.4110
Arianti. (2018). Efektifitas Edukasi Video Animasi Mobilisasi Dini Dengan Kecepatan Pemulihan Kemampuan Berjalan Pada Pasien Pasca Pembedahan. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 5(1), 14–18.
Berkanis, A. T., Nubatonis Desliewi, & Lastari A.A Istri Fenny. (2020). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Post Operasi di RSUD S.K. Lerik Kupang Tahun 2018. CHM-K Applied Scientifics Journal, Vol. 3(1), 1–8.
Departemen Kesehatan RI. (2010). Profil Kesehatan Indonesia.
Dewi, P. F. M. (2022). Tingkat Pengetahuan tentang Mobilisasi pada Pasien Post Operasi dengan Spinal Anestesi di RSD Mangusada Badung. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 1678–1680.
Hapipah, Istianah, Rispawati, B. H., & Riskawaty, H. R. (2024). Edukasi Mobilisasi Dini Post Operasi Untuk Mengurangi Rasa Nyeri dan Mempercepat Proses Penyembuhan. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(1), 374–380.
Hasanah, N. (2017). Hubungan Pengetahuan Pasien Tentang Informasi Pre Operasi Dengan Kecemasan Pasien Pre Operasi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 6(1), 48–54.
Herlinadiyaningsih, H., Arisani, G., & Lucin, Y. (2024). Efektivitas edukasi dengan media video terhadap perilaku mobilisasi dini pada ibu nifas post sectio caesaria. Jurnal Kebidanan Indonesia, 15(2), 110. https://doi.org/10.36419/jki.v15i2.1096
Imanniarti, Y., Mas’udia, P. E., & Saptono, R. (2019). Rancang Bangun Sistem Pengontrolan Ruang Pemulihan Pasca Operasi Berbasis Wireless Sensor Network. JARTEL, 8.
Jesicca, E., Handayani, R. N., & Firdaus, E. K. (2024). Pengaruh Pemberian Edukasi Mobilisasi Dini Terhadap Tingkat. Jurnal.Globalhealthscinegroup, 6(6), 27714–29757.
Kemenkes. (2019). Riset Kesehatan Dasar. RISKESDAS.
Kurniati, R., Rasyidah, & Maulani. (2024). Hubungan Mobilisasi Dini , Penyakit Penyerta Dengan Lama Hari Rawat Pasien Pasca Operative. 5(2), 100–104.
Permatasari, A., Yunola, S., Amalia, R., & Lestari, P. D. (2022). Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Sectio Caesarea. Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia, 12(2).
Putri, M. (2019). Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan tentang Mobilisasi Dini Post Sectio Caesarea Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum Sectio Caesarea Di RS Sentio Husodo. 2(2).
Rahmatia. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Puasa Pra Operasi Pada Pasien Di Rsud H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(7).
Razali, R., Kulsum, K., Jasa, Z. K., Indirayani, I., & Safira, M. (2021). Profil Pasien Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2019. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 21(1). https://doi.org/10.24815/jks.v21i1.19594
Saelan, S., Suparmanto, G., Teguh Kurniawan, S., & Lestari, M. (2023). Pengaruh Edukasi Teknik Hemlich Manuver Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Dalam Penanganan Tersedak Pada Anak Di Desa Ketro Pacitan. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 14(1), 51–57. https://doi.org/10.34035/jk.v14i1.953
Sari, Y., Kasjono, H. S., & Yuliantisari, Y. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Video terhadap Pengetahuan dan Praktik Mobilisasi Dini pada Pasien Post Sectio Caesarea. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 5(2), 344–351.
Senticha, I., Kesumadewi, T., & Immawati. (2022). Penerapan Pendidikan Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Untuk Meningkatkan Sikap Ibu Hamil Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara. Jurnal Cendekia Muda, 2(2), 248–253.
Setyarini, A. I., Eliyana, Y., Widayati, A., Sugiartini, N. K. A., Dewianti, N. M., Lontaan, A., Witari, N. N. D., Wulandari, S., Febriyanti, N. M. A., Hidayati, T., Siallagan, D., & Wulandari, D. T. (2023). Obstetri dan Ginekologi untuk Kebidanan. In M. K. Dr. Neila Sulung, S.Pd., Ns. & K. Ilda Melisa, A.Md. (Eds.), Obstetri dan Ginekologi untuk Kebidanan dan Keperawatan. PT GLOBAL EKSEKUTIF TEKNOLOGI.
Sitepu, D. E., Primadiamanti, A., & Safitri, E. I. (2024). Hubungan Usia, Pekerjaan dan Pendidikan Pasien Terhadap Tingkat Pengetahuan DAGUSIBU di Puskesmas Wilayah Lampung Tengah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 196–204.
Subandi, E. (2017). Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Tingkat Nyeri pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea di Ruang Melati RSUD Gunung Jati Kota Cirebon Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(5). http://medika.respati.ac.id/index.php/Medika/article/viewFile/36/34
Sumberjaya, I. W., & Mertha, I. M. (2020). Mobilisasi Dini dan Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Operasi TURP Benign Prostate Hyperplasia. Jurnal Gema Keperawatan, 13(1), 43–50. https://doi.org/10.33992/jgk.v13i1.1220
Wahyuni, A., & Rayasari, F. (2019). Pengaruh Edukasi Audiovisual Video Terhadap Kemampuan Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Laparatomi Di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Jakarta Tahun 2019. Jurnal Media Kesehatan, 25.
Wathina, Z., Fajrin, S. L., Qurrotul’aini, D. S., & Alif, A. D. H. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Persalinan Sectio Caesarea. Prosiding Seminar Nasional Hi-Tech, 2(1), 6. https://doi.org/10.56922/mchc.v4i2.506
WHO. (2023). World Health Statistics 2023 Monitoring health for the SDGs Sustainable Development Goals Health For All.
Yuliana, Y. (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan. Pustaka Ilmu.
Yuliana, Y., Johan, A., & Rochana, N. (2021). Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Penyembuhan Luka dan Peningkatan Aktivitas Pasien Postoperasi Laparatomi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(1), 238. https://doi.org/10.36565/jab.v10i1.355
Zanah, M., Mindarsih, E., & Wulandari, S. (2015). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Persalinan Sectio Caesarea di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(1), 1–9. http://medika.respati.ac.id/index.php/Medika/article/viewFile/36/34



