Diet pada Penderita Gout Arthritis

  • Cyntia Theresia Lumintang Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado
  • Syenshie Virgini Wetik Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado
Keywords: diet, edukasi, gout arthritis

Abstract

Sebuah studi dokumentasi yang dilakukan di Bolaang Mongondow Timur, menujukkan masyarakat yang menderita Gout Arthritis dikerenakan kebiasaan pola makan mengkonsumsi makanan tinggi purin seperti sayuran hijau, kacang-kacangan dan makanan laut. Adanya masalah ini memerlukan edukasi tentang pola diet yang benar lewat sebuah pengabdian masyarakat tentang edukasi diet pada penderita Gout arthritis. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan pada penderita dalam menerapkan pola diet yang benar untuk menurunkan kadar asam urat. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan tentang diet dengan pemeriksaan kadar asam urat pre dan post 4 minggu setelah penyuluhan. Peserta yang ikut serta adalah penderita Gout Arthrittis di Desa Bongkudai Selatan yang berjumlah 39 orang. Hasil pemeriksaan post kadar asam urat menunjukkan adanya penurunan nilai dari kadar asam urat penderita Gout arthritis. Penurunan nilai kadar asam urat terjadi pada 34 penderita (87,17%). Penurunan ini terjadi karena adanya penyampaian materi yang jelas dan mudah dimengerti serta peran serta aktif penderita pada saat penyuluhan dan penerapan pola diet yang dilakukan penderita Gout arthritis.  

References

Ahmad. (2011). Cara Mencegah dan Mengobati Asam Urat dah Hipertensi. Jakarta: Rineka Cipta.

Annita, & Handayani, S. W. (2017). Hubungan Diet Rendah Purin dengan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Arthritis. Jurnal KEsehatna Medika Saintika, 9.

Fauziah, R.N., Memah, H.P., Runtu, L.G. (2018). Pola Makan Mengandung Zat Purin

Berlebihan Meningkatkan Prevalensi Gout Arthritis Pada Masyarakat di Desa Kotabunan. Juperdo Vol. 6 No. 2.

Husnah, H., & Rahmatika, D. C. (2013). Hubungan Pengetahuan Diet Rendah Purin dengan Kadar Asam Urat Pasien Gout Arthritis. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala.

Junaidi, I. (2012). Rematik dan Asam Urat. Jakarta : PT. Bhuana Ilmu Populer

LeMone, P., Burke, K., & Bauldoff, G. (2017). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Muskuloskeletal. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Lestari, Evi., Sugeng Maryanto., Meilita Dwi Paundrianagasari. (2013). Hubungan Konsumsi Makanan Sumber Purin dengan Kadar Asam Urat pada Wanita Usia 45-59 Tahun di Desa Sanggarahan Kecamatan Krangan Kabupaten Temanggung. Naskah Publikasi, Program Studi Gizi STIKES Ngudi Waluyo.

Lumintang, C.T., Suprapti, F., Tjitra, E., (2021). Efektivitas Intervensi Keperawatan 4Es terhadap Perubahan Kadar Asam Urat, Perilaku Hidup dan Kualitas Hidup Penderita Gout Arthritis. Jurnal Keperawatan Vo. 13 No. 2

Paramaiswari, A. (2019). Tanda dan Gejala serta Manajemen Diet pada Artritis Gout. RSUP Dr. Sardjito.

Permatasari, M. J., Triandhini, R., Tumanduk, R. T., & Karwur, F. (2018). Studi Epidemiologi Penyakit Metabolik di Kota Tomohon. Universitas Kristen Satya Wacana, 24, 330.

PRI. (2018). Pedoman Diagnosis dan Pengelolaan Gout. Jakarta : Perhimpunan Reumatologi Indonesia

Setiati., S. (2014). Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta : Interna Publishing

Syarifah, A. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Budaya dengan Kadar Asam Urat pada Lansia. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 8(2), 92-98. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/pskm.8.2.2018.92-98

Wijayanti, I. U. dan T. (2017). Hubungan antara pola makan dengan penyakit gout. Urecol Proceeding, (February), 730–735.

Zahara. (2013). Artritis Gout Metakarpal dengan Perilaku Makan Tinggi Purin Diperberat oleh Aktifitas Mekanik Pada Kepala Keluarga dengan Posisi Menggenggam Statis.

Published
2021-08-06
How to Cite
Lumintang, C., & Wetik, S. (2021). Diet pada Penderita Gout Arthritis. Jurnal Peduli Masyarakat, 3(2), 143-148. https://doi.org/10.37287/jpm.v3i2.507

Most read articles by the same author(s)