Terapi Komplementer: Terapi Relaksasi Autogenik dan Terapi Relaksasi Otot Progresif di SMK Negeri 6 Manado

  • Wahyuny Langelo Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado
  • Cindi Teri Marni Oroh Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado
  • Cyntia Theresia Lumintang Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado
Keywords: pendidikan kesehatan, terapi autogenik, terapi otot progresif

Abstract

Siswa dan siswi di SMK Negeri 6 Manado mengalami kecemasan dan stres karena perubahan proses pembelajaran dimasa pandemi covid-19. Pelaksanaan pembelajaran secara online membuat para siswa mengalami kesulitan untuk memahami materi yang diberikan, mengerjakan banyak tugas, masalah jaringan internet serta saat menghadapi ujian. Terapi komplementer; relaksasi autogenik dan otot progresif dapat mengurangi kecemasan dan stres. Terapi ini tidak menyita waktu lama, mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya. Tujuan kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dan keterampilan siswa terkait terapi relaksasi autogenik dan otot progresif serta untuk mengurangi kecemasan dan stres pada siswa SMK Negeri 6 Manado. Pendidikan kesehatan terapi komplementer: relaksasi autogenik dan otot progresif diberikan kepada para 25 siswa menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan diskusi. Media yang digunakan adalah LCD, laptop, leaflet dan video. Hasil kegiatan ini adalah siswa mengetahui dan mampu melakukan terapi relaksasi autogenik dan otot progresif. Siswa merasa tenang dan lebih rileks, tanpa keluhan cemas dan stres. Kegiatan ini dapat dilakukan sebelum proses pembelajaran atau ujian dilaksanakan sehingga siswa akan lebih tenang tanpa stres dan cemas ketika proses pembelajaran atau ujian.

References

Benson & Klipper Dalam Francesco, P. Mauro, M.G. Gianluca, C. & Enrico, M., 2006. The Efficacy Of Relaxation Training In Treating Anxiety. Ijbct, Consolidated Volume 5, No. 3 & 4.
Dewi M.P., Rahmita N.A., 2019. Terapi Komplementer: Konsep dan Aplikasi Dalam Keperawatan. Pustaka Baru: Yogyakarta.
Erika Untari Dewi, Ni Putu Widari.Teknik Relaksasi Autogenik Dan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. Seminar Nasional Dan Workshop Publikasi Ilmiah Issn. 2579-7719
Fontaine, K.L. (2005). Complementary & alternative therapies for nursing practice. 2th ed. New Jersey: Pearson Prentice Hall. Hitchcock, J.E, Schubert, P.E., Thomas, S.A. (1999). Community health nursing: Caring in action. USA: Delmar Publisher.
Hayati, F, Hapsari, A.W, Damayanti, C, Aprilia, C. (2021). Pendidikan Kesehatan dan Pelatihan Sederhana Terapi Otot Progresif pada Penurunan Kecemasan Siswa. Stikes Karya Husada. Kediri
Key, G. (2008). Aromatherapy beauty tips. http//www.naturalhealthweb. com/articles/georgekey3.html, diperoleh 25 Januari 2008. Nezabudkin, V. (2007). How to research alternatif treatment before using them.http//.www.naturalhealthweb.com/articles/ Nezabudkin1.html, diperoleh 25 Januari 2008.
Ni Luh Putu Ekarini, Paula Krisanty, Suratun. Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Tingkat Kecemasan Dan Perubahan Tekanan Darah Pada Pasien Riwayat Hipertensi Jkepvol 3, No 2, November 2018 Issn: 2354-6042 (Print) Issn: 2354-6050 (Online)
Safitri, E., Makbuloh, D., Tharir, A. (2019). Efektivitas Teknik Relaksasi Otot Progresif dalam Mengatasi Stress Belajar pada Peserta Didik di MA AL Hikmah Bandar Lampung. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Smith, S.F., Duell, D.J., Martin, B.C. (2004). Clinical nursing skills: Basic to advanced skills. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Snyder, M. & Lindquist, R. (2002). Complementary/alternative therapies in nursing. 4th ed. New York: Springer. Stanhope, M. & Lancaster, J. (2004). Community & public health nursing. 6th ed. St. Louis: Mosby Inc.
Wahyuningsih & Nina. (2017). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Teknik Relaksasi terhadap Tingkat Stres. Universitas Alma Ata Yogyakarta.
Published
2022-06-08
How to Cite
Langelo, W., Oroh, C., & Lumintang, C. (2022). Terapi Komplementer: Terapi Relaksasi Autogenik dan Terapi Relaksasi Otot Progresif di SMK Negeri 6 Manado. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(1), 121-126. https://doi.org/10.37287/jpm.v4i1.1013

Most read articles by the same author(s)