Perbedaan Pemberian ASI Eksklusif dan Tidak Eksklusif terhadap Riwayat Kejadian Sakit pada Bayi Usia 0-6 Bulan

  • Fa’ikatul Hikmah STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan
  • Grido Handoko STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan
  • Bagus Supriyadi STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan
Keywords: bayi usia 0-6 bulan, pemberian asi, riwayat sakit

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan ideal dalam memenuhi kebutuhan nutrisi pada bayi yang baru lahir. Sebagai makanan bayi yang paling sempurna, ASI mudah dicerna dan diserap karena mengandung enzim pencernaan, dapat mencegah terjadinya penyakit infeksi karena mengandung zat penangkal penyakit antara lain immunoglobulin, praktis dan mudah memberikannya, serta murah dan bersih. Tujuan penelitian adalah menganalisis Perbedaan pemberian ASI eksklusif dan tidak eksklusif terhadap riwayat kejadian sakit pada bayi usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tegalampel Bondowoso. Desain penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan pada Juni 2022  sebanyak 40 orang. Besar sampel sebesar 40 orang yang diambil dengan total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang kemudian data diolah dengan menggunakan uji Mann-Whitney U Test. Hasil analisis data diketahui  bahwa sebagian besar responden  memberikan ASI secara Eksklusif sebanyak 23 orang (57,5%) dan bahwa  sebagian besar kejadian sakit adalah jarang sebanyak 15 orang (37,5%).  Berdasarkan uji uji Mann-Whitney Test diperoleh nilai signifikansi (Asymp. Sig) sebesar 0,003 < 0,05, artinya ho ditolak dan ha diterima, sehingga  ada perbedaan pemberian ASI dengan terhadap riwayat kejadian sakit pada bayi usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tegalampel Bondowoso. Hipotesis dalam penelitian ini diterima dan terbukti secara statistik.

References

Arisman. (2010). Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta: EGC.

Asmadi. (2013). Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC.

Celent, N., Astuti, T. & J. Nugrahaningtyas W.U. Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Frekuensi Sakit Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Girisubo Dan Di Puskesmas Girisubo Gunungkidul. J. Keperawatan GSH 6, 33–39 (2017).

Fatimah, & Hidayati, E. (2020). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Frekuensi Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat Tahun 2019. 71–76.

Fitri, D., & Shofiya, D. (2020). Hubungan ASI Eksklusif dan Frekuensi Sakit Pada Bayi di Surabaya Barat. Amerta Nutrition, 4(1), 30. https://doi.org/10.20473/amnt.v4i1.2020.30-3

Hersoni, S. (2019). Pengaruh Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Ekslusif terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada bayi usia 6-12 bulan di rab rsu dr. Soekarjdo kota tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 19(1),56–64. https://doi.org/10.36465/jkbth.v19i1.450

Hidayat, A. A. (2012). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak. Jakarta: Salemba Medika

Hidayat. (2017). Metode penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis. Data. Jakarta: Salemba Medika.

Hidayat dan Uliah. (2015). Pengantar Kebutuhan Dasar. Manusia Edisi 2-Buku 2. Jakarta: Salemba Medika.

Ida Ayu Putu Widiartini. Inisiasi Menyusui Dini Dan ASI Eksklusif. Darul Hikmah Yogyakarta

(Darul Hikmah, 2017)

Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2013). Air susu ibu dan Kesehatan Saluran Cerna. http://www.idai.or.id/artikel/klinik /asi/air-susu-ibu-dan-kesehatan- saluran-cerna diakses pada tanggal 03 Oktober 2016 jam 23.48.

Juliastuti, R. Hubungan tingkat pengetahuan, status pekerjaan ibu, dan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan pemberian ASI eksklusif. 2011

Kementerian Kesehatan. Dukung Ibu Bekerja Beri ASI Eksklusif. Artikel Kementerian Kesehatan http://www.depkes.go.id/article/view/15091400003/dukung-ibu-bekerja-beri-asi-eksklusif.html (2015).

Kemenkes RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia. In Science as Culture (Vol. 1, Issue 4). https://doi.org/10.1080/09505438809526230

Khasanah, Y. U. & Rahayu, D. M. Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Frekuensi Sakit Pada Bayi Umur 6 - 12 Bulan. 3, 41–48 (2015).

Maryunani. (2015). Inisiasi Menyusu Dini, Asi Eksklusif dan Manajemen. Laktasi. Jakarta: CV. Trans Info Media;

Mohamad, I. Abdullah, T. & Prawirodiharj,L (2014) Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Diare Pada Bayi 0-11 Bulan DiPuskesmas Galesong Utara.

Notoatmodjo. (2017). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nur, A. & Marissa, N. Riwayat Pemberian Air Susu Ibu dengan Penyakit Infeksi pada Balita Fitri dan Shofiya. Amerta Nutr (2020).30-35 35 DOI: 10.2473/amnt.v4i1.2020.30-35

Putri dkk. (2017). Hubungan Pola Menyusui dengan Fekuensi Kejadian Sakit pada Bayi. Journal Of Issues In Midwifery, 1(1), 30–41.https://doi.org/10.21776/ub.joim.2017.001.01.3

Rahman, A. & Fahira Nur, A. Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Managaisaki. J. Kesehat. Tadulako 1, 39–48 (2015).

Rahmitasari, P. Ichsan, B. & Ermawati, S. (2012). Perbedaan Frekuensi Diare Antara Bayi Yang diberi ASI Eksklusif Dengan Susu Formula Pada Rentang Usia 2-4 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Klanten Tengah journals.ums.ac.id/index.php/bio medika/article/view/255 diakses pada tanggal 10 Desember 2016 jam 17.45.

Raj, J. F., Fara, Y. D., Mayasari, A. T., & Abdullah, A. (2020). Faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Wellness And Healthy Magazine, 2(2), 283–291. https://doi.org/10.30604/well.022.82000115

Roesli, U. (2008). Inisiasi Menyusu Dini Plus ASI Eksklusif. Jakarta: Pustaka Bunda.

Roesli. (2015). Mengenal Asi Ekslusif. Jakarta: Trubus.

Setyawati dan Hartini. (2018). Buku Ajar Dasar Ilmu Gizi Kesehatan. Masyarakat. Deepublish Publisher, CV Budi Utama, Yogyakarta.

Sidi, S.P; Suradi, R; Masoara, S; Boedihardjo, D.S & Marnoto, A. (2007). Manajemen Laktasi. Jakarta: Perkumpulan Perinatologi Indonesia.

Sofyana, H. Perbedaan Dampak Pemberian ASI Ekslusif dan Non ASI Eksklusif Terhadap Perubahan Ukuran Antropometri dan Status Imunitas pada Neonatus di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat. (Universitas Indonesia, 2011).

UNICEF. (2018). . Undernutrition contributes to nearly half of all deaths in children under 5 and is widespread in Asia and Africa.

WHO. (2019). World Health Organization (WHO). Exclusive Breastfeeding for Optimal. Growth, Development and Health of Infants.

Yuliarti, N. (2010). Keajaiban ASI. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Published
2023-07-04
How to Cite
Hikmah, F., Handoko, G., & Supriyadi, B. (2023). Perbedaan Pemberian ASI Eksklusif dan Tidak Eksklusif terhadap Riwayat Kejadian Sakit pada Bayi Usia 0-6 Bulan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(4), 1405-1412. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i4.1841

Most read articles by the same author(s)