Pengaruh Penyuluhan Rujukan Terencana terhadap Sikap Kader dalam Pendampingan Ibu Hamil Resiko Tinggi

  • Della Saqinnah Abadi STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan
  • Titik Suhartini STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan
  • Bagus Supriyadi STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan
Keywords: ibu hamil, kader, resiko tinggi, rujukan

Abstract

Kehamilan dengan resiko tinggi merupakan salah satu penyumbang Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Beberapa  hal  yang menyebabkan  kematian  ibu  antara  lain  karena  komplikasi.Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan yang dapat menyebabkan terjadinya bahaya dan juga komplikasi yang lebih besar terhadap ibu hamil maupun janin selama kehamilan, persalinan maupun nifas Salah satu cara untuk menurunkan AKI yaitu meningkatkan pengetahuan dan sikap aktif kader tentang tanda-tanda risiko tinggi pada ibu hamil agar kader dapat mendeteksi secara dini adanya risiko tinggi pada ibu hamil supaya ibu hamil mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat agar tidak terjadi komplikasi kehamilan yang dapat menyebabkan kematian ibu. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan rujukan terencana terhadap sikap kader dalam pendampingan ibu hamil resiko tinggi di Desa Wonokusumo Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso. Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimen dengan rancangan PreTest–PostTest. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Kemudian data diuji menggunakan uji Willcoxon. Sebagian besar responden kategori negatif sebanyak 77,1%. Sikap kader setelah diberi penyuluhan rujukan terencana dalam pendampingan ibu hamil resiko tinggi menunjukan kategori baik sebanyak 51,4%. Ada pengaruh penyuluhan rujukan terencana terhadap sikap kader dalam pendampingan ibu hamil resiko tinggi dengan nilai p-value 0,000.

References

Ambarwati. R,E., Wulandari, D. (2010). Asuhan Kebidanan Nifas. Jogjakarta: Mitra. Cendika Press

Arikunto, S. (2012). Prosedu rpenelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipt.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2012. Profil Kesehatan Indonesia 2012. Jakarta: Badan Penerbit Dinas Kesehatan Indonesia.

Depertemen Sosial RI. (2012) Pusat Pengembangan Ketahanan Sosial Masyarakat (PPKSM). BimbinganSosial TKSM Model Peningkatan Ketahanan Sosial Masyarakat (Replikasi). Jakarta: Depsos RI

Depkes RI. (2010b). Pedoman Sistem Rujukan Maternal dan Neonatal, Jakarta:Depkes RI

Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso. (2015) Profil Kesehatan Kabupaten Bondowoso.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2017). Profil Kesehatan Jawa Timur.

Effendy, S. (2011) Teknik Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, Ghalia Indonesia, Bogor.

Fitrihayu. (2012). Tingkat sikap kader kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan di desa bolon kecamatan colo madu, Jurnal, AKBID MitraHusadaKaranganyar, Solo.

Freedman. (2010). Ilmu Kesehatan Masyarakat, Jakarta: PT. RinekaCipta.

Kemenkes RI (2010) Pedoman Fasilitas Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Khomsah, Nani. (2012) Faktor faktor yang berhubungan dengan peran serta kader posyandu dalam deteksi faktor resiko ibu hamil di wilayah Puskesmas Buayan Kebumen Jawa Tengah. FKM UI.

Kholisotin. (2017). Efektifitas paket edukasi preeklampsia terhadap sikap, sikap, dan keterampilan ibu hamil yang beresiko mengalami preeklampsia di kabupaten situbondo. Jurnal Kebidanan.

Kolifah. (2017). Pengaruh Pelaksanaan Pendampingan Kader Terhadap Kunjungan Antenatal Care (ANC) Ibu Hamil Resiko Tinggi Di Megaluh Jombang. Jurnal. Program studi diii kebidanan jombang

Krisnadi. (2012). Waspadai Tanda Tanda Bahaya Sebelum Persalinan. http://kafeperempuan.Com/newreplay.php?.19 Februari 2019.

Lubis, N. (2013). Psikologi Kespro Wanita Dan Perkembangan Reproduksinya Ditinjau Dari Segi Aspek Fisik Dan Psikologis. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Lucie, S., (2011), Teknik Penyuluhan Kesehatandan Pemberdayaan Masyarakat, Ghalia Indonesia, Bogor.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Notoatmodjo Jakarta: RinekaCipta

Nugroho, T, dkk. (2011). Buku Ajar Askeb1 Kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika

Poedji Rochyati, Dr, dr, SpOG(K). (2011). Skrining Antenatal pada Ibu Hamil, Pengenalan Faktor Risiko Deteksi Dini Ibu Hamil Risiko Tinggi, Cetakan-1, Airlangga University Press, Surabaya, 2011, hal 27-128.

Prabarini, roekmy. (2016). Sikap Kader Tentang Tanda Risiko Tinggi Pada Ibu Hamil. Jurnal, Akademi Kebidanan Ibrahimy Sukorejo Situbondo.

Rindha, Mareta. (2017). Perencanaan rujukan terencana sebagai upaya penurunan kematian ibu, jurnal, Universitas Widyagama Samarinda, Kalimantan Timur.

Rochjati,P. (2013). Skrining Antenatal Pada Ibu Hamil Edisi 2 Pengenalan Faktor Resiko Deteksi dini Ibu Hamil Resiko Tinggi. Surabaya: Airlangga University Press.

Triatmi Andri Yanuarini., Reni Triwah yuningsih. (2016). Pengaruh motivasi internal terhadap kinerja kader dalam program GEBRAK (Gerakan Bersama Amankan Kehamilan dan Persalinan) di wilayah Puskesmas Blabak Kab. Kediri. Jurnal IlmuKesehatan Vol. 5 No. 1

Published
2023-06-14
How to Cite
Abadi, D., Suhartini, T., & Supriyadi, B. (2023). Pengaruh Penyuluhan Rujukan Terencana terhadap Sikap Kader dalam Pendampingan Ibu Hamil Resiko Tinggi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1243-1248. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1760

Most read articles by the same author(s)