Pelatihan Pembuatan Ramuan Jamu Saintifik di Desa Wisata Kaki Langit

  • Istika Dwi Kusumaningrum Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta
  • Sri Setyowati Program Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta
  • Shoffa Rahmawati Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta
  • Parmadi Sigit Purnomo Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta
Keywords: pelatihan, ramuan jamu, saintifik

Abstract

Gaya hidup masyarakat modern yang cenderung tidak sehat, meningkatkan kejadian penyakit tidak menular (PTM) yang ditandai dengan berbagai keluhan seperti tingginya kolesterol, tingginya kadar asam urat, tingginya kadar gula darahdan radang sendi. Dalam menangani masalah tersebut, salah satu pilihan masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada adalah kembali ke alam dengan memanfaatkan tanaman obat. Melalui program saintifik jamu membuktian secara ilmiah tentang kemanfaatan jamu. Tujuan setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat diharapakan masyarakat mampu membuat ramuan jamu saintifik secara mandiri dengan memanfaatkan tanaman obat yang ada dilingkungan sekitar. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan ramuan jamu asam urat, kolesterol tinggi dan radang sendi. Peserta dalam kegiatan ini adalah masyarakat umum di desa wisata kaki langit Bantul Yogyakarta. kegiatan dilakukan mulai Agustus 2021 hingga Oktober 2021. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan tentang tanaman herbal dan manfaatnya serta pelatihan tentang meramu jamu. Hasil kegiatan pengabdian ini telah memberikan edukasi dan pelatihan tentang meramu jamu untuk penyakit asam urat, radang sendi dan kolesterol tinggi. Dengan bekal kemampuan yang telah diberikan masyarakat dianggap telah mampu melestraikan budaya yang ada maka. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema pelatihan pembuatan ramuan jamu saintifik di Kaki Langit Bantul Yogyakarta dapat dikatakan berhasil dan berjalan dengan lancar. Peserta aktif mengikuti kegiatan baik penyuluhan maupun pelatihan meramu jamu.

References

Ardiyanto, D. (2019). Jamu Saintifik untuk Radang Sendi. Retrieved February 19, 2021, from https://www.litbang.kemkes.go.id/jamu-saintifik-untuk-radang-sendi/

Fitriani, U., Ardiyanto, D., & Mana, T. A. (2017). Evaluasi Keamanan dan Manfaat Ramuan Jamu untuk Hiperurisemia. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4), 227–232. https://doi.org/10.22435/bpk.v45i4.6855.227-232

Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tentang Saintifikasi Jamu Dalam Penelitian Berbasis Pelayanan Kesehatan (2010). Indonesia.

Rahmawati, N., Mustofa, F. I., & Haryanti, S. (2020). Diversity of medicinal plants utilized by To Manui ethnic of Central Sulawesi, Indonesia. Smujo.Id, 21(No. 1). https://doi.org/https://doi.org/10.13057/biodiv/d210145

Saikhu, A. (2021). Laporan Kinerja Balai Besar Penelitian & Pengembangan Tanaman Obat & Obat Tradisional. Tawangmangu.

Siahaan, S., & Aryastami, N. K. (2018). Studi Kebijakan Pengembangan Tanaman Obat di Indonesia. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 28(3), 157–166. https://doi.org/10.22435/mpk.v28i3.119

Silalahi, M. (2016). Studi Etnomedisin di Indonesia dan Pendekatan Penelitiannya. JDP, 9(3), 117–124.

Siswanto. (2013). Saintifikasi Jamu Sebagai Upaya Terobosan Untuk Mendapatkan Bukti Ilmiah Tentang Manfaat Dan Keamanan Jamu. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 15(2), 203–211. https://doi.org/10.22435/bpsk.v15i2Apr.2994

SPAB, S. nasioanl. (2020). Pedoman Edukasi Perubahan Perilaku. In Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sumayyah, S., & Salsabila, N. (2017). Obat Tradisional : Antara Khasiat dan Efek Sampingnya. Farmasetika.Com (Online), 2(5), 1. https://doi.org/10.24198/farmasetika.v2i5.16780

Thoyyibah, R. (2017). Gambaran Penderita Hiperurisemia Pada Remaja (16-24 Tahun) Di Wilayah Kerja Puskesmas Arjasa Kabupaten Situbondo. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Retrieved from http://repository.unimus.ac.id/411/

Winarno, M. W., Widowati, L., & Sundari, D. (2015). Studi Keamanan Ramuan Jamu untuk Hiperurisemia dan Hipertensi. Buletin Penelitian Kesehatan, 43(3). https://doi.org/10.22435/bpk.v43i3.4341.137-146

Zulkarnain, Z., Triyono, A., Ardiyanto, D., & Saryanto, S. (2021). Uji Klinik Keamanan Ramuan Jamu Penurun Kolesterol. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 11(1), 8–16. https://doi.org/10.22435/jki.v11i1.3186

Published
2022-05-02
How to Cite
Kusumaningrum, I., Setyowati, S., Rahmawati, S., & Purnomo, P. (2022). Pelatihan Pembuatan Ramuan Jamu Saintifik di Desa Wisata Kaki Langit. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(1), 73-80. https://doi.org/10.37287/jpm.v4i1.854