Gerakan Sadar Gosok Gigi untuk Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak Sekolah Dasar
Abstract
Kesehatan gigi dan mulut terutama anak-anak yang sering muncul adalah karies gigi. Masalah gigi terbesar di Indonesia yaitu gigi rusak / berlubang /sakit gigi mencapai 45,3%. Meningkatnya jumlah karies gigi pada anak-anak yaitu 53,2%. Menjaga kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu kebiasaan baik yang harus diajarkan sejak kecil, ini bisa menjadi kebiasaan yang akan membuat anak menjadi kesadaran tinggi untuk melakukan nya seumur hidup. Kebiasaan ini akan membantu mencegah karies gigi dan penyakit periodontal seiring bertambahnya usia manusia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan gambaraan kejadian karies gigi pada anak di SDN Tawangmas 01 dengan melakukan pemeriksaan karies gigi. Pengabdian masysrakat ini diharapkan dapaat meningkatkan kesadaran anak tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut. Pengenalan dan perawatn gigi secara dini sangat penting dilakukan, mengingat banyak anak dengan tingkat frekuensi karies gigi atau lubang yang cukup tinggi masih banyak yang belum ditangani dengan benar. Rutin menyikat gigi dengan baik dan benra dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa kelas 2 dan 3 dan total siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah 128 siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan melakukan ijin kepada kepala sekolah juga melakukan observasi siswa. Selanjutnya menentukan waktu pelaksanaan kemudian di hari pertama pelaksanaan di awali dengan pemeriksaan gigi dan mulut, dilanjutkan dengan pemberian edukasi kepada siswa di masing-masing kelas. Di hari kedua siswa di ajak ke lapangan diajarkan simulasi cuci tangan dan mengajarkan menggosok gigi yang baik dan benar. Hasil kegiatan ini akan dievaluasi untuk upaya pencegahan karies gigi pada anak.
References
Anita, AI. (2018). On Dental On Dental Caries and Caries-Related Factors in Children and Teenagers. Gothenburg: Departement of Cariology Sahlgrenka Academy University of Gothenburg.
Depkes RI. (2014). Profil Kesehatan Gigi dan Mulut di Indonesia. Departemen Kesehatan. Jakarta.
Gayatri, R. W. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Anak SD N Kauman Malang.Tersedia dalam :file:///C:/Users/User/Downloads/22612-Article%20Text-47615-1-10-20180416.pdf.
Ita, Mia. (2019). Laporan Hasil Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat di SDN 12 Sesetan Tahun 2019. Laporan Pelayanan Asuhan: Poltekkes Kemenkes Denpasar.
Prasuda, R., Wiyono, J., & Warsono, W. (2017). Peningkatan Pendidikan Orang Tua sebagai Strategi Penanganan Karies Gigi Anak Usia 7-9 Tahun. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(3).
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian. http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/ materi_rakorpop_20 18/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf – Diakses 1 Juni 2023.
Tarigan, R., (2013). Karies Gigi. Jakarta: EGC.
Yusmanijar & Abdulhaq Mulyanah. 2020. “Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Perilaku Perawatan Gigi Dan Mulut Pada Anak Usia Sekolah 7-9 Tahun Di SD Islam Al Amal Jaticempaka”. Jakarta: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam As-syafi’iyah.



