Program Pak Edi Si Petani (Pemeriksaan Kesehatan Berkala dan Edukasi dalam Menangani Penyakit Akibat Kerja pada Kelompok Petani)”

  • Arlies Zenitha Victoria STIKES Telogorejo Semarang
  • Ratnasari Ratnasari STIKES Telogorejo Semarang
  • Prita Adisty Handayani STIKES Telogorejo Semarang
  • Deasy Virka Sari STIKES Telogorejo Semarang
Keywords: edukasi, kelompok petani, pemeriksaan berkala, penyakit akibat kerja (PAK)

Abstract

Jumlah kejadian Penyakit Akibat Kerja (PAK) di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2019 tercatat sebanyak 210.789, tahun 2020 sebanyak 221.740 kasus, dan 2021 sebanyak 234.370 kasus. Sektor pertanian, perikanan, perkebunan, dan kehutanan menempati urutan ketiga penyumbang kejadian PAK selama tahun 2019-2020 yaitu 17,3% dari total kejadian. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani adalah pembentukan kelompok tani. Kegiatan pengabdian masyarakat yang mengusung tema “Pak Edi Si Petani (Pemeriksaan Kesehatan Berkala dan Edukasi dalam Menangani Penyakit Akibat Kerja pada Kelompok Petani” ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan pada kelompok petani. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, pemanfaatan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Sosialisasi program dilakukan dengan FGD dan pemeriksaan kesehatan awal (skrining) yang dihadiri oleh 38 orang. Hasil skrining didapatkan masalah kesehatan pada petani yaitu hipertensi dan low back pain. Pelatihan kader dilakukan pada 8 orang kader dengan memberikan pemaparan materi dan praktek. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim memanfaatkan website sebagai media edukasi kepada masyarakat. Pendampingan pelaksanaan Program Pak Edi Si Petani oleh kader tahap I dihadiri oleh 26 orang dan tahap II sebanyak 34 orang. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan dan status kesehatan mitra. Program Pak Edi Si Petani selanjutnya diserahkan kepada mitra sasaran untuk dilaksanakan secara mandiri. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini, tim abdimas akan melibatkan kader dan keluarga untuk penanganan masalah kesehatan lainnya pada populasi yang lebih luas di wilayah mitra.

Author Biographies

Ratnasari Ratnasari, STIKES Telogorejo Semarang

Lecture of Bachelor Nursing Study Program at STIKES Telogorejo Semarang

Deasy Virka Sari, STIKES Telogorejo Semarang

Lecturer of Bachelor Physiotherapy Studi Program at STIKES Telogorejo Semarang

References

Azifa, Y. A., Rasno, H., SUsanto, T., & SUsumanigrum, L. A. (2020). Hubungan Beban Kerja dengan Kejadian Hipertensi pada Petani di Wilayah Kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember Tahun 2020 Yurin. Jurnal Citra Keperawatan, 8(2), 54–61. https://ejurnal-citrakeperawatan.com/index.php/JCK/article/view/129

Berek, P. A. ., & Fouk, M. F. W. . (2024). Peningkatan kinerja kader kesehatan melalui pelatihan kader posyandu 8 meja di desa kabuna haliwen atambua Nusa Tenggara Timur. Jurnal Budimas, 6(1), 1–10. https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/JAIM/article/view/12128/4903

Dispendukcapil Kendal. (2023). Jumlah Penduduk Berdasarkan Pekerjaan. https://dispendukcapil.kendalkab.go.id/agregratdkb/agr_pekerjaan

Faradia, N. (2023). Mengapa Lansia Lebih Rentan Sakit? Simak Penjelasan Lengkap dari Dokter. https://health.grid.id/read/353795213/mengapa-lansia-lebih-rentan-sakit-simak-penjelasan-lengkap-dari-dokter?page=all#google_vignette

Himmawan, L. S. (2020). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Kader Posyandu Tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (Hpk). Jurnal Kesehatan, 11(1), 23–30. https://doi.org/10.38165/jk.v11i1.194

Horvath, K. J., Ecklund, A. M., Hunt, S. L., Nelson, T. F., & Toomey, T. L. (2015). Developing internet-based health interventions: A guide for public health researchers and practitioners. Journal of Medical Internet Research, 17(1), e28. https://doi.org/10.2196/jmir.3770

Inderiati, D., Mirawati, M., Aryadnyani, N. P., & Yantina, D. (2021). Pemberdayaan Kader Dalam Melakukan Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Warga Kelurahan Jatiwarna. Poltekkes Kemenkes Jakarta, 7(2), 107–115.

InformedHealth.org. (2006). Overwiew: Low Back Pain. Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK65083/

Istiqomah, I. N., & Azizah, L. N. (2022). Prevalensi Dan Risk Assessment Hipertensi Pada Petani Di Wilayah Kerja Puskesmas. Jurnal Keperawatan, 14(179), 179–188. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan

Jain, R., Meena, M. L., Dangayach, G. S., & Bhardwaj, A. K. (2018). Risk factors for musculoskeletal disorders in manual harvesting farmers of Rajasthan. Industrial Health, 56(3), 241–248. https://doi.org/10.2486/indhealth.2016-0084

Kemenkes RI. (2019). Website Promkes Menjadi Juara Pertama dalam Penilaian e-ASPIRASI 2019. Kementrian Kesehatan RI. https://ayosehat.kemkes.go.id/website-promkes-menjadi-juara-pertama-dalam-penilaian-e-aspirasi-2019

Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2022). Profil Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Indonesia Tahun 2022.

Kusnadi, G., Etisa, A., & Deny, Y. (2017). Faktor Risiko Diabetes Melitus Pada Petani Dan Buruh. Journal of Nutrition College, 6(2), 138. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jnc

Notoatmodjo. (2017). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Nugraha, R. ardi, Widjaya, J. A. C., & Achsan, B. N. (2023). Analisis Faktor Risiko Low Back Pain pada Petani. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 4(1), 21–27. https://doi.org/10.37148/comphijournal.v4i1.132

P2PTM Kemenkes RI. (2018). Klasifikasi Hipertensi. Penyakit Tidak Menular Indonesia. https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/page/28/klasifikasi-hipertensi

Permatasari, I. (2023). Pengaruh Edukasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Petani Bawang Di Kabupaten Kendal. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(4), 1058–1067. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v5i4.20551

Prihartono, N. A., Fitria, L., Ramdhan, D. H., Fitriyani, F., Fauzia, S., & Woskie, S. (2022). Determinants of Hypertension amongst Rice Farmers in West Java, Indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3). https://doi.org/10.3390/ijerph19031152

Rahmawati, I., & Wantiyah. (2015). Klinik kesehatan kelompok tani (K3T) sebagai upaya penanggulangan penyakit akibat kerja (PAK). Universitas Jember, 1–9.

Raniwati, L., Ernawati, Sari, N. I., & Sari, Dewi Erlina Asrita, Astuti, H. (2022). Faktor - faktor yang mempengaruhi kinerja kader dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Jurnal Indonesia Kebidanan, 6(2), 106–117.

Rosanti, E., Andhika Akbar Rahma, R., Hamawi, M., Arifah, D. A., Rahmania, A., & Ma’rifah, S. (2024). Optimalisasi Peran Kader Pos UKK Demang Jaya Sehat melalui Pemanfaatan Media Penyuluhan Kesehatan Sederhana. Warta LPM, 27(2), 303–312. https://doi.org/10.23917/warta.v27i2.3990

Sembada, S. D., Pratomo, H., Fauziah, I., Amani, S. A., Nazhofah, Q., & Kurniawati, R. (2022). Pemanfaatan Media Online Sebagai Sarana Edukasi Kesehatan Pada Remaja : Tinjauan Literatur. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 564–574. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.3110

Setiyaningsih, R., & Ningsih, S. (2019). Pengaruh Motivasi, Dukungan Keluarga Dan Peran Kader Terhadap Perilaku Pengendalian Hipertensi. Indonesian Journal On Medical Science, 6(1), 79–85.

Susanto, T., Purwandari, R., Wuryaningsih, E. W., Wuri Wuryaningsih, E., Sudiadnyana, I. W., R. Widianingsih, R. Muliawati, M., Metode, D., Di, H., Sawit, P., Kurnia, K. W., Fransiska, F., Fitriah, N., Setyawan S, H., Adi, M. S., Udiyono, A., Farid, A., Pratiwi, A., Fitri, A. D. A., Dinaediana, D., & Akbar, F. K. R. (2016). Model Kesehatan Keselamatan Kerja Berbasis Agricultural Nursing: Studi Analisis Masalah Kesehatan Petani. Sosiologi Pedesaan, 11(1), 45–50. http://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JKL/article/view/645%0Ahttps://media.neliti.com/media/publications/117465-ID-model-perawatan-kesehatan-keselamatan-ke.pdf

Victoria, A. Z., Riani, S., & Dahliyanti, N. D. (2023). Pemberdayaan Kader Melalui “Produksi Semur” (Program Edukasi Asam Urat) dalam Meningkatkan Self Management dan Kualitas Hidup Penderita Gouth Arthritis. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(September), 775–780. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/jpm.v5i3.2208

Published
2024-12-30
How to Cite
Victoria, A. Z., Ratnasari, R., Handayani, P. A., & Sari, D. V. (2024). Program Pak Edi Si Petani (Pemeriksaan Kesehatan Berkala dan Edukasi dalam Menangani Penyakit Akibat Kerja pada Kelompok Petani)”. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(4), 2225-2236. https://doi.org/10.37287/jpm.v6i4.5340