Pendampingan Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) dalam Penatalaksanaan Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat di Brebes
Abstract
Masalah kesehatan jiwa ditemukan akibat tingkat kesejahteraan dan permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh penduduk. Kondisi gangguan jiwa merupakan kondisi yang sangat serius karena mempengaruhi kualitas hidup penderitanya, menimbulkan beban sosial ekonomi yang tinggi, mengakibatkan kemiskinan, kehilangan produktifitas, dan disintegrasi keluarga. Gangguan jiwa merupakan sindrom atau pola perilaku, atau psikologis seseorang yang secara klinik bermakna, dan secara khusus berkaitan dengan suatu gejala penderitaan (distress) atau hendaya (disability) atau secara bermakna meningkatnya risiko merasa sangat menderita, merasa sakit, kecacatan, atau kehilangan arti penting dari kebebasan. Disfungsi yang terjadi dapat berupa disfungsi dalam segi perilaku, psikologik, biologik dan gangguan itu tidak semata-mata terletak di dalam hubungan antara orang itu dengan masyarakat. Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan KKJ dalam penanganan masalah kesehatan jiwa melalui pendampingan berbasis masyarakat. Pentingnya melibatkan masyarakat karena pasien gangguan jiwa hidup di tengah masyarakat dan merupakan bagian dari masyarakat. Lingkungan masyarakat ikut berperan dalam mewujudkan kestabilan dan kesembuhan pasien gangguan jiwa. Menggunakan pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, perencanaan, tindakan keperawatan dan evaluasi, diharapkan mampu meningkatkan ketrampilan KKJ dalam penanganan gangguan jiwa. Kegiatan yang dilakukan dengan membentuk KKJ, memberikan pelatihan dan pendampingan praktik pelaksanaan deteksi pada KKJ. Terdeteksinya kondisi kesehatan jiwa masyarakat dengan teridentifikasinya 40 orang pasien gangguan jiwa. Adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan KKJ setelah dilakukan pendampingan sebagai upaya penatalaksanaan kesehatan jiwa di Puskesmas S dengan rata-rata hasil pretest 40 dan hasil posttest 85. Diharapkan KKJ mampu melakukan penatalaksanaan awal masalah kesehatan jiwa setelah pendampingan agar tidak menjadi kasus gangguan jiwa.
References
Febrianto, T., PH, L., & Indrayati, N. (2019). Peningkatan Pengetahuan Kader tentang Deteksi Dini Kesehatan Jiwa melalui Pendidikan Kesehatan Jiwa. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 1(1), 33-40. https://doi.org/10.37287/jppp.v1i1.17
Hasan, L. A., Pratiwi, A., & Sari, R. P. (2020). Pengaruh Pelatihan Kader Kesehatan Jiwa dalam Peningkatan Pengetahuan, Keterampilan, Sikap, Persepsi dan Self Efficacy Kader Kesehatan Jiwa dalam Merawat Orang dengan Gangguan Jiwa, Jurnal Health Sains, 1(6), 377-384
Keliat, B. A., Hamid, A. Y. S., Putri, Y. S. E., Daulima, N. H., Wardani, I. Y., Susanti, H., Hargiana, G., & Panjaitan, R. U. (2020). Asuhan Keperawatan Jiwa. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Mariyati, Menik, K., Priharyanti, W., Nur, A.D., Arifianto, & L. P. (2021). Pencegahan Masalah Kesehatan Jiwa Melalui Pelatihan Kader Kesehatan Jiwa dan Deteksi Dini. Jurnal Peduli Masyarakat, 3(1), 51–58.
Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Kesehatan Jiwa Nomor 18 tahun 2014.
Riskesdas. (2013). Hasil Riset Kesehatan Dasar Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.litbang.kemkes.go.id/laporan-riset-kesehatan-dasar-riskesdas.
Riskesdas. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Kementerian Kesehatan RI.
Rochmawati, D. H., Febriana, B., & Mulyono, S. (2022). Early Detection of Mental Health Problems Health Personnel During Covid-19 Pandemic. Indonesian Journal of Global Health Research, 4(1), 31–40. https://doi.org/10.37287/ijghr.v4i1.784.
Rochmawati, D. H., Huda, A. N., Kuncoro, J., & Setyowati, W. E. (2021). Family psychoeducation (FPE) therapy for family anxiety in caring for family members with mental disorders. Enfermería Clínica, 31, S165–S169. https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2020.12.015.
Rochmawati, D. H., Susanto, W., & Ellyawati, H. C. (2021). Stress Management on Senior High School Students in Semarang. Indonesian Journal of Global Health Research, 3(1), 73–80. https://doi.org/10.37287/ijghr.v3i1.373
Statistik, B. P. (2021). Jumlah Penduduk Jawa Tengah. BPS Jawa Tengah.
Zhang, M., Bridler, R., Mohr, C., Moragrega, I., Sun, N., Xu, Z., Yang, Z., Possenti, M., & Stassen, H. H. (2019). Early Detection of the Risk of Developing Psychiatric Disorders: A Study of 461 Chinese University Students under Chronic Stress. Psychopathology, 52(6), 367–377. https://doi.org/10.1159/000505787



