Pencegahan Stunting melalui Pemberdayaan Karang Taruna Berbasis Media Sosial
Abstract
Stunting tergolong kondisi kekurangan gizi yang terjadi dalam kurun waktu yang lama. Kekurangan gizi ini dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Kejadian stunting menyebabkan gangguan pertumbuhan yang tidak dapat diperbaiki atau irreversibel. Salah satu hal yang perlu dilakukan untuk mencegah stunting kedepannya adalah dengan melakukan pendekatan teman sebaya dalam hal ini karang taruna yang telah mengenal masyarakat di daerah tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah memberdayakan karang taruna untuk kegiatan kemasyarakatan dengan mengajarkan penyampaian edukasi dan informasi kesehatan yang relevan sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh masyarakat terutama dalam hal pencegahan stunting. Pada kegiatan pemberdayaan ini di dihadiri oleh 21 orang karang taruna Desa Wonggarasi Tengah. Tim KKN-PK memulai kegiatan dengan melakukan pendataan untuk mengetahui Angka kejadian Stunting di desa Wonggarasi Tengah sebesar 3,25%, didapatkan dari data sekunder dari puskesmas sebanyak 4 anak dari total 123 anak di desa Wonggarasi Tengah Setelah melakukan pendataan dilanjutkan dengan penyusunan materi penyuluhan tentang stunting. Kemudian mengumpulkan karang taruna untuk mengedukasi tentang pencegahan stunting. Kegiatan ini dimulai dengan pengisian pre test, pemberian materi tentang pencegan stunting, sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan pengisian post test oleh karang taruna. Hasil yang didapatkan telah dibuat video output oleh Karang Taruna Desa Wonggarasi Tengah dan sudah di unggah di Youtube.
References
Aprilia, C. A., Wahyuni, S. I., & Sari, W. C. (2023). Pemanfaatan Media Sosial oleh Generasi Z sebagai media Pembelajaran Era Post Pandemi. . Jurnal Pendidikan, Social Dan Humaniora, 2(3), 530–536.
Assefa, H., Belachew, T., & Negash, L. (2013). Socioeconomic Factors Associated with Underweight and Stunting among Adolescents of Jimma Zone, South West Ethiopia: A Cross-Sectional Study. International Scholarly Research Notices, 1(1).
Bloem, M. W., Pee, S. D., Hop, L. T., Khan, N. C., Laillou, A., Minarto, Pfanner, R. M., Soekarjo, D., Soekirman, Solon, J. A., Theary, C., & Wasantwisut, E. (2013). Key strategies to further reduce stunting in Southeast Asia: Lessons from the ASEAN countries workshop. Food and Nutrition Bulletin, 34(2).
Daracantika, A., Ainin, A., & Besral, B. (2021). Pengaruh Negatif Stunting terhadap Perkembangan Kognitif Anak. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 1(2), 124–135.
Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. (2023). Prevalensi status gizi balita menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo. .
Handayani, N., Indraswari, R., Shaluhiyah, Z., & Kusumawati, A. (2022). Pemberdayaan Kader Remaja SANTUN (Sehat Anti Stunting) di Kecamatan Guntur Kabupaten Demak. Journal of Public Health and Community Services-JPHCS, 1(1), 55–59.
Harau, M. (2015). Permasalahan Anak Pendek (Stunting) dan Intervensi untuk Mencegah Terjadinya Stunting (Suatu Kajian Kepustakaan) Stunting Problems and Interventions to Prevent Stunting (A Literature Review). Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(6), 254–261.
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI. (2023). Angka Stunting Masih Tinggi.
Laily, L., & Indarjo, S. (2023). Literature Review: Dampak Stunting terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. HIGEIA . Journal of Public Health Research and Development, 7(3), 354–364.
Moksin, M. V., Muslim, R., & Ishak, S. N. (2022). Pencegahan Stunting di Wilayah Ternate Melalui Perubahan Perilaku Wanita Hamil. . Jurnal Serambi Sehat, 15(1), 27–35.
Mucha, N. (2012). Implementing Nutrition-Sensitive Development: Reaching Consensus.briefing paper. https://www.bread.org/wp-content/uploads/2012/11/briefing-paper-20_0.pdf
Muchtar, F., Rejeki, S., Elvira, I., & Hastian, H. (2023). Edukasi Pengenalan Stunting Pada Remaja Putri. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 2(2), 138–144.
Oktavia, L. (2020). Stunting pada Remaja Kawasan Buruh Industri dan Nelayan di Kota Surabaya. . Biokultur, 9(1), 1–14.
Rahayu, Y. D., Yunariyah, B., & Jannah, R. (2022). Gambaran Faktor Penyebab Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Semanding Tuban. . Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 156–162.
Siregar, A. (2023). Efektivitas penggunaan media social sebagai media pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Dan Keagamaan, 5(4), 389–408.



