Penyuluhan Gejala, Pencegahan dan Penanganan Infeksi Saluran Kemih pada Posyandu Lansia

  • Yusianti Silviani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Tri Harningsih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Alya Nur Syafa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Adhiesti Nur Yulianti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Candrika Adisty Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
Keywords: infeksi, lansia, pemeriksaan laboratorium

Abstract

Infeksi saluran kemih merupakan masalah kesehatan umum terjadi pada lansia. Infeksi saluran kemih dapat mempengaruhi kualitas hidup secara signifikan. Pencegahan Infeksi saluran kemih menjadi penting untuk menghindari dampak negatif yang dapat timbul, dan melibatkan berbagai strategi mulai dari pemeliharaan kebersihan pribadi hingga pengelolaan hidrasi yang tepat. Infeksi saluran kemih merupakan infeksi yang banyak diderita oleh lansia. Selain faktor umur, kondisi fisiologis seperti penurunan fungsi organ dan penurunan sistem imunitas membuat lansia mudah terkena infeksi saluran kemih. Kondisi di lapangan,  masyarakat mengabaikan penyakit ini dan takut untuk pergi ke layanan kesehatan guna pemeriksaan laboratorium. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan tentang infeksi saluran kemih dan memberikan pemeriksaan laboratorium secara gratis untuk deteksi infeksi saluran kemih. Penyuluhan yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lansia dan keluarganya tentang cara mencegah infeksi, mengenali gejala secara dini, serta memahami langkah-langkah penanganan yang tepat. Pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Joyotakan, Surakarta dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Lansia aktif menyimak presentasi dan melakukan tanya jawab terkait infeksi saluran kemih. Hasil pretest dan postest didapati p value sebesar 0,002. Terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah mendapatkan sosialisasi tentang Infeksi saluran kemih. Pendekatan edukasi dan komprehensif, diharapkan dapat memperbaiki deteksi dini Infeksi saluran kemih dan mengurangi risiko komplikasi dan berdampak terhadap kualitas hidup lansia dapat terjaga dengan lebih baik.

References

Alamri, H., Alnamlah, S., Altulayqi, W., Owaydhah, E., Almohammadi, A., Allam, A., Alotaibi, A., Alsayed, R., & Albejawi, A. (2022). Urinary Tract Infections Among Geriatric Patients: A Systematic Review. Journal of Healthcare Sciences, 02(08), 170–181. https://doi.org/10.52533/JOHS.2022.2806.

Alpay, Y., Aykın, N., Korkmaz, P., Güldüren, H. M., & Çevik Çağlan, F. (2018). Urinary tract infections in the geriatric patients. Pakistan Journal of Medical Sciences, 34(1). https://doi.org/10.12669/pjms.341.14013.

Amiruddin, H. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Kejadian Infeksi Saluran Kemih di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng Tahun 2015-2016. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Burman, M., Hörnsten, C., Carlsson, M., Rosendahl, E.,Nordström, P., Olofsson, B., & Gustafson, Y. (2018). Malnutrition A Risk Factor for Incident Urinary Tract Infection Among Older People in Residential Care Facilities. The Journal of Nursing Home Research Sciences. https://doi.org/10.14283/jnhrs.2018.10

Chu, C. M., & Lowder, J. L. (2018). Diagnosis and Treatment of Urinary Tract Infections Across Age Groups. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 219(1), 40–51. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2017.12.231.

Kusumanarwasti, C., Umboh, A., Rompis, J. (2013). Hubungan Kebiasaan Mandi di Sungai Dengan Infeksi Saluran Kemih Pada Anak di Kelurahan Sindulang 1. E-Clinic, Vol.1, No.2, Hal. 1-6. https://doi.org/10.35790/ecl.v1i2.3290.

Lestari, M.P. (2017). Gambaran Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Keluarga yang Mengalami Kekeringan Di Desa Balerejo Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Jurnal Ners dan Kebidanan, Vol.4, No.1, Hal. 70-78. DOI:10.26699/jnk.v4i1.ART.p070-078

Musdalipah, (2018). Identifikasi Drug Related Problem (DRP) Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Jurnal Kesehatan, Vol. 11, No. 11. Hal. 39 – 50. https://doi.org/10.24252/kesehatan.4908.

Nugroho,W. (2008). Keperawatan Gerontik & Geriatrik Edisi 3. Jakarta:EGC.

Ocviyanti, D. and Fernando, D. (2012). Tatalaksana dan Pencegahan Infeksi Saluran Kemih pada Kehamilan. Journal of The Indonesian Medical Association, Vol. 62, No. 12. hal. 482 – 486.

Pardede, S.O. (2018). Infeksi pada Ginjal dan Saluran Kemih Anak: Manifestasi Klinis dan Tata Laksana. Sari Pediatri. Vol. 19, No. 6, Hal. 364 – 374, https://dx.doi.org/10.14238/sp19.6.2018.364-74.

Gupta, K., Grigoryan, L., & Trautner, B. (2017). Urinary Tract Infection. Annals of Internal Medicine, 167(7), ITC49. https://doi.org/10.7326/AITC201710030.

McLellan, L. K., & Hunstad, D. A. (2016). Urinary Tract Infection: Pathogenesis and Outlook. Trends in Molecular Medicine, 22(11), 946–957. https://doi.org/10.1016/j.molmed.2016.09.003.

Tandogdu, Z., & Wagenlehner, F. M. E. (2016). Global Epidemiology of Urinary Tract Infections. Current Opinion in Infectious Diseases, 29(1), 73–79. https://doi.org/10.1097/QCO.0000000000000228.

Published
2024-09-21
How to Cite
Silviani, Y., Harningsih, T., Syafa, A. N., Yulianti, A. N., & Adisty, C. (2024). Penyuluhan Gejala, Pencegahan dan Penanganan Infeksi Saluran Kemih pada Posyandu Lansia. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(3), 1127-1132. https://doi.org/10.37287/jpm.v6i3.4261

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2