Pencegahan Stunting pada Balita melalui Pemberdayaan Ibu Hamil dan Keluarga
Abstract
Pencegahan stunting memerlukan intervensi gizi sejak masa remaja, masa kehamilan, ASI eksklusif, dan keragaman makanan. Kader posyandu merupakan pelayan kesehatan yang berada di dekat sasaran posyandu termasuk ibu hamil dan keluarga, serta frekuensi tatap muka kader lebih sering dibandingkan tenaga kesehatan lain. di Kecamatan Kupang Tengah, wilayah kerja Pustu Oelnasi menunjukan tingginya angka stunting pada bayi dan balita, dan merupakan yang tertinggi di Kabupaten Kupang, NTT. Data Desa Oelnasi tahun 2020, stunting sebanyak 42 orang dari 288 bayi balita (14,6%). Terbatasnya tenaga kesehatan, kurang lengkapnya sarana prasarana, sehingga kesehatan dan perkembangan status gizi bayi balita kurang terpantau dengan baik oleh kader posyandu. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode pelatihan, pendampingan, ceramah, curah pendapat, demonstrasi dan redemonstrasi. Mitra berpartisipasi sebagai peserta dalam pelatihan dan pendidikan kesehatan yang akan diberikan oleh tim adalah ibu hamil, keluarga dan kader posyandu sebanyak 16 orang. Setelah dilakukan penilaian dan evaluasi, terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan ibu hamil dan keluarga tentang cara pencegahan stunting, yang akan berdampak pada penurunan angka stunting di Desa Oelnasi.
References
Kavle, Justine; Pacqué, Michel, et.all., (2018). Strengthening Nutrition Services Within Integrated Community Case Management (Iccm) Of Childhood Illnesses In The Democratic Republic Of Congo: Evidence To Guide Implementation, Wiley: Maternal & Child Health.
Kemenkes RI. (2015). Pedoman Pelaksanaan Stimuasi, Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak Di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Jakarta.
Kemenkes RI. (2018). Pedoman Pelaksanaan Kalakarya Manajemen Terpadu Balita Sakit Di Puskesmas Untuk Pendamping Kalakarya. Jakarta.
Manalor, Loriana L, Namangdjabar, Odi L., Mirong, Ignasensia D., Yulianti, Hasri, Diah Putri Anggraeningsih, Ni Luh Made, Kristin, Diyan Maria, Risyati, Linda. (2023). Book Chapter: Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Stunting. Rena Cipta Mandiri. iv + 59 hlm.; 15,5 x 23 cm. ISBN: 978-623-5431-70-3. Cetakan 1, 2023.
Mirong, I., Mamoh, K. ., & M. Kristin, D. (2022). Pencegahan Stunting Pada Balita Melalui Pemberdayaan Kader Posyandu. Journals of Ners Community, 13(5), 484–488. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i5.2114.
Nisbet, Nicholas; Davis, Peter, et.all, (2017). Bangladesh’s Story Of Change In Nutrition: Strong Improvements In Basic And Underlying Determinants With An Unfinished Agenda For Direct Community Level Support, Global Food Security.
Nur Azizah, Mediyana Sembiring, Isyos Sari Sembiring, Asnika, Rosmani Sinaga, Devita Purnamasari. (2021). Peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui pemanfaatan buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) untuk pencegahan stunting, 2021. e-ISSN : 2655-3570
Putri, Bella Liany. (2019). Koordinasi Pemantauan Pertumbuhan Dan Perkembangan Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai Tahun 2019.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 41 Tahun 2014. (2014). Tentang Pedoman Gizi Seimbang
Rahayu, Atika, Fauzie, R., Marlinae, L., & All, A. (2018). Buku Ajar Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan (P. Rahmi (ed.)).



