Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat melalui Penyuluhan Gizi Seimbang sebagai Upaya Preventif Kejadian Diabetes Mellitus di Posbindu Pondok Terong Depok

  • Milla Evelianti Saputri Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
  • Susanti Widiastuti Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
  • Riyanti Riyanti Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
Keywords: diabetes mellitus, gizi seimbang, penyuluhan, preventif

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) penyakit yang disebabkan adanya gangguan metabolik sehingga mengakibatkan gula darah meningkat. Prevalensi kasus diabetes mellitus meningkat pada tahun 2014 seperti di Asia Tenggara mencapai 8,3% dan diprediksi akan meningkat menjadi 10,1% pada tahun 2035, Indonesia menempati peringkat ke tujuh sebagai negara dengan jumlah penyandang diabetes mellitus terbanyak di dunia yaitu sebesar 10,7juta jiwa sekaligus mengambil predikat sebagai satu-satunya Negara Asia Tenggara pada daftar tersebut. Penderita DM akan mengalami berbagai komplikasi seperti penyakit kardiovaskular, neuropati, retinopati, serta mengalami penurunan produktivitas dan kualitas hidup di masa tua, Kelompok lanjuts usia adalah usia yang rentan terkena diabetes mellitus, hal ini terjadi karena lansia mengalami berbagai penurunan fisik, psikologis, sosial, spiritual dan kultural sehingga dapat menimbulkan resiko komplikasi yang lebih memerlukan perhatian, Prevalensi kejadian diabetes mellitus pada lansia meningkat dari 11,8% pada tahun 2013 menjadi 15,6% pada tahun 2018, kegiatan ini sangat penting dilakukan karena semakin tingginya masyarakat yang menderita diabetes akibat kebiasaan makan yang salah sepettitTingginya perilaku makan dan minum yang manis terbukti menjadi faktor resiko pencetus diabetes mellitus, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat untuk mengurani faktor resiko diabetes yang dapat dikendalikan melalui program pencegahan dan pengendalian, salah satunya dengan melakukan penyuluhan pola gizi seimbang untuk masyarakat Metode kegiatan pegabdian masyarakat ini adalah dengan cara melakukan skrining gula darah pada lansia dan memberikan penyuluhan kesehatan berupa konsep gizi seimbang sebagai upaya preventif untuk menurunkan kejadian diabetes melitus., kemudian dilakukan pre dan post intervensi, dari kegiatan tersbeut didapatkan hasil yaitu jumlah penderita diabetes di posbindu pondok terong dari 34 peserta yang hadir, sebanyak 76% peserta yang menderita penyakit diabetes dan sebanyak 24% yang tidak menderita diabetes. Hasil pengetahuan setelah di berikan edukasi peserta yang memiliki  pengetahuan baik sebesar 85% dan masyarakat yang masih memiliki pengetahuan kurang sebesar 15%. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 56%.

References

Ardiani, H. E., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. (2021). Obesitas, Pola Diet, dan Aktifitas Fisik dalam Penanganan Diabetes Melitus pada Masa Pandemi Covid-19. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 2(1), 1. https://doi.org/10.24853/mjnf.2.1.1-12

Azis, W. A., Muriman, L. Y., & Burhan, S. R. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Gaya Hidup Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 2(1), 105–114. https://doi.org/10.37287/jppp.v2i1.52

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2018 Kemenkes RI. In Health Statistics.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Infodatin tetap produktif, cegah, dan atasi Diabetes Melitus 2020. In Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (pp. 1–10).

Meilani, N., Azis, W. O. A., & Saputra, R. (2022). Faktor Resiko Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(4), 346–354. https://doi.org/10.33860/jik.v15i4.860

Utami, D. R. (2013). Gambaran Pola Makan Penderita Diabetes Melitus Rawat Jalan Di Puskesmas Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

WHO. (2017). The WHO STEPwise approach to chronic disease risk factor surveillance. WHO STEPS Surveillance Manual, 490.

Wijaya, N. I. S. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi dalam Mencegah Terjadinya Komplikasi Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Samata. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 1(1), 11–15. https://doi.org/10.56742/nchat.v1i1.3

Wijayanti, S. P. M., Nurbaiti, T. T., & Maqfiroch, A. F. A. (2020). Analisis Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Pedesaan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(1), 16. https://doi.org/10.14710/jpki.15.1.16-21

Ardiani, H. E., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. (2021). Obesitas, Pola Diet, dan Aktifitas Fisik dalam Penanganan Diabetes Melitus pada Masa Pandemi Covid-19. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 2(1), 1. https://doi.org/10.24853/mjnf.2.1.1-12

Azis, W. A., Muriman, L. Y., & Burhan, S. R. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Gaya Hidup Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 2(1), 105–114. https://doi.org/10.37287/jppp.v2i1.52

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2018 Kemenkes RI. In Health Statistics.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Infodatin tetap produktif, cegah, dan atasi Diabetes Melitus 2020. In Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (pp. 1–10).

Meilani, N., Azis, W. O. A., & Saputra, R. (2022). Faktor Resiko Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(4), 346–354. https://doi.org/10.33860/jik.v15i4.860

Utami, D. R. (2013). Gambaran Pola Makan Penderita Diabetes Melitus Rawat Jalan Di Puskesmas Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

WHO. (2017). The WHO STEPwise approach to chronic disease risk factor surveillance. WHO STEPS Surveillance Manual, 490.

Wijaya, N. I. S. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi dalam Mencegah Terjadinya Komplikasi Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Samata. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 1(1), 11–15. https://doi.org/10.56742/nchat.v1i1.3

Wijayanti, S. P. M., Nurbaiti, T. T., & Maqfiroch, A. F. A. (2020). Analisis Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Pedesaan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(1), 16. https://doi.org/10.14710/jpki.15.1.16-21.

Published
2023-11-24
How to Cite
Saputri, M. E., Widiastuti, S., & Riyanti, R. (2023). Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat melalui Penyuluhan Gizi Seimbang sebagai Upaya Preventif Kejadian Diabetes Mellitus di Posbindu Pondok Terong Depok. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(4), 1203-1208. https://doi.org/10.37287/jpm.v5i4.2435