Edukasi Anemia pada Remaja di SMKS IT Raflesia Depok

  • Wiwin Nur Fitriani Politeknik Karya Husada
  • Indah Sri Wahyuni Politeknik Karya Husada
Keywords: anemia, edukasi, remaja

Abstract

Masalah anemia pada remaja perempuan perlu penanagan yang serius karena hal ini merupakan hal yang sangat penting demi masa depan remaja yang lebih baik. Prevalensi anemia pada remaja perempuan Anemia menyebabkan penderitanya mengalami keletihan, kelelahan dan lesu sehingga akan berdampak pada kreativitas dan produktivitas para remaja. Selain itu, anemia juga meningkatkan kerentanan penyakit pada saat dewasa serta melahirkan generasi yang bermasalah gizi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada remaja. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan materi dan menayangkan video tentang anemia pada remaja. Peserta yang hadir yaitu siswi SMKS IT Raflesia Depok sebanyak 49 siswi. Peserta terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan penyuluhan mulai dari pretest, pemberian materi sampai aktif bertanya pada sesi tanya jawab serta mengerjakan posttest. Evaluasi kegiatan penyuluhan dilakukan dengan memberikan pretes dan postes. Hasil dari kegiatan pretes diperoleh rata-rata nilai peserta adalah 58,36 dan rata-rata nilai postes adalah 100, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang anemia pada remaja, terdapat peningkatan pengetahaun siswi SMKS IT Raflesia Depok tentang anemia pada remaja.

References

Asmawati, N., Nurcahyani, I. D., Yusuf, K., Wahyuni, F., & Mashitah, S. (2021). Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Video Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Anemia Pada Remaja Putri SMPN 1 Turikale Tahun 2020: The Influence Of Contributors Uses Video Media Against Knowledge and Attitudes About Anaemia In Teenage Daughter SMPN 1 Turikale 2020. JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 13(2), Art. 2. https://doi.org/10.35473/jgk.v13i2.122

Kemenkes RI. (2018). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2019). Laporan Nasional RISKESDAS 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pemberian Tablat Tambah Darah (TTD) Pada Remaja Putri Pada Masa Pandemi Covid-19 Bagi Tenaga Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2021

Martina Pakpahan, dkk. (2021). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Yayasan Kita Menulis.

Nurmala, I., Rahman, F., Nugroho, A., Erlyani, N., Laily, N., & Anhar, V. Y. (2018). Promosi Kesehatan. Airlangga University Press.

Permendikbud RI No. 3. (2020). Standar Nasional Pendidikan Tinggi. https://usd.ac.id/lembaga/lpmai/wp-content/uploads/2021/04/Permendikbud-Nomor-3-Tahun-2020.pdf

Rahmawati, T. (2023). Penyuluhan Kesehatan Anemia pada Remaja dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Mencegah Kejadian Anemia. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 5(1), Art. 1. https://doi.org/10.36565/jak.v5i1.499

Sariwanti, J., Rokhani, S., & Sandi, D. F. (2016). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pencegahan Anemia (Studi Di MAN 5 JOMBANG). Jurnal Kebidanan, 4(1). https://doi.org/10.35874/jib.v8i1.251

WHO. (2022). World health statistics 2022: Monitoring Health for The SDGs, Sustainable Development Goals. World Health Organization. https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/356584/9789240051140-eng.pdf?sequence=1

Published
2023-12-01
How to Cite
Fitriani, W., & Wahyuni, I. S. (2023). Edukasi Anemia pada Remaja di SMKS IT Raflesia Depok. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(4), 1269-1274. https://doi.org/10.37287/jpm.v5i4.2434