Edukasi Deteksi Sub-Involusi Uteri Kepada Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Perdarahan Postpartum di Wilayah Puskesmas Binaus

  • Kristiani Desimina Tauho Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Rifatolistia Tampubolon Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Semirodia S. Henukh Puskesmas Binaus
  • Maya Miranthi Oematan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Ardilei Esau Mamalai Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Threceya Rambu Lika Handja Analolo Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya Wacana
Keywords: involusi, nifas, perdarahan, sub-involusi, uterus

Abstract

Sub-involusi uteri adalah penyebab terbanyak perdarahan postpartum sekunder. Diperlukan kemampuan untuk membuat keputusan yang tepat ketika menjumpai adanya tanda bahaya nifas seperti sub-involusi uteri sehingga ibu dapat memperoleh penanganan tepat waktu. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan solusi atas tingginya kematian ibu akibat perdarahan postpartum dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mendeteksi dan mencegah sub-involusi uteri secara dini. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk edukasi menggunakan metode ceramah, diskusi kasus secara berkelompok dan demonstrasi. Dua puluh tiga orang kader posyandu yang berasal dari 6 desa di wilayah Kecamatan Molo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan mengikuti edukasi ini. Evaluasi kegiatan dilakukan secara kualitatif dengan mengobservasi pelaksanaan proses pengabdian masyarakat dari awal hingga akhir. Berdasarkan observasi pengabdi pada proses pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa kader posyandu yang awalnya belum mengenal sub-involusi uteri dapat memberikan contoh serta mengidentifikasi tindakan yang perlu dilakukan ketika menemui ibu nifas dengan tanda-tanda sub-involusi uteri. Kader posyandu menunjukkan sikap positif untuk segera membantu ibu nifas dan keluarga dalam mencari pertolongan kesehatan. Peserta pengabdian masyarakat nampak aktif dan antusias dalam memberikan pendapat dalam setiap diskusi yang terjadi selama kegiatan berlangsung.

References

Harista, J. (2020). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Tanda Bahaya Masa Nifas di PMB Lismarini Palembang. Jurnal Masker Medika, 8(2), 263–267.

Kemenkes R1. (2020). Profil Kesehatan Indonesa 2019. In Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved from https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-indonesia-2019.pdf

Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020.

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.

Neno, S. G. N., Mau, D. T., & Rua, Y. M. (2021). Gambaran Pengetahuan Dan Peran Kader Dalam Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Halilulik Desa Naitimu Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu. Jurnal Sahabat Keperawatan, 3(01), 22–27. https://doi.org/https://doi.org/10.32938/jsk.v3i01.915

Okunlola, O., Raza, S., Osasan, S., Sethia, S., Batool, T., Bambhroliya, Z., … Hamid, P. (2022). Race/Ethnicity as a Risk Factor in the Development of Postpartum Hemorrhage: A Thorough Systematic Review of Disparity in the Relationship Between Pregnancy and the Rate of Postpartum Hemorrhage. Cureus, 14(6), e26460. https://doi.org/10.7759/cureus.26460

Say, L., Chou, D., Gemmill, A., Tunçalp, Ö., Moller, A.-B., Daniels, J., … Alkema, L. (2014). Global causes of maternal death: a WHO systematic analysis. The Lancet. Global Health, 2(6), e323-33. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(14)70227-X

Shiina, Y., Yamamoto, M., Sano, S., Gonai, Y., & Sakai, K. (2022). Clinical Complications Induced by Placental Site Subinvolution: Secondary-Type Hemorrhage after Delivery and Pseudo Aneurysms after Non-Traumatic Delivery may be Caused by Atony Of The Uteroplacental Artery. Journal of Women’s Health and Development, 05(04), 303–310. https://doi.org/10.26502/fjwhd.2644-28840102

Sriwulandari, Rahayu, R., & Inderawati, T. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang tahapan mobilisasi dini dengan terjadinya sub involusi uteri pada ibu nifas hari ke 1-7 di bps ny. Endah retno wagir kabupaten malang. Biomed Science, 7(2), 10–17.

Tauho, K. D., & Karwur, F. F. (2019). An Insight Into Maternal Death Caused by Postpartum Hemorrhage in Western Timor, Indonesia. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(1 SE-Articles), 1–10. https://doi.org/10.7454/jki.v22i1.675

Tjitra, E., & Budiarso, R. L. (1991). Kematian Maternal di Nusa Tenggara Timur. Bul. Penelit. Kesehat, 19(2), 37–45.

Wahyuni, N., & Nurlatifah, L. (2017). Faktor –Faktor Yang Mempengaruhi Proses Involusi Uterus Pada Masa Nifas Diwilayah Kerja Puskesmas Mandala Kabupaten Lebak Propinsi Banten Tahun 2016. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 4(2), 167–176. https://doi.org/10.36743/medikes.v4i2.83

Published
2023-12-06
How to Cite
Tauho, K., Tampubolon, R., Henukh, S., Oematan, M., Mamalai, A., & Analolo, T. (2023). Edukasi Deteksi Sub-Involusi Uteri Kepada Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Perdarahan Postpartum di Wilayah Puskesmas Binaus. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(4), 1275-1284. https://doi.org/10.37287/jpm.v5i4.2323