Pengolahan Inovasi Obat Tradisional dan Strategi Marketing Mix Sediaan Gummy Bawang Dayak

  • Rezqi Handayani Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Nurul Qamariah Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Dibyo Waskito Guntoro Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Keywords: gummy bawang dayak, obat tradisional, strategi pemasaran

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk menambah pengetahuan serta keterampilan para siswa/siswi SMK Muhammadiyah Palangkaraya dalam mengembangkan potensi lokal umbi bawang dayak sebagai bentuk pengembangan obat tradisional menjadi peluang usaha bagi satuan pendidikan. Tim bekerjasama dengan SMK Muhammadiyah Palangkaraya jurusan farmasi dengan sasaran 50 siswa/siswi. Pelatihan dilakukan selama kurang lebih dua bulan yang terdiri dari tiga tahapan pelatihan yaitu  pengolahan bahan baku obat yang terstandar, pengolahan obat tradisional umbi bawang dayak menjadi gummy, dan terakhir strategi pemasaran Segmentasi, Target dan Posisi (STP), serta bauran pemasaran (marketing mix).  Pada setiap tahapan akan dilakukan evaluasi kegiatan dengan memberikan Pretes dan Posttest kepada mitra. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengalaman dan ilmu siswa/siswi farmasi SMK Muhammadiyah Palangkaraya dalam mengelolah umbi bawang dayak menjadi gummy yang memiliki nilai jual yang tinggi dengan menganalisis penerapan strategi pemasaran yang tepat. Harapannya  produk olahan gummy umbi bawang dayak dapat menjadi peluang usaha bagi siswa/siswi.

References

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus disesase (Covid-19). Jakarta

Gardjito, M. (2018). Jamu Pusaka Penjaga Kesehatan Bangsa Asli Indonesia.Gadjah Mada University Press.

Illian, D. N., Siregar, E. S., Sumaiyah, S., Utomo, A. R., Nuryawan, A., & Basyuni, M. (2021). Potential compounds from several Indonesian plants to prevent SARS-CoV-2 infection: A mini-review of SARS-CoV-2 therapeutic targets. Heliyon, 7(1), e06001. tps://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e06001.

Kayser O, Masihi KN, Kiderlen FK. (2003). Review : Natural Products And Synthetic Compounds As Immunomodulators. Expret Rev Anti-infect Ther.2003;1(2):319-335.

Kementrian Kesehatan Indonesia. (2017). Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia. Jakarta.

Kementerian Luar Negeri. (2020). "Indonesian Government Successfully Repatriated 243 People From Wuhan China. Portal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia".

Kementerian Dalam Negeri. (2020). Pedoman Umum Menghadapi Pandemi Covid-19 Bagi Pemerintah Daerah, Pencegahan, Pengendalian, Diagnosis dan Manajemen. Jakarta

Kumar, S; Gupta P; Sharma S; Kumar D.(2011). "A review on immunostimulatory plants". Journal of Chinese Integrative Medicine. 9 (2): 117–28.

Masihi. (2001) Fighting Infection Using Immunomodulatory Agents. Expert Opinion on Biological Therapy. 2001;1(4):641-645.

Medicine, J. (1999). JAMU: an Indonesian herbal tradition with a long past a little known present a uncertain future. I 999.

Noorhidayah & Sidiyasa, K. (2005). Keanekaragaman tumbuhan berkhasiat obat di Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan. 2(2), 115 -128.

Puspadewi, R, Putranti Adirestuti, Rizka Menawati. (2013). Khasiat Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) sebagai Herbal Antimikroba Kulit. Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi, Des 2013, 1 (1), 31-37 5.

Sukandar E Y. (2006). Tren dan Paradigma Dunia Farmasi, Industri Klinik Teknologi Kesehatan. disampaikan dalam orasi ilmiah Dies Natalis ITB, http://itb.ac.id/focus/focus_file/orasi-ilmiah-dies-45.pdf.

WHO. (2003). Traditional medicine. http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs134/en/

Wijayakusuma H. (2008). Ramuan Lengkap Herbal Taklukkan Penyakit. Jakarta: Pustaka Bunda

Published
2023-06-15
How to Cite
Handayani, R., Qamariah, N., & Guntoro, D. (2023). Pengolahan Inovasi Obat Tradisional dan Strategi Marketing Mix Sediaan Gummy Bawang Dayak. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(2), 339-354. https://doi.org/10.37287/jpm.v5i2.1749