Penerapan Sustainable Feminime Hygiene pada Kejadian Keputihan

  • Pramukti Dian Setianingrum Program Studi Kesehatan Masyarakat, STIKes Surya Global Yogyakarta
  • Yeti Parida Program Studi Kesehatan Masyarakat, STIKes Surya Global Yogyakarta
Keywords: covid-19, edukasi, kebersihan area kewanitaan, keputihan

Abstract

Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) kini telah menjadi wabah pandemik di Indonesia. Penyebaran penyakit ini menyebabkan bencana bagi masyarakat hingga mengakibatkan kematian ribuan jiwa di seluruh dunia, tak terkecuali juga di Indonesia. Beberapa pencegahan penularan virus ini dapat dicegah dengan melakukan hal - hal yang sederhana seperti cuci tangan dengan baik dan benar, menerapkan etika saat batuk, serta menjaga kesehatan diri dan sistem kekebalan tubuh. Rekomendasi pemerintah setempat yang terus menghimbau gerakan PHBS serta keluarga yang memiliki kesepakatan bersama dalam gerakan hidup sehat menjadi kunci pencegahan penyebaran Covid-19 pada masa pandemik ini. Metode palaksanaan kegiatan ini dengan melakukan berupa penyuluhan kepada peserta kegiatan berjumlah 15 orang warga masyarakat Dusun Kuroboyo.  Pelaksanaan kegiatan penyuluhan pada masyarakat Dusun Tunjungan Caturharjo Pandak Bantul menunjukkan pengetahuan yang meningkat setelah dilakukan penyuluhan tentang PHBS di masa pandemi Covid-19. Terdapat perbedaan pengetahuan yang dimiliki sebelum dan sesudah pemberian edukasi  kesehatan tentang PHBS dimasa pandemi Covid-19. Kesimpulan yang didapatkan dari kegiatan penyuluhan ini adalah pengetahuan masyarakat tentang  perilaku hidup bersih sehat meningkat setelah dilakukan penyuluhan.

References

Ababa, M. 2013. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Cetakan Pertama. Jakarta: Ercon.
Ayu, H. K. (2010). Aplikasi praktis asuhan keperawatan keluarga. Jakarta: Sagung Seto.
Bahari,H. 2012.Cara Mudah Atasi Keputihan. Jogjakarta:BUKUBIRU
Clayton, C. (2013). Keputihan dan Infeksi Jamur Candida lain, Seri Kesehatan Wanita di dalam Getas. I Wayan, dkk.
Kusmiran, E. (2011). Kesehatan reproduksi remaja dan wanita. Jakarta: Salemba Medika
Manuaba, IBG. (2011). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC
Marhaeni, G. A. (2016). Keputihan pada wanita. Jurnal Skala Husada: The Journal of Health, 13(1).
Notoatmodjo, S. (2012). Pendidikan Kesehatan dan Perilaku Kesehatan Edisi 2012.Rineka Cipta.
Notoatmodjo,Soekidjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta
Nursalam, D. M. (2017). Metodologi penelitian ilmu keperawatan. jakara: salemba medika.
Purwanto. (2010). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Soetjiningsih, (2012) ASI Petunjuk untuk Tenaga Kesehatan. Jakarta: EGC.
Tjitraresmi, A Kusuma, S,A,F, Rusmiati D. (2010) Formulasi dan Evaluasi sabun cair anti keputihan dengan ekstrak etanol kubis sebagai zat aktif. Bandung : Penelitian DIPA Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran
Wulandari, A. (2011). Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid. Yogyakarta: ANDI
Yullianty R, Oriza N, (2018). Faktor yang berhubungan dengan Kejadian Keputihan pada Remaja Putri di SMA Darussalam Medan. Jurnal Bidan Komunitas. Vol. 1 No. 3 Hal142-151
Published
2022-06-28
How to Cite
Setianingrum, P., & Parida, Y. (2022). Penerapan Sustainable Feminime Hygiene pada Kejadian Keputihan. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(2), 355-360. https://doi.org/10.37287/jpm.v4i2.1192