Aroma Therapy pada Anak Usia Sekolah di Kampung Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman
Abstract
Keperawatan holistik merupakan ruh dari pelayanan kesehatan. Salah satu upaya yang digunakan untuk pelayanan holistik dalam keperawatan adalah penggunaan aroma therapy sebagai complementary therapy. Dalam era pandemi covid-19 ini, seluruh kegiatan sekolah dilakukan secara daring. Anak belajar secara mandiri di rumah dengan diberikan penugasan, sehingga kemungkinan akan meningkatkan stress pada anak. Stres yang terjadi dapat mempengaruhi kualitas hidup anak. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah di Kampung Nologaten. Metode yang digunakan berupa pendidikan kesehatan dengan ceramah. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan aroma therapy pada 10 anak usia sekolah di Kampung Nologaten didapatkan adanya peningkatan pengetahuan anak tengtang aroma therapy. Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan anak tentang aroma therapy dapat menjadi alternatif solusi bagi pengurangan stress pada anak, kedepannya dapat meningkatkan kualitas hidup anak.
References
Delaune, S. &. (2011). Fundamentals of Nursing: Standards and Practice. USA: Delmar, Cengage Learning.
Kutlu, A. E. (2008). Effects of aroma inhalation on examination anxiety. Teacing and Learning Nursing (2008) 3, 125-130.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Park, M. &. (2004). The effect of aroma inhalation method on stress responses of nursing students. Taehan Kanho Hakhoe Chi, 34 (2), 344-351.
Setyoadi, & Kushariyadi. (2011). Terapi Modalitas Keperawatan pada Klien Psikogeriatrik. Jakarta: Salemba Medika.
Snyder, M & Lindquist, R. (2002). Complementary/alternative therapies in nursing (4th ed). New York: Springer Publishing Company.



