Implementasi Metode Home Visit dalam Pendampingan Ibu Hamil dan Anak Baduta untuk Pencegahan Stunting

  • Catur Setyorini Program Studi DIII Kebidanan, STIKES Mamba’ul Ulum Surakarta
  • Anggi Febriani Program Studi DIII Kebidanan, STIKES Mamba’ul Ulum Surakarta
  • Indri Andriani Pratiwi Program Studi DIII Kebidanan, STIKES Mamba’ul Ulum Surakarta
Keywords: metode home visit, pendampingan, ibu hamil, anak baduta, stunting

Abstract

Pada tahun 2021 pemerintah telah meluncurkan strategi percepatan penurunan stunting dengan  pendekatan keluarga melalui pendampingan keluarga berisiko stunting dalam mencapai target sasaran yaitu calon pengantin/ calon pasangan usia subur, ibu hamil dan menyusui sampai setelah melahirkan serta anak usia 0-59 bulan. Mayoritas masyarakat belum memahami tentang stunting, serta masih ada anggapan bahwa stunting/ kerdil merupakan factor keturunan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan pemahaman serta peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan deteksi dini stunting.  Metode yang digunakan adalah melalui home visit dengan melakukan pendekatan masyarakat, observasi, wawancara, melakukan sosialisasi serta pendampingan. Hasil didapatkan informasi responden ibu hamil berdasarkan usia, pendidikan, dan gravida, responden baduta berdasarkan usia dan jenis kelamin. Kegiatan observasi didapatkan informasi tentang factor resiko dalam kehamilan dan baduta, sedangkan kegiatan sosialisasi dan pendampingan dilakukan secara aktif dan diikuti secara antusias oleh responden. Simpulan dapat menambah pemahaman ibu hamil dan ibu dengan baduta tentang pengertian, penyebab, resiko, gejala, pencegahan stunting, pentingnya ASI eksklusif serta pentingnya tablet Fe untuk mencegah anemia dalam kehamilan. Hal ini menjadi strategi efektif memberdayakan keluarga dalam meningkatkan kesiapan khususnya dalam pencegahan stunting.

References

Ali, Z., Saaka, M., Adams, A. G., Kamwininaang, S. K., & Abizari, A. R. (2017). The effect of maternal and child factors on stunting, wasting and underweight among preschool children in Northern Ghana. BMC Nutrition, 3(1). https://doi.org/10.1186/s40795-017-0154-2
Berawi, K. (2020). Pedoman Asupan dan Asuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan.
BKKBN. (2021). Panduan Pelaksanaan Pendampingan Keluarga dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting di Tingkat Desa/Kalurahan.
Dewi, E. R., Mubaroq, M. H., & Febriani, D. (2022). Penerapan Metode Door to Door dalam Pendampingan Gizi Balita Stunting. 5(2), 111–120.
Fauzi, M. (2020). Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Peran Tenaga Kesehatan dalam Menurunkan Kejadian Stunting. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 9–15. http://www.elsevier.com/locate/scp
Faye, C. M., Fonn, S., & Levin, J. (2019). Factors associated with recovery from stunting among under-five children in two Nairobi informal settlements. PLoS ONE, 14(4), 1–17. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0215488
Harahap, E. S. (2020). Analisis Faktor Ibu Dengan Kejadian Memiliki Anak Balita Stunting. Jurnal Medika Usada, 3(1), 27–51. https://doi.org/10.54107/medikausada.v3i1.57
Januarti, L. F., Abdillah, A., & Priyanto, A. (2020). Family Empowerment Model in Stunting Prevention Based on Family Centered Nursing. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 1797–1806. https://doi.org/10.30994/sjik.v9i2.536
Khoiriah, A., Kebidanan, D., & Siti Khadijah Palembang, S. (2020). Pemberian Tablet Zat Besi (Fe) Pada Ibu Hamil Di Posyandu Mawar Berduri Rt 05 Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Jakabaring Kota Pelembang Giving Iron Tablets (Fe) in Pregnant Mother in Posyandu Mawar Berduri Rt 05 Village Tuan Kentang Districts Jakabaring . Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 2(1), 1–8.
Lestari, E. D., Hasanah, F., & Nugroho, N. A. (2018). Correlation between non-exclusive breastfeeding and low birth weight to stunting in children. Paediatrica Indonesiana, 58(3), 123–127. https://doi.org/10.14238/pi58.3.2018.123-7
Oxy Handika, D. (2020). Keluarga Peduli Stunting Sebagai Family Empowerment Strategy Dalam Penurunan Kasus Stunting di Kabupaten Blora. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 685–692. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v4i4.3981
Puspita Sari, D. W., Yustini, M. D., Wuriningsih, A. Y., Kholidah, K., Khasanah, N. N., & Abdurrouf, M. (2021). Pendampingan pada Keluarga dengan Anak Berisiko Stunting di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Semarang. International Journal of Community Service Learning, 5(4), 282. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v5i4.41523
Quamme, S. H., & Iversen, P. O. (2022). Prevalence of child stunting in Sub-Saharan Africa and its risk factors. Clinical Nutrition Open Science, 42, 49–61. https://doi.org/10.1016/j.nutos.2022.01.009
Saleh, A., Syahrul, S., Hadju, V., Andriani, I., & Restika, I. (2021). Role of Maternal in Preventing Stunting: a Systematic Review. Gaceta Sanitaria, 35, S576–S582. https://doi.org/10.1016/j.gaceta.2021.10.087
Suranny, L. E., & Maharani, F. C. (2021). Mapping of Community Empowerment in Prevention Stunting in Kabupaten Wonogiri through “sego Sak Ceting.” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 887(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/887/1/012035
UNICEF/WHO/WORLD BANK. (2021). Levels and trends in child malnutrition UNICEF / WHO / World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates Key findings of the 2021 edition. World Health Organization, 1–32. https://www.who.int/publications/i/item/9789240025257
Wanimbo, E., & Wartiningsih, M. (2020). Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Kejadian Stunting Baduta (7-24 Bulan) Di Karubaga. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 6(1), 83. https://doi.org/10.29241/jmk.v6i1.300
WHO. (2018). Reducing stunting in children: equity considerations for achieving the Global Nutrition Targets 2025. https://www.who.int/publications/i/item/9789241513647%0AAccessed on 18th February 2022
Published
2022-06-28
How to Cite
Setyorini, C., Febriani, A., & Pratiwi, I. (2022). Implementasi Metode Home Visit dalam Pendampingan Ibu Hamil dan Anak Baduta untuk Pencegahan Stunting. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(2), 275-282. https://doi.org/10.37287/jpm.v4i2.1128