Peningkatan Kepatuhan Minum Oat pada Petani Tuberculosis melalui Penerapan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT)
Abstract
Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang masih banyak diderita masyarakat khususnya para petani di wilayah Pasuruan. Mycobacterium tuberculosis adalah penyebabnya, bakteri ini memiliki sifat tahan asam sehingga perlu pengobatan secara konsisten dan persisten dalam waktu yang relative lama. Banyaknya obat yang harus diminum secara rutin dengan jangka waktu yang lama seringkali membuat penderita jenuh, minum obat menjadi tidak rutin, melanggar jadwal dan bahkan tidak sedikit yang drop out. Proses penyembuhan menjadi tertunda bahkan beresiko terjadi resisten obat dan kuman dapat menyebar ke organ lain di luar paru bahkan tidak sedikit yang berakhir dengan kematian. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan melalui pemberian ceramah dan latihan spiritual emotional freedom technique sebagai upaya untuk mereduksi kebosanan minum obat anti Tuberculosis Instrument yang digunakan adalah leflet panduan prosedur spiritual emotional freedom technique. Subyek dalam kegaiatan ini adalah Petani penderita Tuberculosis di Desa Logowok, Warungdowo Pasuruan Jawa-Timur berjumlah 20 orang. Kegiatan ini diawali dengan penyampaian tujuan, ceramah dan diskusi seputar tuberkculosis dilanjutkan dengan praktik pelaksanaan spiritual emotional freedom technique. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaksanaan spiritual emotional freedom technique serta peningkatan kesanggupan untuk lebih patuh minum obat Tuberculosis sesuai jadwal. spiritual emotional freedom technique menjadi alternative terapi mengatasi kejenuhan minum obat pada penderita Tuberculosis.
References
Rafflesia, U. (2014). Model Penyebaran Penyakit Tuberkulosis (TBC). Gradien, 10(Vol 10, No 2 (2014): Juli 2014), 983–986. http://ejournal.unib.ac.id/index.php/gradien/article/view/225
Rauw, L. esther. (2015). Perbandingan Keuntungan Usahatani Padi Sawah Dengan Teknik Tanam Pindah Dan Teknik Tanam Benih Langsung Di Dumoga Utara Kabupaten Bolaang Mongondow. E-J Arotekbis, 2(1), 1–15.
Rofifah, D. (2020). Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2021. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Siregar, W. A., Murdy, S., & Saputra, A. (2015). Komparasi Usahatani Padi Sawah Sistem Tapin Dan Sistem Tabela Di Kecamatan Geragai Kebupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis, 18(2). https://doi.org/10.22437/jiseb.v18i2.2826
Sub Direktorat Tuberkulosis Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. (2019). Situasi TBC di Indonesia. Https://Tbindonesia.or.Id/. https://tbindonesia.or.id/informasi/tentang-tbc/situasi-tbc-di-indonesia-2/
Toha, M., Zuhroidah, I., & Sujarwadi, M. (2022). ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TBC DALAM MENGANTISIPASI PENULARAN PENYAKIT DI ERA PANDEMI COVID-19. Jurnal Keperawatan, 14(S1), 207–216. https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/80/54
World Health Organization. (2017). Global Tuberculosis Report 2017 Document WHO/HTM/TB/2017.23. Geneva. http://www.who.int/tb/publications/global_report/gtbr2017_main_text.pdf
Zainudin, & Faiz, A. (2015). Spiritual Emosional Freedom Technique (SEFT) for Healing, Success, Happiness, Greatness. Afzan Publishing.
Zuhroidah, I., Toha, M., & Sujarwadi, M. (2022). Efektifitas Tehnik Self Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Petani di Era Pandemi Covid 19. Jurnal Keperawatan, 14(3), 861–872.



