Skrining Ketajaman Visual pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri 065015 Kota Medan

  • Maita Sarah Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan Sumatera Utara
  • Basri Basri Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan Sumatera Utara
  • Martina Martina Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan Sumatera Utara
  • Dameria Br Ginting Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan Sumatera Utara
  • Mazly Astuti Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan Sumatera Utara
  • Dewi Astuti Pasaribu Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Kesehatan Sumatera Utara
Keywords: anak usia sekolah dasar, skrining, visus

Abstract

Gangguan visual pada mata anak usia sekolah dapat menyebabkan gangguan terhadap aktifitas, baik dalam proses pembelajaran maupun interaksi sosialnya sehingga dapat mempengaruhi perkembangan alamiah anak, baik dari intelegensia maupun perkembangan akademisnya. Untuk mengetahui secara dini, diperlukan skrining gangguan kesehatan mata pada anak usia sekolah dasar tersebut. Tujuan kegiatan ini untuk melakukan skrining gangguan ketajaman visual pada anak usia sekolah di SD Negeri 065015 dengan populasi 135 siswa dan sampel sebanyak 57 siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil skrining menunjukkan bahwa sebagian besar gangguan visual mata kanan anak usia sekolah berada dalam kategori baik yaitu 89,5%, sebagian kecil dalam kategori sedang dan buruk masing-masing 5,3%. Visus mata kiri sebagian besar dalam kategori baik (93,0%), sebagian kecil dalam kategori sedang dan buruk masing-masing 3,5%. Dapat disimpulkan bahwa visus mata siswa kebanyakan dalam kategori baik dalam kategori baik, walaupun ditemukan kategori sedang dan buruk. Disarankan pada kepala sekolah SD Negeri 065015 untuk bekerjasama dengan pihak Puskesmas Medan Tuntungan melakukan pemeriksaan mata secara rutin pada semua siswa, sehingga diketahui ketajaman mata anak dan dapat diketahui cara mengatasi masalah kesehatan mata anak.

References

Budiono, S. (2016). Buku Ajar Ilmu Kesehatan Mata (Cetakan 2). Surabaya: Airlangga University Press.
Darmawiyah, S., & Noventi, I. (2019). Ketajaman Penglihatan Pada Anak Usia Sekolah Dasar di RW 10 Desa Kramat Jegu Taman Sidoarjo. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(2), 82–89.
Fithriyana, R. (2019). Hubungan Durasi Bermain Vidio Game Dengan. 3(23), 11–18.
Gama, A. W. (2019). Skrining Pemeriksaan Tajam Penglihatan (Visus) Pada Siswa-Siswi Kelas V Sekolah Dasar Di Lingkup Kerja Puskesmas Matirodeceng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Alami Journal, 3(2), 30–35.
Gustian Sobry. (2017). Peran Smartphone Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak. 2(2), 24–29.
Ilyas, S. (2016). Ilmu Penyakit Mata (Cetakan 4). Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran UI.
Insani, Y. (2018). Hubungan Jarak Mata dan Intensitas Pencahayaan terhadap Computer Vision Syndrome. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 4(2), 153.https://doi.org/10.29241/jmk.v4i2.120.
Julita, J. (2018). Pemeriksaan Tajam Penglihatan pada Anak dan Refraksi Siklopegik: Apa, Kenapa, Siapa? Jurnal Kesehatan Andalas, https://doi.org/10.25077/jka.v7i0.771.
Kemenkes RI. (2017). Hasil Survei Kesehatan Indera Penglihatan dan Pendengaran 2013-2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
How to Cite
Sarah, M., Basri, B., Martina, M., Ginting, D. B., Astuti, M., & Pasaribu, D. (1). Skrining Ketajaman Visual pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri 065015 Kota Medan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat, 1(1), 303-308. Retrieved from https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/PSNPKM/article/view/680

Most read articles by the same author(s)