Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Anggota Keluarga yang di Rawat di Ruang ICU

  • Fazra Latifah Azzahra Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia
  • Arabta Malem Peraten Pelawi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia
  • Lina Indrawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra Indonesia
Keywords: icu, kecemasan keluarga pasien, komunikasi terapeutik perawat

Abstract

Komunikasi merupakan unsur yang dibutuhkan untuk melaksanakan proses keperawatan kepada keluarga pasien, dalam istilah kesehatan disebut komunikasi terapeutik. Komunikasi terapeutik perawat merupakan komunikasi yang dilakukan perawat dan pasien dalam menjalin komunikasi profesional perawat. Dengan berkomunikasi perawat dapat mendengarkan perasaan pasien maupun keluarganya dan menjelaskan prosedur tindakan keperawatan. Komunikasi terapeutik ini memegang peranan penting dalam membantu pasien memecahkan masalah yang dihadapi. Karena bertujuan untuk terapi kesembuhan maka komunikasi dalam keperawatan disebut komunikasi terapeutik. Ahli teori keperawatan telah menganjurkan penggunaan terapeutik diri sendiri untuk mengembangkan hubungan interpersonal dengan pasien yang mengarah pada proses kesembuhan dan kesehatan. Salah satu faktor yang dapat mengurangi perasaan cemas dalam keluarga adalah adanya dukungan informasi yang jelas dari staf medis berkaitan dengan penyakit pasien dan tindakan yang dapat diambil untuk keselamatan pasien. Perawat dapat berperan dalam mengurangi kecemasan yang dialami oleh keluarga pasien, hal ini bisa dilakukan dengan teknik komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat ICU Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Di Rumah Sakit Rawalumbu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu keluarga pasien yang berjumlah 62 keluarga pasien. Sampel dalam penelitian ini yaitu 62 keluarga pasien. Teknik pengumpulan data menggunakan metode Non Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling. Hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa dari 62 responden, sebanyak 25 responden (40,3%) mengatakan komunikasi terapeutik perawat ICU baik dan sebagian keluarga pasien mengalami kecemasan ringan sebanyak 23 responden (37,1%) dan nilai P Value sebesar 0,000 < nilai α (0,05). Dapat disimpulkan ada hubungan komunikasi terapeutik perawat ICU dengan tingkat kecemasan keluarga di Rumah Sakit Rawalumbu.

References

Anadiyanah. (2021). Gambaran Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Di Ruangan Icu Rsud Dr. H Ibnu Sutowo Baturaja. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 10–27.

Beesley, S. J., Hopkins, R. O., Holt-Lunstad, J., Wilson, E. L., Butler, J., Kuttler, K. G., .Hirshberg, E. L. (2018). Acute Physiologic Stress and Subsequent Anxiety Among Family Members of ICU Patients. Crit Care Med.

Harlina, & Aiyub. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Yang Dirawat Di Unit Perawatan Kritis. JIM FKep, 3(3), 192–200.

Haryati, C. (2019). Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Di Ruang Intensive Care Unit Rumah Sakit Paru Dr. Ario Wirawan Salatiga. Hubungan Komunikasi Terapeutik Di Rs Paru Dr Ario.

Heni, H., & Marlaena, A. G. (2018). Hubungan Komunikasi Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Anggota Keluarga Pada Pasien Yang Dirawat Di Intensif Care Unit Rsud Majalengka Tahun 2017. Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka, 6(1), 11–20. https://doi.org/10.51997/jk.v6i1.2

Hoffmann, 2009, & AAmaral, G. (2009). Pengertian Komunikasi Terapeutik. Acta Universitatis Agriculturae et Silviculturae Mendelianae Brunensis, 369(1), 1689–1699. http://dx.doi.org/10.1016/j.jsames.2011.03.003%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.gr.2017.08.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.precamres.2014.12.018%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.precamres.2011.08.005%0Ahttp://dx.doi.org/10.1080/00206814.2014.902757%0Ahttp://dx.

husna. (2017). komunikasi terapeutik perawat.

Irine. (2020). No Title. Komunikasi Terapeutik Kegunaan Dan Fungsi.

Lishani, N. A., & Jannah, S. R. (2018). Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Stroke Di Rumah Sakit the Anxiety Levels of Stroke Patients’ Family in Hospital. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, III(3).

Mulyadi, Kallo, V. D., & Tumbuan, F. C. (2019). Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Pasien Tingkat Kepercayaan Keluarga Pasien Di Intensive Care Unit ( Icu ) Rsu Gmim Kalooran Amurang. E-Journal Keperawatan (e-Kp), 5(1), 1–6.

Nafdianto, A., & Armiyadi, M. (2016). Komunikasi Terapeutik Dan Kecemasan Keluarga Di Ruang Icu Rstk-Ii Kesdam-Im Banda Aceh Communication Therapeutic and Anxiety Family in the Icu Rstk-Ii Kesdam-Im Banda Aceh. 6.

Oktavia, N., Nurhalimah, H., Alam, I., Adi, P., & Arunita, Y. (2022). Kecemasan Remaja Selama Pandemi Covid-19. Journal Ilmu Keperawatan, 5(2), 329–336.

priyoto. (2017). Komunikasi dan Sikap Empati dalam Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Putra, A. A. P. (2021). Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Pasien Di Ruang Intensive Care Unit ( Literature Review ) Pasien Di Ruang Intensive Care Unit. 163.

Retnaningsih, D. (2018). Hubungan Komunikasi Perawat dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien di Unit Perawatan Kritis. Jurnal Keperawatan Soedirman, 11(1), 35. https://doi.org/10.20884/1.jks.2016.11.1.638

Rezki, I. M., Lestari, D. R., & Setyowati, A. (2017). Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Di Ruang Intensive Care Unit. Dunia Keperawatan, 4(1), 30. https://doi.org/10.20527/dk.v4i1.2538

Safariyah, E., Tara, I. D., & Kusdayani, M. (2020). Correlation Between Nurse Therapeutic Communication and Anxiety Levels of Patients’ Families in the ICU of X Regional General Hospital, Sukabumi. 27(ICoSHEET 2019), 429–433. https://doi.org/10.2991/ahsr.k.200723.109.

Published
2024-03-04
How to Cite
Azzahra, F., Pelawi, A. M. P., & Indrawati, L. (2024). Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Anggota Keluarga yang di Rawat di Ruang ICU. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(4), 1639-1646. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i4.2928

Most read articles by the same author(s)