Gambaran Derajat dan Lama Kejadian Shivering pada Pasca Anestesi Umum di Ruang Pemulihan

  • Ony Sandra Dewi Fakultas Kesehatan, Universitas Harapan Bangsa
  • Septian Mixrova Sebayang Fakultas Kesehatan, Universitas Harapan Bangsa
  • Eza Kemal Firdaus Fakultas Kesehatan, Universitas Harapan Bangsa
Keywords: derajat, lama kejadian, post anesthetic shivering (pas)

Abstract

Setiap pembedahan akan dilakukan anestesi dengan tahapan pre anestesi, intra anestesi dan yang terakhir pasca anestesi. Periode pemulihan pasca anestesi dikenal sebagai waktu dengan risiko tinggi untuk terjadinya komplikasi dan salah satu komplikasi yang sering terjadi setelah menjalani anestesi berupa kejadian shivering. Mengetahui Gambaran Derajat dan lama kejadian Shivering pada pasca Anestesi Umum di Ruang Pemulihan RSAU dr. M. Salamun. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Teknik sampling dengan Total Sampling. Adapun jumlah sampel sebanyak 40 orang dan dilakukan analisis kepada seluruh sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan pemberian kuesioner kepada seluruh sampel yang akan dilakukan tindakan anestesi umum. Usia responden paling banyak dengan kategori dewasa awal sejumlah 13 pasien (32,5%), Jenis kelamin responden paling banyak adalah perempuan sejumlah 28 pasien (70%), Indek masa tubuh mayoritas dengan kategori normal sejumlah 25 pasien (62,5%) dan lama operasi mayoritas dengan kategori sedang 1-2 jam sejumlah 28 pasien (70%). Pasien anestesi umum mengalami shivering sejumlah 16 pasien (40%) dan Kejadian shivering mayoritas pada menit ke 10 sejumlah 8 pasien (20%)

References

Arisman, D. (2015). Buku Ajar Ilmu Gizi. In Jakarta: EG

Brunner & Suddarth. (2015). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, Edisi 8 Vol. 3. EGC. Jakarta

Budiono, U. (2015). Meperidin, ketamin dan klonidin efektif untuk terapi menggigil pada Sectio Secaria dengan anestesi spinal. Jurnal Anestesiologi Indonesia, 120-132

Dawson, J., & Jones, M. (2016). The principles of anaesthesia. Surgery. 34(2), 74–78.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Instrumen evaluasi penerapan standar asuhan keperawatan di rumah sakit. Kemenkes RI. Jakarta

Fatoni. (2019). Perbandingan Efek Pemberian Ondansetron dan Petidin Intravena untuk Mencegah Menggigil Pasca Anestesi Umum. Jurnal Anestesiologi Indonesia

Hidayah, E. S., Khalidi, M. R., & Nugroho, H. (2021). Perbandingan Insiden Shivering Pasca Operasi dengan Anestesi Umum dan Anestesi Spinal di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Sains dan Kesehatan, III, 525-530

Irawan, D. (2018b). Kejadian Menggigil Pasien Pasca Seksio Sesarea dengan Anestesi Spinal yang Ditambahkan Klonidin 30 mcgIntratekal di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Indonesia. Jurnal Kesehatan Melayu, 1(2),88.https://doi.org/10.26891/jkm.v1i2.2018.88-92

Irianto, P.(2017). Pedoman Gizi Lengkap Keluarga dan Olahragawan. Yogyakarta : CV. Andi Offset

Linasih, H. A., Donsu, J. D. T., & Prayogi,A. S. (2018). Hubungan Jumlah Perdarahan Intra Operasi Dengan Kejadian Shivering Pasca Operasi Pada Pasien Dengan Spinal Anestesi Di Rsud Sleman. 2–3.

Lopez, M. B. (2018). Postanaesthetic shivering – from pathophysiology to prevention. Romanian Journal of Anaesthesia and Intensive Care, 25(1), 73– 81. https://doi.org/10.21454/rjaic.7518.251.xum

Marwoto, P. (2013) Anestesi Lokal/Regional. Anestesiologi 2 Bagian Anestesiologi dan terapi intensif FK UNDIP/RSUP Dr. Kariadi. Semarang: PERDATIN

Mashitoh, D., Mendri, N. K., & Majid, A. (2018). Lama Operasi Dan Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi. Journal of Applied Nursing (Jurnal Keperawatan Terapan), 4(1),14.https://doi.org/10.31290/jkt.v(4)i(1)y(2018).page:14-200

Millizia, A., Sayuti, M., Nendes, T. P., & Rizaldy, M. B. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Postoperative Nausea and Vomiting pada Pasien Anestesi Umum di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara. AVERROUS: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 7(2), 13. https://doi.org/10.29103/averrous.v7i2.5391

Morton RE, Wheatley R, Minford J(2013): Respiratory tract infection due to direct and reflux aspiration in children with severe neurodisability. Dev Med Child Neurol 41:329.PMID: 10378759

Mulyandari,R (2020). Hubungan Lama Bedah Abdomen Dengan Kejadian Shivering Pasca General Anestesi Di Ibs Rsud Wates Kulonprogo. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Muzaki, M. (2022). Hubungan Usia Dengan Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi Di Recovery Room Rsud Dr. Soedirman Kebumen.

Nurkacan, A., Chandra, S., & Nugroho, A. M. (2013). Keefektifan Mengurangi Insiden Menggigil Pascaanestesia : Perbandingan antara ajuvan Fentanyl 25 mcg intratekal dengan ajuvan Sufentanyl 2 , 5 mcg intratekal pada pasien Seksio Sesarea dengan Anestesia Spinal. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 1–70.

Oswari, E. (2015). Bedah dan perawatannya. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Pramono, A. (2015). Buku Kuliah Anestesi. Penerbit EGC, Jakarta.

Prasetyo, U. S., Sugeng, & Ratnawati, A. (2017). Hubungan Oksigenasi dengan Kejadian Shivering Pasien Spinal Anestesi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Jurnal Teknologi Kesehatan, 13(1), 1–4.

Press, (2015). General Anesthesi. http://emedicine.medcape.com/article/1271543

Rahmawati, Sri. (2020). Hubungan Kadar Trombosit dengan Kejadian Shivering pada Pasien Post Spinal Anestesi di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro. Jurnal Keperawatan 4 (2)

Sabiston, D. C. (2011). Buku Ajar Bedah. Jakarta : EGC

Singh, SN., Sah, BP., Ghimire, A ., Prasad, JN ., Baral, DD (2012) Comparisons of tramadol with pethidine for prevention of post anaesthetic shivering in elective abdominal surgery. Health Renaissance; Vol 10 (No.3);220-223

Sjamsuhidajat R, De jong (2017). Buku ajar ilmu bedah. Edisi ke-5. Jakarta: EGC

Supariasa. (2016). Penilaian Status Gizi. Jakarta: ECG.

Supriady, A., Nasution, A. H., & Ihsan, M. (2018). Efek Aminophylline Intravena untuk Mempercepat Waktu Pulih Sadar Pasca General Anestesi pada Pasien Pembedahan Laparatomi dengan Menggunakan Bispectral Index di RSUP Haji Adam Malik Medan. Universitas Sumatera Utara.

Syauqi, D., Purwandari, H., & Priyono, D. (2019). Hubungan Lama Operasi Dengan Terjadinya Shivering Pada Pasien Operasi Dengan Anestesi Spinal Di Kamar Operasi Rsud Nganjuk. Jurnal Sabhanga, 1(1), 74–82

Tantarto,T.(2016).Angka Kejadian dan Karakteristik Menggigil Pascaoperasi di Ruang Pemulihan COT RSHS.Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung,

Widiyono, W., Suryani, S., & Setiyajati, A. (2020). Hubungan antara Usia dan Lama Operasi dengan Hipotermi pada Pasien Paska Anestesi Spinal di Instalasi Bedah Sentral. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah 3 (1), Mei 2020, 1-76. ISSN 2338-2058 (print), ISSN 2621-2986 (online)

Yunita (2021) Faktor Yang Memengaruhi Shivering Pada Pasien Operasi Di Recovery Room Instalasi Bedah Sentral Rsd Dr. Soebandi Jember. Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember.

Published
2024-02-01
How to Cite
Dewi, O. S., Sebayang, S. M., & Firdaus, E. K. (2024). Gambaran Derajat dan Lama Kejadian Shivering pada Pasca Anestesi Umum di Ruang Pemulihan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(3), 1281-1290. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i3.2608