Gambaran Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi Usia Produktif (15-59 Tahun)

  • Gabriel Mane Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Helena Kidi Labot Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Antonia Rensiana Reong Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan St. Elisabeth Keuskupan Maumere
  • Devilda Odilia Dua Neang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan St. Elisabeth Keuskupan Maumere
Keywords: hipertensi, tingkat kecemasan, usia produktif (15-59 tahun)

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang dapat menyerang semua tingkatan usia baik orang muda, kaum dewasa, maupun lansia. Menurut World Health Organization (2013) di seluruh dunia sebanyak 1 milyar orang menderita tekanan darah tinggi dan diperkirakan pada tahun 2025 mencapai 1,5 milyar orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 25,8% adalah yang berusia produktif. Kecenderungan peningkatan prevalensi hipertensi pada kelompok usia produktif disebabkan oleh kesibukan dan gaya hidup yang tidak teratur. Hipertensi seringkali menimbulkan kecemasan pada penderitannya dan mengakibatkan komplikasi seperti stroke, gagal jantung, dan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan penderita hipertensi pada usia produktif(15-59 tahun) di Desa Wuliwutik, kecamatan Nita, Kabupaten Sikka. Rancangan Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskripsi dengan menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi usia produktif (15-59 Tahun) yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuisioner yang terdiri dari 14 pertanyaan. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat. Dari 35 responden yang diteliti, yang tidak ada kecemasan 0 (0%), kecemasan ringan 9 (26%), kecemasan sedang 14 orang (40%),

kecemasan berat 12 orang (34%) dan kecemasan panik 0 (0%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 9 responden (26%) mengalami kecemasan ringan; 14 responden (40%) mengalami kecemasan sedang; 12 kecemasan berat(34%). Dari hasil penelitian tersebut diharapkan penderita hipertensi harus lebih memperhatikan pola makan, olah raga secara teratur, selalu berpikiran positif agar tidak terjadi kecemasan.

References

Artaria, M. D. (2016). Dasar Biologis Variasi Jenis Kelamin, Gender, dan Orientasi Seksual" hal.

BioKultur, 2, 157–165.

Asih, Nilu Gede Yasmin, Christantie Effendy. 2004. KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH. Penerbit : Buku Kedokteran EGC

Bashir, A., & Muhammad, H. T. K. (2015). Persepsi seseorang dalam memilih pekerjaan sebagai dosen perguruan tinggi negeri di Indonesia. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Sriwijaya, 13(3), 397–412.

Bintari Fajar, Kurnianingtyas, Suyatno, M. I. K. (2017). Nofaktor risiko kejadian hipertensi pada siswa sma di kota semarang tahun 2016 Title. JJurnal Kesehatan Masyarakat, 5(April).

Efendi, H., & Larasati, T. A. (2017). Dukungan keluarga dalam manajemen penyakit hipertensi. Jurnal Majority, 6(1), 34-40

Garnadi, Dr Yudi. 2012. Hidup Nyaman Dengan Hipertensi. Edisi-1. Penerbit : PT AgroMedia Pusaka Hanifah, M., Yusuf Hasan, B., Nanda Noor, F., Tatang Agus, P., & Muhammad, R. (2020). Kajian jenis

kecemasan masyarakat cilacap dalam menghadapi pandemi covid 19. Kajian Jenis Kecemasan Masyarakat Cilacap Dalam Menghadapi Pandemi Covid.

Jubaedah, & Pratiwi, A. (2021). Kemampuan koping dengan tingkat kecemasan klien. 7(2), 99–106.

Khairunniza, Susanto, Edy, A. N. (2020). Hubungan kebiasaan merokok terhadap penyakit tidak menular. 2017–2020.

Nuraini, B. (2015). Risk factors of hypertension. 4, 10–19.

Pebriyani, U., Triswanti, N., Prawira, W. F., & Pramesti, W. (2022). Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Angka Kejadian Hipertensi Pada Usia Produktif Di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Relationship Between Stress Level And The Event Of Hypertension At Productive Age At Kedaton Public Health Center , Bandar Lampung. 12, 261–267.

Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Departemen Kesehatan. 1993. Penerbit : Buku Kedokteran EGC.

RD. HALIM, A. S. (2022). studi restrospektif gaya hidup dan kejadian hipertensi pada usia produktif retrospective study of lifestyle andincidenceofhypertension in productive age. 10(1), 121–128.

Remaja, P., Gresik, D. I., Imron, A., & Sos, S. (n.d.). Memanfaatkan Usia Produktif dengan Usaha Kreatif Industri Pembuatan Kaos pada Remaja. 1–6.

Sari, E. P. (2017). Faktor Yang Mempengaruhi Bullying Pada Anak Usia Sekolah Di Sekolah Dasar Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Idea Nursing Journal, 8(3), 1–10.

Shaumi, N. R. F., & Achmad, E. K. (2019). Kajian literatur: faktor resiko hipertensi pada remaja di Indonesia. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 29(2), 115-122.

Tri, Y., & Arum, G. (2019). higeia journal of public health. 3(3), 345–356.

Wahyudi, I., Bahri, S., & Handayani, P. (2019). Aplikasi Pembelajaran Pengenalan Budaya Indonesia.

V(1), 135-138

Published
2025-06-30
How to Cite
Mane, G., Labot, H. K., Reong, A. R., & Neang, D. O. D. (2025). Gambaran Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi Usia Produktif (15-59 Tahun). Journal of Language and Health, 6(2), 319-326. https://doi.org/10.37287/jlh.v6i2.6983