Analisis Penerapan Tehnik Relaksasi Genggam Jari dan Nafas dalam untuk Menurunkan Nyeri Akut pada Pasien Hipertensi: Studi Kasus

  • Muhammad Al-Amin R. Sapeni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mayapada
  • Yeni Suryani STIKes Mitra Keluarga
  • Tri Ayu Yuniyanti Poltekkes Kemenkes Maluku
  • Suwardha Yunus STIKes Graha Edukasi
  • Irawati Anwar STIKes Graha Edukasi
  • Iwan Iwan STIKes Graha Edukasi
Keywords: hipertensi, relaksasi genggam jari, relaksasi nafas dalam

Abstract

Pada umumnya ketika seseorang yang mengalami hipertensi dan memiliki salah satu tanda akan muncul seperti sakit kepala dan tengkuk terasa nyeri. Salah satu tindakan yang dapat menurunkan tekanan darah yaitu teknik relaksasi genggam jari. Tehnik ini memberikan stimulus atau rangsangan pada titik-titik meridian tubuh dengan menggunakan jari-jari tangan yang bertujuan untuk mempengaruhi organ tubuh tertentu dengan mengaktifkan aliran energi tubuh dan sirkulasi darah menjadi lancar. Tujuan: penelitian ini untuk melakukan analisa terhadap kasus pasien hipertensi dengan intervensi tehnik relaksasi genggam jari dan nafas dalam di Rumah Sakit X di Jakarta. Metode: Desain penelitian ini menggunakan studi kasus(case study). Subyek yang di gunakan yaitu 3 responden yang menderita hipertensi. Pengumpulan data menggunakan hasil wawancara dan rekam medis pasien. Analisa data menggunakan tehnik deskriptif dan naratif. Hasil: Dalam studi kasus ini karakteristik responden satu berjenis kelamin perempuan dan 2 responden berjenis kelamin laki-laki.denagn rentang usia 41-50 tahun,dan didapatkan hasil penerapan menunjukan bahwa setelah di lakukan penerapan relaksasi nafas dalam selama 3 hari, terjadi penurunan tingkat nyeri pada pasien dengan hipertensi. Kesimpulan: Tindakan relaksasi genggam jari dan nafas dalam efektif untuk menurunkan nyeri pada pasien hipertensi. Pada penderita hipertensi hendaknya dapat melakukan relaksasi ini secara mandiri untuk mengontrol rasa nyeri.

References

Atmaza, A. A. (2019). Analisisi Praktik Klinik Keperawatan Pada Pasien Hipertensi Dengan Intervensi Inovasi Murottal Al Quran Dan Aroma Terapi Mawar Pada Pasien Hipertensi Untuk Penurunan Tekanan Darah Di Ruang Igd Rsud Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Basri, M., Rahmatia, S., K, B., & Oktaviani Akbar, N. A. (2022). Relaksasi Otot Progresif Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11, 455–464. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i2.811

Candra, Sulistyo, W., & Isti, S. (2018). Perbedaan Pemberian Buklet Hipertensi dan Pendampingan Keluarga pada Perubahan Asupan Makan dan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Puskesmas Gondokusuman [Poltekes Kemenkes Yogyakarta]. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/517/

Dewi, S. S. C., Purwono, J., & Prakarti, A. T. (2022). Penerapan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Kec. Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda, 2(1), 535–544.

Dipayani, N. M. A., Ratnasari, F., & Pratiwi, A. (2022). Terapi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan, 1(2), 1–6.

Evrianasari, N., & Yosaria, N. (2019). Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Nyeri Postsectio Caesarea. Jurnal Kebidanan Malahayati, 5(1), 86–91. https://doi.org/10.33024/jkm.v5i1.802

Fadillah, N. A., Riana, R., Rahman, F., Ayuningtias, S. S., & Susanto, W. E. (2022). Pembentukan Kader Hipertensi Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemantauan Kejadian Hipertensi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 714. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i2.8577

Handayani, K. P. (2020). Efek Relaksasi Genggam Jari Terhadap Tekanan DarahPasien Hipertensi. Jurnal Penelitian Keperawatan, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.32660/jpk.v6i1.442

Hernawan, T., & Rosyid, F. N. (2017). Pengaruh Senam Hipertensi Lansia terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia dengan Hipertensi di Panti WredaDarma Bhakti Kelurahan Pajang Surakarta. Jurnal Kesehatan, 10(1), 26.https://doi.org/10.23917/jurkes.v10i1.5489

Husain, M. P. S. F. (2022). Hubungan Tingkat Stress Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Lansia. 1(4), 543–552.

Mubarak. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar (Buku 1) (1st ed.). SalembaMedika.

Muhammad, A. (2013). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas DalamTerhadapPenurunan Tingkat Nyeri pada Pasien Post-Operasi Appendisitis di RuangBedah RSUP Prof. Dr. Hi. Aleoi Saboe Kota Gorontalo. 1.

Musakkar, & Djafar, T. (2021). Promosi Kesehatan: Penyebab Terjadinya Hipertensi. Pena Persada.

Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan (Rineka Cip).

Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis (Edisi 5). Salemba Medika.

PPNI. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia edisi 1 (1st ed.). DPP PPNI.

Rahmah. (2021). Perbedaan Teknik Relaksasi Napas Dalam Dan Genggaman Jari Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Dengan Spinal Anestesi Di Rsud Bendan Kota Pekalongan. Poltekes Kemenkes Jogja.

Published
2024-12-30
How to Cite
R. Sapeni, M., Suryani, Y., Yuniyanti, T. A., Yunus, S., Anwar, I., & Iwan, I. (2024). Analisis Penerapan Tehnik Relaksasi Genggam Jari dan Nafas dalam untuk Menurunkan Nyeri Akut pada Pasien Hipertensi: Studi Kasus. Journal of Language and Health, 5(3), 1441-1446. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i3.5411