Analisa Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam untuk Menurunkan Nyeri Otot pada Pasien dengan Dengue Hemoragic Fever: Studi Kasus

  • Muhammad Al-Amin R. Sapeni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mayapada
  • Nurmaini Nurmaini STIKes Mitra Keluarga
  • Irawati Anwar STIKes Graha Edukasi
  • Asrifah Suardi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiawanan Sosial
  • Muhammadong Muhammadong Akademik Keperawatan Yapenas 21
  • Sartika Lukman Akademik Keperawatan Yapenas 21
Keywords: DHF, nyeri akut, relaksasi nafas dalam

Abstract

Nyeri akut menjadi salah satu gejala klinis yang ditemukan pada penyakit DHF dan berpengaruh terhadap derajat keparahan DHF. Terapi non farmakalogis yang dapat mengurangi nyeri salah satunya adalah relaksasi nafas dalam. Relaksasi otot progresif dapat menurunkan nyeri dengan merelaksasikan ketegangan otot yang dapat menunjang nyeri. Tujuan: Penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners ini adalah untuk mengetahui penerapan tekhnik relaksasi nafas dalam untuk menurunkan nyeri pada pasien dengan Dengue Haemoragic Fever di RS X Kota Bekasi. Metode: penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif, dengan rancangan studi kasus yaitu mendeskripsikan gambaran penerapan tekhnik relaksasi nafas dalam untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien DHF di Rumah Sakit X. Pengumpulan data menggunakan hasil wawancara dan rekam medis pasien. Analisa data menggunakan tehnik deskriptif dan naratif. Hasil: hasil ini menunjukkan masalah keperawatan utama adalah nyeri akut dan penerapan inervensi inovasi adalah tekhnik relaksasi nafas dalam. Semua pasien mengalamai penurunan intensitas nyeri setelah dilakukan intervensi Kesimpulan: tekhnik relaksasi nafas dalam terbuki efektif untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien.

References

Bakhtiar, R., Kusratmoko, E., Drs, M. S., Kartono, H., Penduduk, K., & Penelitian, B. (2013). Kerentanan Wilayah Terhadap Penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Kabupaten Sleman Place Vulnerability to Dengue Hemorrhagic Fever ( DHF ) in Sleman Regency Abstract Dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti . ( Depkes RI , 1998 ). Penyakit . 86.

Fentia Lia, Juwita Ratna, S. M. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Demam Berdarah Dengue. Kesehatan Maharatu, 2(2), 71–85. http://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/

Frida. (2019). Mengenal Demam Berdarah Dengue. Alprin.

Hartanti, R. D. (2016). Terapi Relaksasi Napas dalam Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK), 9(1). Maret 2016 ISSN 1978- 3167. Jurnal Ilmiah Kesehatan, IX(1). https://media.neliti.com/media/publications/97268-ID-terapi-relaksasi-napas- dalam-menurunkan.pdf

Kardiyudiana, N. K., & Susanti, B. A. (2019). Keperawatan Medikal Bedah 1 (1st ed.). PT. PUSTAKA BARU.

Masnina, R., & Setyawan, A. B. (2018). Terapi Relaksasi Nafas Mempengaruhi

Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Lansia Dengan Hipertensi. Jurnal Imu Dan Teknologi Kesehatan, 5(2), 119–128.

Masriadi. (2017). Epidemiologi Penyakit Menular. Rajawali Pers.

Mayela, P. S., Siauta, J. A., & Carolin, B. T. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Pada Balita Factors Associated With the Incidence of Dengue Hemorrhagic Fever in Toddlers I N F O a R T I K E L Abstrak. 90–96.

Mubarak. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar (Buku 1) (1st ed.). Salemba Medika.

Muhammad, A. (2013). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas DalamTerhadapPenurunan Tingkat Nyeri pada Pasien Post-Operasi Appendisitis di RuangBedah RSUP Prof. Dr. Hi. Aleoi Saboe Kota Gorontalo. 1.

Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis (Edisi 5). Salemba Medika.

Pertiwi, D. L. (2022). Asuhan Keperawatan Pada Tn. H Dengan Diagnosa Medis Dengue Hemoragic Fever (DHF) Di Ruang C2 RSPAL Dr. Ramelan Surabaya. Demam Berdarah Dengue, 1.

PPNI. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia edisi 1 (1st ed.). DPP PPNI. Rahmawati. (2019). Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Post

Sulistyo, A. (2013). Konsep Dan Proses Keperawatan Nyeri (2nd ed.). Ar-Ruzz.

Wardani. (2015). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam sebagai Terapi Tambahan terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Tingkat 1 (Studi Kasus di Instalasi Rawat Jalan Poli Spesialis Penyakit Dalam RSUD Tugurejo Semarang). Public Health Science Department, 1(55). https://lib.unnes.ac.id/20368/1/6411411062-S.pdf

Widyorini, P., Wahyuningsih, N. E., & Murwani, R. (2016). Faktor Keberadaan Breeding Place dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(5), 94–99.

Zulaikha, A. P., Widyanto, A., & Widiyanto, T. (2019). Efektivitas Berbagai Konsentrasi Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium Aromaticum, L.) Sebagai Repellent Terhadap Daya Hinggap Nyamuk Aedes aegypti. Buletin Keslingmas, 38(3), 297–304. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v38i3.5399

Published
2024-12-30
How to Cite
R. Sapeni, M. A.-A., Nurmaini, N., Anwar, I., Suardi, A., Muhammadong, M., & Lukman, S. (2024). Analisa Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam untuk Menurunkan Nyeri Otot pada Pasien dengan Dengue Hemoragic Fever: Studi Kasus. Journal of Language and Health, 5(3), 1447-1452. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i3.5408