Optimalisasi Hasil Empon-Empon Guna Meningkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat

  • Parmadi Sigit Purnomo Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta
  • Istika Dwi Kusumaningrum Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta
  • Sri Setyowati Program Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta
Keywords: empon-empon, masyarakat, nilai ekonomi, optimalisasi

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan bencana kesehatan dan juga sektor ekonomi. Seiring dengan adanya masa pandemic yang memberikan dampak positif dan negative pada sector pengrajin empon-empon. Di awal Covid-19 pengelolaan dan penjualan empon-empon yang merosot, maka sangat penting untuk memberikan pandangan yang cerah pada para pengrajinnya agar dapat mengoptimalisasikan pendapat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu pengrajin empon-empon di Bantul Yogyakarta mampu mengelola hasil panen atau pasca panen dengan baik dan benar dan mampu melakukan penjualan secara online. Kegiatan ini dilakukan mulai bulan September 2021. Sasaran adalah para pengrajin empon-empon di wilayah Dlingo Bantul Yogyakarta sejumlah 37 orang. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah edukasi dan pelatihan pengelolaan hasil panen serta penjualan online. Hasil kegiatan pengabdian dapat berjalan dengan baik, semua peserta undangan kegiatan hadir dan antusias mengikuti pelatihan yang dilakukan. Pengrajin empon-empon telah paham dan dapat melakukan pengelolaan empon-empon dengan teknik yang lebih baik yaitu bersih dan tahan lama. Dalam pelatihan penjualan secara online telah dilakukan pengenalan dan pelatihan penjualan online di media social. Maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertema optimalisasi hasil empon-empon guna meningkatkan nilai ekonomi masyarakat berjalan dengan cukup baik. Pengrajin empon-empon telah merasakan manfaat kegiatan dengan cara mengurangi pembusukan pasca panen dan meningkatkan penjualan serta harga jual empon-empon.

References

Aco, H. (2020). Antisipasi Virus Corona, Warga Amerika Ikut Konsumsi Jamu, Temulawak Banyak Dicari di Pasar. Retrieved from https://www.tribunnews.com/internasional/2020/03/17/antisipasi-virus-corona-warga-amerika-ikut-konsumsi-jamu-temulawak-banyak-dicari-di-pasar

Aditya, I. (2021). PPKM Paksa Pengusaha Empon-empon Boyolali Turun Omset. Retrieved from https://www.krjogja.com/berita-lokal/jateng/klaten/ppkm-paksa-pengusaha-empon-empon-boyolali-turun-omset/

Badan Pusat Statistik. (2017). Tenaga Kerja Ekonomi Kreatif 2011 - 2016. Badan Ekonomi Kreatif.

Daeng, I. T. M., Mewengkang, N. ., & Kalesaran, E. R. (2017). Penggunaan Smartphone Dalam Menunjang Aktivitas Perkuliahan Oleh Mahasiswa Fispol Unsrat Manado Oleh. E-Journal “Acta Diurna,” 6(1), 1–15.

Hamid, I. S., Fikri, F., & Purnama, M. T. E. (2020). Penyuluhan Memanfaatkan Kombinasi Probiotik dan Empon-Empon sebagai Imunostimulan Selama Pandemi Covid-19. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 4(2), 282. https://doi.org/10.20473/jlm.v4i2.2020.282-290

Khairunnisa, Sofia, R., & Magfirah, S. (2021). Hubungan Karakteristik Dan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Pencegahan Covid-19Pada Masyarakat Desa Paya Bujok Blang Pase Kota Langsa. AVERROUS: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 7(1), 53. https://doi.org/10.29103/averrous.v7i1.4395

Nalini, S. N. L. (2021). Dampak Dampak covid-19 terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah), 4(1), 662–669. https://doi.org/10.36778/jesya.v4i1.278

Perinkopukm.jogjakota. (2021). Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah. Retrieved from https://perinkopukm.jogjakota.go.id/

Purnamasari, S. (2019). Ekonomi Pembangunan. (S. Hidayati & E. Mulyanto, Eds.) (Pertama). Banten: Unpam Press.

Rumiana, A. G. (2016). Analisis turunnya omset penjualan usaha pengerajin perak di desa nagasepaha kec. Buleleng kab. Buleleng. Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi (JPPE), 7(2), 30.

Sulatra, I. K., Murtii, N. M. W., & Ratna, I. A. K. (2020). Optimalisasi Penanggulangan Dampak Covid-19 Bagi Para Pelaku UMKM Dalam Menghadapi Era New Normal Di Desa Kemoning Klungkung. In Prosiding Seminar Regional Pengabdian Kepada Masyarakat Unmas Denpasar di Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2020 (pp. 85–88).

Suwaryo, P. A. W., & Yuwono, P. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Masyarakat dalam Mitigasi Bencana Alam Tanah Longsor. In The 6th University Research Colloquium 2017 Universitas Muhammadiyah Magelang (pp. 305–314). Magelang: URECOL.

Teja, M. (2015). Pembangunan Untuk Kesejahteraan Masyarakat Di Kawasan Pesisir. Jurnal Aspirasi, 6(6), 63–76.

VOA. (2020). Fenomena Empon-Empon Dan Virus Corona, Jamu Dan Temulawak Jadi Rebutan Di AS. Retrieved from https://metrum.co.id/fenomena-empon-empon-dan-virus-corona-jamu-dan-temulawak-jadi-rebutan-di-as/

Published
2021-12-06
How to Cite
Purnomo, P., Kusumaningrum, I., & Setyowati, S. (2021). Optimalisasi Hasil Empon-Empon Guna Meningkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat. Jurnal Peduli Masyarakat, 3(3), 331-338. https://doi.org/10.37287/jpm.v3i3.696

Most read articles by the same author(s)