Penanganan dan Pencegahan Stunting melalui Pendekatan PEDULI (Penting Edukasi dan Nutrisi untuk Lindungi Anak dari Stunting)
Abstract
Stunting merupakan permasalahan kesehatan global yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, prevalensi stunting di Desa Keimanga mengalami peningkatan hingga 6,25%. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan program PEDULI (Penting Edukasi dan Nutrisi untuk Lindungi Anak dari Stunting) yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting melalui edukasi dan intervensi gizi. Sasaran peserta PKM ini sejumlah 35 peserta yang terdiri dari kader dan ibu . kader yang dilibatkan dalam kegiatan ini yaitu sejumlah 10 kader dari wilayah kerja puskesmas desa keimanga dan ibu sejumlah 25 orang ( ibu hamil berjumlah 12 orang dan ibu menyusui berjumlah 13 orang). Semua kader dan ibu hadir dalam kegiatan PKM tersebut. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi penyuluhan kepada ibu hamil dan menyusui, pelatihan kader kesehatan mengenai pengukuran antropometri, serta pendemonstrasian pembuatan makanan bergizi berbasis bahan lokal. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang stunting serta pentingnya gizi seimbang dalam pertumbuhan anak. Selain itu, ditemukan tiga anak berisiko stunting, yang menegaskan perlunya intervensi lebih lanjut. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dan dapat menjadi model bagi upaya pencegahan stunting di daerah lain
References
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., ... & Uauy, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low- income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427-451.
Departemen Gizi Masyarakat IPB. (2019). Stunting: Penyebab dan Dampaknya pada Anak. Bogor: IPB Press.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. (2024). Laporan Prevalensi Stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Tahun 2022-2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Stunting. Jakarta: Kemenkes RI.
UNICEF. (2020). Improving Young Children’s Diets During the Complementary Feeding Period. New York: UNICEF.
WHO. (2018). WHO Child Growth Standards and the Identification of Severe Acute Malnutrition in Infants and Children. Geneva: WHO.
WHO. (2021). Levels and Trends in Child Malnutrition: Joint Child Malnutrition Estimates. Geneva: WHO.
World Bank. (2018). An Investment Framework for Nutrition: Reaching the Global Targets for Stunting, Anemia, Breastfeeding, and Wasting. Washington, DC: The World Bank.
Yulianti, F., & Sunarti. (2021). Faktor Risiko Stunting pada Anak Usia di Bawah Lima Tahun di Indonesia: Tinjauan Literatur. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(1), 45-56.
Nurhidayah, I., Hidayati, N. O., & Nuraeni, A. (2019). Revitalisasi Posyandu melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan. Media Karya Kesehatan, 2(2); 145-157.
Megawati, G., & Wiramihardja, S. (2019). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Dalam Mendeteksi Dan Mencegah Stunting Di Desa Cipacing Jatinangor. Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 8(3); 154-159.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2019). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020–2024. Rancangan Teknokratik. Jakarta: Bappenas
Afifa, I. (2019). Kinerja Kader dalam Pencegahan Stunting: Peran Lama Kerja sebagai Kader, Pengetahuan dan Motivasi. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(4); 336-341
Adelia, Valentin, and Pingky A. R. L. Lede. 2023. “Sistem Pakar Deteksi Dini Stunting Pada Balita.” Jurnal Publikasi Teknik Informatika2(2):20–37. doi: 10.55606/jupti.v2i2.1451
Anggraeni, Dwi Puspita, and HaidirSyafrullah. 2023. “Sistem Pakar Diagnosa Gejala Malnutrisi Pada Balita Menggunakan Metode Certainty Factor.” Jurnal Informasi Dan Teknologi67–72. doi: 10.60083/jidt.v5i4.419.
Aryani, Novita, and Henny Syapitri. 2021. “Hubungan Pola Pemberian Makan Denganstatus Gizi Balita Di Bagan Percut.” Jurnal Keperawatan Priority4(1):135–45. doi: 10.34012/jukep.v4i1.1402.
Dermawan, Ari, Mahanim Mahanim, and Nurainun Siregar. 2022. “Upaya Percepatan Penurunan Stunting Di Kabupaten Asahan.” Jurnal Bangun Abdimas1(2):98–104. doi: 10.56854/ba.v1i2.124
Megawati, Ginna, and SiskaWiramihardja. 2019. “Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Dalam Mendeteksi Dan Mencegah Stunting.” Dharmakarya8(3):154. doi: 10.24198/dharmakarya.v8i3.20726.
Misrawati, Widia Lestari, Sri Wahyuni, Predy, Luthi Pratiwi, Aulia Oktavia, Yoni Amalia Deswila Sari, and Habibah Syafna. 2022. “Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Umban Sari Pekan Baru.” Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal1(2):67–73. doi: 10.56744/irchum.v1i2.22.
Permatasari, Marsella Arlin, and Deby Febriyan Eprilianto. 2023. “Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Mencapai Zero Stunting Di Kelurahan Bulak Banteng Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya.” Publika2637–50. doi: 10.26740/publika.v11n4.p2637-2650.
Rahmadhita, Kinanti. 2020. “Permasalahan Stunting Dan Pencegahannya.” Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada11(1):225–29. doi: 10.35816/jiskh.v11i1.253.
Selviana, Selviana, and Linda Suwarni. 2023. “Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Kader Stunting Di Kelurahan Binaan Pcm Pontianak Barat.” Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan7(2):1106. doi: 10.31764/jpmb.v7i2.14099.



