Efektivitas Edukasi Kesehatan Reproduksi dalam Pencegahan Kenakalan Remaja melalui Seminar Edukatif
Abstract
Kenakalan remaja menjadi fenomena sosial yang semakin meningkat seiring perkembangan zaman. Salah satu dampak yang signifikan dari kenakalan remaja adalah risiko terhadap kesehatan reproduksi, termasuk meningkatnya kasus penyakit menular seksual dan kehamilan yang tidak diinginkan. Tujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi kesehatan reproduksi dalam mencegah kenakalan remaja serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga diri. Metode yang digunakan dalam seminar ini meliputi presentasi interaktif, diskusi kelompok, serta sesi tanya jawab yang dipandu oleh ahli di bidang kesehatan reproduksi. Hasil menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai kesehatan reproduksi, sebagaimana dibuktikan oleh survei kepuasan yang menunjukkan bahwa 60% sangat baik dan 30 % baik peserta merasa pemahaman mereka meningkat. Selain itu, strategi pencegahan yang diusulkan, seperti pendidikan kesehatan reproduksi yang lebih komprehensif, peningkatan peran orang tua dan masyarakat, serta pemanfaatan media digital yang positif, terbukti efektif dalam mengurangi kenakalan remaja. Edukasi kesehatan reproduksi efektif dalam pencegahan kenakalan remaja melalui seminar edukatif.
References
Anderson, R. (2021). Prventing Teenage Delinquency and Promoting Health. Springer.
BKKBN. (2023). Statistik Kehamilan Remaja di Indonesia
Advitri Febriani, G. (2021). Dampak Kenakalan Remaja Terhadap Kesehatan Reproduksi. Seminar Nasional ADPI Mengabdi Untuk Negeri, 3(1), 70–74. https://doi.org/10.47841/adpi.v3i1.221
Birch, D. A., Goekler, S., Auld, M. E., Lohrmann, D. K., & Lyde, A. (2019). Quality Assurance in Teaching K–12 Health Education: Paving a New Path Forward. Health Promotion Practice, 20(6), 845–857. https://doi.org/10.1177/1524839919868167
Eko Winarti et al. (2023). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Metode Case Base Learning Terhadap Upaya Pencegahan Perilaku Seksual Beresiko. Jurnal Ilmu Kesehatan, 12, 73–80. https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/550/291
Ilmiah, W. (2023). Program Pendidikan Kesehatan tentang Kenakalan Remaja dan Dampaknya terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Puteri. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(3), 1257–1265. https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.3000
Janighorban, M., Boroumandfar, Z., Pourkazemi, R., & Mostafavi, F. (2022). Barriers to vulnerable adolescent girls’ access to sexual and reproductive health. BMC Public Health, 22(1), 1–16. https://doi.org/10.1186/s12889-022-14687-4
Jasmiara, M., & Herdiansah, A. G. (2021). Kenakalan Remaja Di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas Di Bandung: Studi Pendahuluan. Aliansi: Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional, 2021(September), 169–174.
Kartika Sari, R. (2021). Improvement of Knowledge through Effective Communication Training and Soft Skills. 48(9).
Kohan, S., Allahverdizadeh, S., Farajzadegan, Z., Ghojazadeh, M., & Boroumandfar, Z. (2021). Transition into the sexual and reproductive role: a qualitative exploration of Iranian married adolescent girls’ needs and experiences. Reproductive Health, 18(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s12978-021-01208-6
Kok, M. C., Kakal, T., Kassegne, A. B., Hidayana, I. M., Munthali, A., Menon, J. A., Pires, P., Gitau, T., & van der Kwaak, A. (2023). Drivers of child marriage in specific settings of Ethiopia, Indonesia, Kenya, Malawi, Mozambique and Zambia – findings from the Yes I Do! baseline study. BMC Public Health, 23(1), 1–16. https://doi.org/10.1186/s12889-023-15697-6
López, A., Betancourt, M., Casas, E., Retana-Márquez, S., Juárez-Rojas, L., & Casillas, F. (2021). The need for regulation in the practice of human assisted reproduction in Mexico. An overview of the regulations in the rest of the world. Reproductive Health, 18(1), 1–14. https://doi.org/10.1186/s12978-021-01293-7
Ola-Williams, M. C., Ola-Williams, A., & Ogbaini, C. A. (2024). Juvenile Delinquency and Its Effects on Students Mental Health and Academic Performance in Nigeria. Suluh: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(2), 99–108. https://doi.org/10.33084/suluh.v9i2.7115
R Abhishek, J. B. (2024). No Title© 2024 Journal of Education and Health Promotion | Published by Wolters Kluwer - Medknow 1 Impact of social factors responsible for Juvenile delinquency – A literature review. Journal of Education and Health Promotion, 13, 1–7. https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_786_23
Rink, E., Firemoon, P., Anastario, M., Johnson, O., GrowingThunder, R., Ricker, A., Peterson, M., & Baldwin, J. (2022). Rationale, Design, and Methods for Nen Unkumbi/Edahiyedo (“We Are Here Now”): A Multi-Level Randomized Controlled Trial to Improve Sexual and Reproductive Health Outcomes in a Northern Plains American Indian Reservation Community. Frontiers in Public Health, 10(July). https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.823228
Sari, R. K., Sutiadiningsih, A., Zaini, H., Meisarah, F., & Hubur, A. A. (2020). Factors affecting cognitive intelligence theory. Journal of Critical Reviews, 7(17), 402–410. https://doi.org/10.31838/jcr.07.17.56
Sari, R. K., Zulaikhah, S. T., & Mahdiyah, D. (2019). Study on emotional intelligence and spiritual intelligence as a prediction of students comulative’ grade points average. Journal of Critical Reviews, 6(5), 30–35. https://doi.org/10.22159/jcr.06.05.05
Setyandari, F., & Rahayuningsih, F. B. (2023). The effectiveness of reproductive health education to increase knowledge among adolescents. Malahayati International Journal of Nursing and Health Science, 6(6), 458–463. https://doi.org/10.33024/minh.v6i6.13062
Srihadi Yanti, E., Risnasari, N., Nurahmawati, D., Wulaningtyas, E. S., Mulazimah, M., Puspitasari, O., Purnamasari, R. I., & Rahmadini, S. N. (2023). Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Masa Kini. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 2(1), 55–59. https://doi.org/10.29407/dimastara.v2i1.19369
Suwarni. (2021). Upaya Menanggulangi Kenakalan Remaja Melalui Tindakan Preventif, Represif Dan Kuratif. Jurnal Ilmiah Pro Guru, 4(4), 121–161. http://journal2.um.ac.id/index.php/jipg/article/view/20151
Tilahun, T., Bekuma, T. T., Getachew, M., & Seme, A. (2021). Assessment of access and utilization of adolescent and youth sexual and reproductive health services in western Ethiopia. Reproductive Health, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12978-021-01136-5
van Dommelen-Gonzalez, E., Deardorff, J., Herd, D., & Minnis, A. M. (2015). Homies with Aspirations and Positive Peer Network Ties: Associations with Reduced Frequent Substance Use among Gang-Affiliated Latino Youth. Journal of Urban Health, 92(2), 322–337. https://doi.org/10.1007/s11524-014-9922-3
VandeVusse, et al. (2020). Parenting and child-caretaking among black men who have sex with men and associated sexual and reproductive health factors: A brief report. HHS Public Access, 32, 283–296. https://doi.org/10.1080/10538720.2020.1728462.
Wahdini, M., Indraswari, N., Susanti, A. I., No, J. S., Geulis, C., Kaler, K. C., Bandung, K., & Barat, J. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Berisiko Pada Remaja Di Jawa Barat Tahun 2018. Jurnal Kebidanan Malahayati), 7(2), 177–184.
Widiawati, S., & Selvi, S. (2022). Edukasi kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI), 4(1), 14. https://doi.org/10.30644/jphi.v4i1.631



