Optimalisasi Kualitas Hidup dan Fungsi Kognitif Lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Religius, Terampil) melalui Edukasi Latihan Brain Gym
Abstract
Masa menua pada manusia menyebabkan semakin berkurangnya fungsi otak berupa penurunan fungsi persarafan diantaranya fungsi kognitif. Fungsi kognitif merupakan kemampuan seseorang untuk memperhatikan, berpikir, memahami, belajar, mengingat, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Upaya optimalisasi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia perlu dilakukan. Salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan kualitas hidup dan fungsi kognitif lansia yaitu brain gym. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup dan fungsi kognitif lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Religius, dan Terampil) dengan memberikan latihan brain gym. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu berupa pemeriksaan kesehatan, edukasi, diskusi, dan demonstrasi. Peserta berupa ibu-ibu majelis ta’lim Halimatussadiyah yang terdiri dari 30 orang. Tim melakukan pemeriksaan kesehatan yaitu pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, kolesterol, dan pengkajian fungsi kognitif. Edukasi berupa pentingnya kualitas hidup dan latihan Brain gym. Dari hasil pemeriksaan kesehatan, riwayat kesehatan, dan keluhan pasien didapatkan sebagian besar peserta menderita hipertensi sebanyak 56.67 % , diabetes mellitus sebanyak 16.67% , dan lain-lain seperti gastritis dan asam urat sebesar 26.67%. Peningkatan fungsi kognitif dari 90% dengan fungsi kognitif baik menjadi 93.33%. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan fungsi kognitif lansia sebelum dan sesudah latihan brain gym. Latihan brain gym melatih kemampuan fokus melalui gerakan yang melibatkan koordinasi tubuh dan pikiran.
References
Asnaniar, W. O. S., Idris, F. P., Sudarman, & Majid, S. (2022). Pengaruh Terapi Dzikir Terhadap Kualitas Hidup Pasien Luka Kaki Diabetik. Jurnal Keperawatan, 14(S2), 449–456. http://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/317
Cano-Estrada, A., Jimenez-Mendoza, A., Contreras-Guerrero, D., Hernandes-Alejandro, M., & Salas-Casas, A. (2022). The Effect of Brain Gym on Global Cognitive Function of Institutionalized Older People. International Journal of Mental Health Promotion, 24(3), 375–383. https://doi.org/10.32604/ijmhp.2022.018857
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan Indonesia.
Masriadi, M., Alam, R. I., Junaidin, J., Firdaus, E. K., Asnaniar, W. O. S., Padhila, N. I., Maryani, L., Agus, A. I., Amir, H., Hidayat, R., & Fitriani, F. (2022). Predictors that affect the Quality of Life Patient with Diabetes Mellitus: A Systematic Review. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(F), 340–344. https://doi.org/10.3889/oamjms.2022.8887
Munira, S., Puspasari, D., Trihono, Thaha, R., Musadad, A., Junadi, P., Kusnanto, H., Sugihantono, A., Witoelar, F., Siswanto, Ariawan, I., Lestary, H., Sulistyowati, Marsini, R., Syahroni, Puspasari, N., Lumbantoruan, M., Mujiati, M. D. S., Cahyorini, … Purnama, R. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Kementerian Kesehatan RI, 1–964. https://drive.google.com/file/d/1SAomJxUTXwlSzsRrGJfRPxzV3ZzypaRU/view
Torindatu, D. S., Pertiwi, J. M., & Khosama, H. (2020). Gambaran Gangguan Fungsi Kognitif pada Penderita DM Tipe 2 di Manado. Jurnal Sinaps, 3(1), 32–41.
Wiratman, K. S., & Cahyati, H. W. (2021). Penurunan Fungsi Kognitif pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(April), 34–41.
Wolf, D., Tüscher, O., Teipel, S., Mierau, A., Strüder, H., Drzezga, A., Baier, B., Binder, H., Fellgiebel, A., Fellgiebel, A., Baier, B., Wolf, D., Kollmann, B., Fischer, F., Sebastian, A., Strüder, H., Mierau, A., Knaepen, K., Riedel, D., … Binder, H. (2018). Mechanisms and modulators of cognitive training gain transfer in cognitively healthy aging: Study protocol of the AgeGain study. Trials, 19(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/s13063-018-2688-2
Yusuf, A., Indarwati, R., & Jayanto, A. D. (2017). Brain Gym Improves Cognitive Function for Elderly. Jurnal Ners, 5(1), 79–86. https://doi.org/10.20473/jn.v5i1.3927



