Upaya Pencegahan Krisis Hipertensi melalui Green Color Breathing Therapy bagi Masyarakat RW 2 Kadipiro, Banjarsari, Surakarta

  • Noor Fitriyani Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Deoni Vioneery Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Martini Listrikawati Universitas Kusuma Husada Surakarta
Keywords: green color breathing therapy, krisis hipertensi, pencegahan

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) dan penyebab kematian. Fase lanjut pasien hipertensi yakni krisis hipertensi sebagai akibat pasien hipertensi kronis yang tidak terdiagnosis dan pasien tidak patuh minum obat anti hipertensi. Krisis hipertensi merupakan kegawatan medik dan memerlukan penatalaksanaan yang tepat. Penatalaksanaan yang tepat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan krisis hipertensi, salah satunya terapi pendamping farmakologi melalui penerapan green color breathing therapy. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan yakni edukasi green color breathing therapy sebagai upaya pencegahan krisis hipertensi. Target kegiatan pengabdian kepada masyarakat RW 2 Kadipiro yakni masyarakat dengan hipertensi sejumlah 25. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan  17 Desember 2023 di Ruang Pertemuan RW 2 Kadipiro, Banjarsari, Surakarta. Metode edukasi melalui ceramah tanya jawab, dan simulasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan  sebelum diberikan edukasi pada kategori cukup 12%, kurang 88% dan setelahnya didapatkan peningkatan pengetahuan pada kategori baik 92 % dan cukup 8%. Ketepatan simulasi green color breathing therapy sebelumnya 100% responden tidak tepat melakukan simulasi dan setelahnya 96 % responden mampu melakukan simulasi dengan tepat. Kesimpulan pada kegiatan pengabdian edukasi green color breathing therapy sangat penting sebagai upaya pencegahan krisis hipertensi dan kualitas hidup tetap terjaga baik.

 

References

Anggraini, Y. (2020). Efektifitas teknik relaksasi nafas dalam terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di jakarta. Jurnal JKFT, 5(1), 41. https://doi.org/10.31000/jkft.v1i1.2806

Arthini, W. B., Sawitri, K. A., & Nurhesti, O. Y. (2015). Pengaruh Terapi Warna Hijau terhadap Tekanan Darah Sistolik pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Wana Seraya Denpasar.

Campbell, N. R. C., Paccot Burnens, M., Whelton, P. K., Angell, S. Y., Jaffe, M. G., Cohn, J., Espinosa Brito, A., Irazola, V., Brettler, J. W., Roccella, E. J., Maldonado Figueredo, J. I., Rosende, A., & Ordunez, P. (2022). 2021 World Health Organization guideline on pharmacological treatment of hypertension: Policy implications for the region of the Americas. The Lancet Regional Health - Americas, 9(1), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.lana.2022.100219

Chajaee, F., Pirzadeh, A., Hasanzadeh, A., & Mostafavi, F. (2018). Http://Www.Ephysician.Ir/Index.Php/Browse-Issues/10/3/979-6470. Electronic Physician, 10(3), 6470–6477. https://doi.org/10.19082/6470

Damayanti, D. (2013). Sembuh Total Diabetes, Asam Urat, Hipertensi Tanpa Obat. Pinang Merah Publisher.

Dotulong, Fransiskus, X., & Karouw, B. M. (2022). Pengaruh Edukasi Self Care Management terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Watson Journal of Nursing, 1(1), 22–29. https://e-journal.stikesgunungmaria.ac.id/index.php/wjn/article/view/8/4

Hartanti, R. D., Wardana, D., & Fajar, R. A. (2016). Terapi Relaksasi Napas dalam Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, IX(1). https://media.neliti.com/media/publications/97268-ID-terapi-relaksasi-napas-dalam-menurunkan.pdf

Istiqomah, F., Tawakal, A. I., Haliman, C. D., & Atmaka, D. R. (2022). Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Pengetahuan Hipertensi Peserta Prolanis Perempuan Di Puskesmas Brambang, Kabupaten Jombang. Media Gizi Kesmas, 11(1), 159–165. https://doi.org/10.20473/mgk.v11i1.2022.159-165

Jatnika, G., Rudyana, H., & Simarmata, F. U. B. (2019). Pengaruh Terapi Warna Hijau terhadap Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi di RW 3 Wilayah Kerja Puskesmas Cimahi Tengah. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 6(1), 1–6. https://doi.org/10.32539/jkk.v6i1.7232

Kemenkes. (2019). Buku Pedoman Manajemen Penyakit Tidak Menular (pp. 1–50). Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian PTM.

Khotimah, M. N., Rahman, H. F., & Fauzi, A. K. (2021). Terapi Masase & Terapi Nafas Dalam pada Hipertensi (Satu). Ahlimedia Press.

Linquist, R., Synder, M., & Tarcy, M. F. (2014). Complementary & Alternative Therapies in Nursing (Seventh). Springer Publish Company.

Lioyd-Jones, D. M., Morris, P. B., Ballantyne, C. M., Birtcher, K. K., Daly, D. D., DePalma, S. M., Minissian, M. B., Orringer, C. E., & Smith, S. C. (2017). 2017 Guideline for the Prevention, Detection, Evaluation, and Management of High Blood Pressure in Adults. Journal of the American College of Cardiology, 70(14), 1785–1822. https://doi.org/10.1016/j.jacc.2017.07.745

Majid, A. (2004). Krisis Hipertensi Aspek Klinis dan Pengobatan. USU, 1–7.

Naja, I. L., Wahyuni, S., Distinarista, H., & Rahayu, T. (2021). Pengaruh Kombinasi Terapi Spiritual dan Warna Hijau terhadap Tekanan pada Kehamilan di Wilayah Puskesmas Bandarharjo Semarang. Prosiding Konstelasi Ilmiah Mahasiswa Unisula (KIMU) 5, 37–43. http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/kimukes/about

Noor Fitriyani, Firman Prastiwi, & Siti Mardiyah. (2023). The Effect of Green Color Breathing Therapy on Blood Pressure in Patients at Risk of Hypertensive Crisis. International Journal of Public Health Excellence (IJPHE), 3(1), 228–232. https://doi.org/10.55299/ijphe.v3i1.563

Nurliah, N., Puluhulawa, N., & Karim, M. A. (2022). Effect of Green Color Therapy on Blood Pressure Reduction in Elderly With Hypertension at Dungaliyo Health Center. Journal of Community Health Provision, 2(1), 42–48. https://doi.org/10.55885/jchp.v2i1.118

Oliveros, E., Patel, H., Kyung, S., Fugar, S., Goldberg, A., Madan, N., & Williams, K. A. (2020). Hypertension in older adults: Assessment, management, and challenges. Clinical Cardiology, 43(2), 99–107. https://doi.org/10.1002/clc.23303

Ozoemena, E. L., Iweama, C. N., Agbaje, O. S., Umoke, P. C. I., Ene, O. C., Ofili, P. C., Agu, B. N., Orisa, C. U., Agu, M., & Anthony, E. (2019). Effects of a health education intervention on hypertension-related knowledge, prevention and self-care practices in Nigerian retirees: A quasi-experimental study. Archives of Public Health, 77(1), 1–16. https://doi.org/10.1186/s13690-019-0349-x

Panggabean, M. S. (2023). Penatalaksanaan Hipertensi Emergensi. Cermin Dunia Kedokteran, 50(2), 82–91. https://doi.org/10.55175/cdk.v50i2.520

Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (PERHI). (2019). Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2019. In Indonesian Society Hipertensi Indonesia (pp. 1–90).

Pujiastuti, S. (2022). Hipertensi Emergensi di Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Daerah Tugurejo Semarang. Journal of Clinical Pharmacy and Pharmaceutical Science, 1(1), 17–25.

Suli, D. P., Aini, N., & Prasetyo, Y. B. (2020). Pengaruh Green Color Breathing Therapy Terhadap Penurunan Tingkat Stres Pada Pasien Hemodialisa. Jurnal Keperawatan, 10(2), 86–96. https://doi.org/10.22219/jk.v10i2.7787

Sulistyarini, I. (2013). Terapi Relaksasi untuk Menurunkan Tekanan Darah dan Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi. Jurnal Psikologi, 40(1), 28–38.http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=352965&val=5021&title=Terapi Relaksasi untuk Menurunkan Tekanan Darah dan Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi

Suwandi, R. D. V. P., Trimawati, & Yudanari, Y. G. (2018). Pengaruh Terapi Warna Dengan Teknik Pernapasan Warna Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Lansia Yang Mengalami Sindrom Sarang Kosong Di RW 03 Kelurahan Candirejo Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. In Skripsi Sarjana Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo Surakarta.

Wahyuni, S. (2020). Dukungan Keluarga dan Manajemen Hipertensi. The Indonesian Journal of Health Science, 12(2), 199–208. https://doi.org/10.32528/ijhs.v12i2.4876

Published
2024-05-27
How to Cite
Fitriyani, N., Vioneery, D., & Listrikawati, M. (2024). Upaya Pencegahan Krisis Hipertensi melalui Green Color Breathing Therapy bagi Masyarakat RW 2 Kadipiro, Banjarsari, Surakarta. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(2), 557-564. https://doi.org/10.37287/jpm.v6i2.3266