Pemeriksaan Payudara Sendiri sebagai Deteksi Awal Kanker Payudara Wanita Usia Subur di Kelurahan Gisik Cemandi Kabupaten Sidoarjo
Abstract
Kasus kanker payudara meningkat signifikan setuap tahun. Risiko Kanker payudara dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Wanita Usia Subur (WUS) adalah usia beresiko terpapar kanker payudara sehingga penting bagi perawat untuk meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang penyakit ini dan bagaimana deteksi awal untuk mengetahuinya. Kegiatan ini bertujuan melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui Pendidikan Kesehatan pemeriksaan payudara sendiri sebagai deteksi awal kanker payudara pada Wanita Usia Subur di kelurahan Gisik Cemandi Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan dimulai dengan pengisian kuisioner tentang kanker payudara dan Sadari di awal sesi, selanjutnya WUS diberikan pendidikan Kesehatan dan mengisi kuisioner di akhir sesi. Data menggambarkan bahwa sebagian besar Wanita Usia Subur sekitar 75,8 % mempunyai pengetahuan dan ketrampilan yang baik saat melakukan Sadari. Data lain menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan WUS yang kurang mengalami penurunan menjadi 12,1% dari angka 26,0%. Data tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan deteksi awal pencegahan Kanker payudara efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan Wanita Usia Subur tentang kesehatan reproduksinya. Rekomendasi pengabdian masyarakat ini adalah membuat penjadwalan Pendidikan Kesehatan yeng berkelanjutan dan terukur. Pendidikan kesehatan dijadwalkan dalam waktu yang berkelanjutan dengan metode bervariatif di lingkungan kelurahan Gisik Cemandi kabupaten Sidoarjo.
References
Ambarwati, T Sugita S, dan Susilowati, D 2014. Hubungan pengetahuan SADARI dengan Minat Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Puteri Kelas XI di SMAN 1 Karangdowo Klaten. Jurnal Kebidanan Indonesia. http://jurnal.akbidmu.ac.id/index.php/jurnalmus/article/ view/43
Anggorowati, L. 2013. Faktor Risiko Kanker Payudara Wanita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 2 halaman 121-126. http://journal.unnes.ac.id/nju/index. php/kemas
Daliana N, Farid, N. Aziz N, Al-Sadat N, Jamaludin M, Dan Dahlui, M. (2014) Clinical Breast Examination As The Recommended Breast Cancer Screening Modality in a Rural Community in Malysia. What are the factors that Could Enhance its Uptake? Plos One 9 (9), 1-7. http://doi.org/101371/journal.pone.01 06469
Kemenkes , R. (2016). Program Pengendalian HIV AIDS dan PIMS di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama: Petunjuk Teknis di Rektorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Indonesia: Kemenkes RI.
Kusumawaty, J., Gunawan, A., Supriadi, D., Heryani, H., Lismayanti, L., & Milah, D. S.(2020). Effectiveness of Health Education With Media Leaflet on Knowledge andAttitude of Self-Breast Examination in Young Woman. 27(ICoSHEET 2019), 334–https://doi.org/10.2991/ahsr.k.200723.084
Mehak Javaid, & Swaminathan J. (2020). Knowledge and Practice of Breast Cancer Screening and Awareness of Its Risk Factors Among Reproductive Women of Jammu and Kashmir. International Healthcare Research Journal, 4(9), OR5–OR11. https://doi.org/10.26440/ihrj/0409.12372
Neli Sunarni, Yanti Srinayanti , Ade Fitriani, R. S. (2020). Pengetahuan dan Penatalaksanaan SADARI pada Mahasiswi Prodi S1 Keperawatan STIKES Muhammadiyah Ciamis. Tunas-Tunas Riset Kesehatan, 10, 38–41.
Notoatmodjo S (2010) Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta, Rineka Cipta.
Olfa, Yustiana (2013) Kanker Payudara dan SADARI, Jakarta: Nuha Medika
Suryaningsih dan Bertiani (2009) Kupas Tuntas Kanker Payudara. Yogyakarta. Paradigma Indonesia Tjindarbumi, 2008. Penemuan Dini Kanker Payudara dan Penanggulangannya
Utama Ladunni Lubis, Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan Perilaku SADARI, Jurnal Ilmu Kesehatan 2 (1) 2017, 81-86
Yanti, N. L. G. P., Oktaviani, N. P. W., Faidah, N., Adiputra, I. M. S., & Muliawati, N. K.(2021). Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Dini Kanker Payudara. JAI: Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 1(2), 125–136
Yayasan Kanker Indonesia (2012) Kanker Payudara. dalam Diagnosa Dini kanker Keganasan Serta Penanggulangannya, Jakarta. FKUI.



