Pengaruh Pemberian Mp-ASI Berbasis Kearifan Lokal terhadap Kenaikan Berat Badan Bayi

  • St. Hasriani Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap
  • Asnuddin Asnuddin Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap
  • Wilda Rezki Pratiwi Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap
  • Suci Qardhawijayanti Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap
  • Lisnayanti B Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap
Keywords: kearifan lokal, kenaikan berat badan, pemberian MP-ASI

Abstract

Makanan pendamping ASI (MP-ASI) merupakan makanan minuman tambahan yang mengandung zat gizi dan diberikan mulai usia 6 -24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi selain dari ASI. Setelah bayi berusia 6 bulan, kebutuhan zat gizi makin bertambah seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi, sementara produksi ASI mulai menurun, karena itu bayi membutuhkan makanan tambahan sebagai pendamping ASI. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian MP-ASI berbasis kearifan lokal terhadap kenaikan berat badan bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Kabupaten Enrekang. Penelitian dilaksanakan tanggal 08 Mei s/d 08 Juni 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi berusia 6-24 bulan dan berada di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Kabupaten. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi berusia 6-24 bulan sebanyak 30 orangdengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan dianalisis data menggunakan uji paired T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan intervensi diperoleh standar deviasi kenaikan berat badan 1,80325 dengan rata-rata kenaikan berat badan 9,3000. Sesudah dilakukan intervensi diperoleh standar deviasi kenaikan berat badan 1,81342 dengan rata-rata kenaikan berat badan 9,5667 (rata-rata kenaikan berat badan 300 gram). Terdapat pengaruh pemberian MP-ASI berbasis kearifan lokal terhadap kenaikan berat badan bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Kabupaten Enrekang. Diharapkan orang tua dapat meningkatkan pengetahuan tentang MP-ASI berbasis kearifan lokal baik secara formal atau informal dengan mengikuti penyuluhan di sehingga ibu dapat menyiapkan menu makanan bagi anak yang memenuhi kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak sesuai dengan tahap usia anak.

References

Amarita. (2021). Analisis Studi Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Widya karya Nasional Pangan dan Gizi VII

Arikunto. (2019). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Asparian. (2020). Pendampingan Kader Dalam Pengolahan Dan Pemberian Makanan Pendamping ASI Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Pondok Meja, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol 2 No.1 Desember 2020 E-ISSN : 2715-7229

Dona. (2022). Makanan Pendamping Asi (MP-ASI). Communnity Development Journal Vol.3, No.2 Juni 2022, P-ISSN 2721-4990 | E-ISSN 2721-5008

Dini. (2022). Promosi Kesehatan Tentang Makanan Pendamping ASI (MP- ASI) Menggunakan Media Audiovisual Terhadap Peningkatan Pengetahuan. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, vol 10 Oktober 2022, hlm 121-126 e-ISSN 2615-8604, P-ISSN:2338-0020.

Elin. (2019). Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Sesuai Dengan Usia Bayi Di Desa Bawang Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Journal Of Health Science. Vol. 4 No. 2.

Firlia. (2020). Pengaruh Pelatihan Pemberian MP ASI Kepada Ibu dengan Anak Baduta Di Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Terhadap Pengetahuan dan Perilaku Pemberian MP ASI. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, Vol.13, No. 1.

Irwan. (2020). Efektivitas Pemberian PMT Modif Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Peningkatan Status Gizi Bayi Gizi Kurang dan Stunting. Journal health and Science ; Gorontalo journal health & Science Community Volume 4 ; Nomor 2 Oktober Tahun 2020 ISSN e: 2656-9248

Ismalia. (2020). Pemberian Makanan Pendamping ASI Dini Meningkatkan Resiko Obesitas Pada Anak. Jurnal Penelitian Perawat Profesional Volume 2 Nomor 1, Februari 2020 e-ISSN 2715-6885; p-ISSN 2714-9757.

Indah. (2019). Pola Pertambahan Berat Badan Bayi Berdasarkan Status Menyusui Eksklusif dan Non- Eksklusif. Jurnal MKMI, Vol. 15 No. 1

Imelda. (2020). Pengaruh Kenaikan Berat Badan Bayi Berat Lahir Rendah Yang Mendapat Kombinasi ASI-PASI. Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 p-ISSN: 2338-2139 e-ISSN: 2622-3457

James. (2020). Pemberian Makanan Untuk Bayi Dasar-dasar Fisiologis. Jakarta : Perinasia

Lind. (2021). Pemberian ASI Eksklusif Dengan Penambahan Berat Badan Bayi Usia 6 Bulan. Indonesian Journal for Health Sciences Vol. 5, No. 2, September 2021, Hal. 114-119 ISSN 2549- 2721 (Print), ISSN 2549-2748 (Online)

Lia. (2021). Pemberian MP-ASI Pada Bayi 0-6 Bulan dan Faktor- FaktorYang Berhubungan. Jurnal Kesehatan Komunitas. Keskom, Vol. 7, No. 2

Marmi, & Rahardjo, K. (2019). Asuhan Neonatus, Bayi, dan Anak Prasekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Maryunani, A. (2020). Ilmu Kesehatan Anak dalam Kebidanan. Jakarta: Trans Info Medika.

Maulana. (2021). Pemberian Makanan Pendamping ASI Secara Dini: Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Ibu. Jurnal Kebidanan Volume 3 Nomor 2. ISSN : 4478-4492.

Nurlaila. (2019). Perilaku Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP- ASI). Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan http://ejournal.stikesmuhgombong.ac.id Volume 15, No 2, Desember 2019, P-ISSN 1858-0696.

Namira, 2021. Upaya Meningkatkan Pengetahuan Ibu dalam Pemberian Makanan Pendamping Asi (MPASI) di Desa Rabutdaiyo. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Volume 13 Edisi 4

Neneng. (2019). Hubungan Kenaikan Berat Badan Ibu Selama Hamil Terhadap Berat Badan Bayi Saat Lahir di BPS Wirahayu Panjang Bandar Lampung. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, Volume 6, Nomor 4

Notoatmodjo. (2020). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Profil Kesehatan Kementrian Kesehatan Tahun 2022.

Putra, S. R. (2019). Asuhan Neonatus Bayi Untuk Keperawatan dan Kebidanan. Jogyakarta: D- Medika.

Price, A. (2020). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : EGC

Pande. (2022). Hubungan Pola Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Dengan Status Gizi Pada Bayi Usia 6-24 Bulan Di Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh. ISSN: 2597-8012 Jurnal Medika

Raden. (2021). Perilaku Pemberian MP- ASI Dini di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat (Pengmaskesmas). P- ISSN 2809-6428 | E-ISSN 2809-5251

Rismayanti. (2023). Edukasi Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP- ASI) Sebagai Upaya Peningkatan Daya Tahan Tubuh Balita Di Posyandu Desa Pematang Balam. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Volume 2 Nomor 1 Januari-Juni 2023 ISSN Online : 2961-8304

Sembiring. (2020). Asuhan Neonatus, Bayi, Balita, Anak Prasekolah. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Sismala. (2020). Kenaikan Berat Badan Bayi Usia 6 Bulan Berdasarkan Pemberian Asi Esklusif dengan Pemberian Susu Formula. Jurnal MID-Z (Midwifery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol 3 No 2, November 2020 ISSN E: 2621- 7015 Hal : 44-47 ISSN P: 2656-8586.

Santi. (2020). Perilaku Ibu pada Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) di Kelurahan Pegirian. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 8 No. 1 (2020)

Sediaoetama, AD. (2020). Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta : EGC

Stang. (2019). Cara Praktis Penentuan dalam Penelitian. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Supariasa. (2021). Air Susu Ibu (ASI) Makanan Terbaik Untuk Bayi. Jakarta : Nuha Medika

WHO. (2022). Prevalensi Status Gizi Bayi di Dunia dan Negara Berkembang

Willi. (2022). Peningkatan Berat Badan Pada Bayi Umur 0-6 Bulan Ditinjau Dari Pemberian ASI. Volume 7, Nomor 2, Agustus 2022

Yahya, N. (2019). Buku Pintar Merawat Bayi. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri

Yusma Indah Jayadi. (2021). Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan Bayi Pada Masa Pandemi Covid 19 di Puskesmas Kabupaten Gowa. Al Gizzai: Public Health Nutrition Journal Vol. 1, No. 2, Juli 2021.

Published
2024-12-03
How to Cite
Hasriani, S., Asnuddin, A., Pratiwi, W. R., Qardhawijayanti, S., & B, L. (2024). Pengaruh Pemberian Mp-ASI Berbasis Kearifan Lokal terhadap Kenaikan Berat Badan Bayi. Journal of Language and Health, 5(3), 1117-1124. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i3.5005