The Relationship of Knowledge, Attitudes, and Family History of Breast Cancer to Breasr Self Examination (BSE) Behavior on Women
Abstract
Breast cancer is the most common cancer experienced by women with an estimated 1.67 million new cancer cases diagnosed. The World Cancer Organization and the World Health Organization estimate an increase in cancer incidence by 2030, and the majority occur in developing countries including Indonesia. Breast self-examination (BSE) is an easy way to detect lumps as early cancer. But there are still many women who don't do it. The aimed of this study was to conduct an analysis of the effect of knowledge about the benefits of BSE, attitudes, and history of cancer in families with BSE examination. Cross-sectional design study. The study was conducted at the Pabuaran Health Center (Puskesmas) from December 2023 to January 2024. The sample used in this study was 43 women of childbearing age. The independent variables in this study were: knowledge, attitude, and history of breast cancer. The dependent variable is the behavior of the BSE examination. The research instrument is a questionnaire. The bivariate analysis used in this study was a multiple logistic regression test. Multivariate results showed a relationship between knowledge and attitudes towards BSE behavior (knowledge p value 0.019 < 0.05. attitude p value 0.031 < 0.05), but there was no relationship between family breast cancer history and BSE behavior p value 0.560 < 0.05.
References
Marfianti, E. (2021). Peningkatan Pengetahuan Kanker Payudara dan Ketrampilan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) untuk Deteksi Dini Kanker Payudara di Semutan Jatimulyo Dlingo. Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari (JAMALI), 25-31.
Fatimah, H. R. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Detek Kanker Payudara Dengan Sadari Pada Wanita Kecamatan Tegalrejo Kota Yogyakarta. (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
Lestari, P. &. (2019). Pentingnya pemeriksaan payudara sendiri (sadari) sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE), 1(2).
Irawan, E. (2018). Faktor-faktor pelaksanaan sadari/breast self examination (BSE) kanker payudara (literature review). Jurnal Keperawatan BSI, 6(1).
Sarina, S. T. (2020). faktor yang berhubungan dengan perilaku SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara pada mahasiswi FKM Unhas. Hasanuddin Journal of Public Health, 1(1), 61-70.
Purba, A. (2018). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang SADARI Dengan Tindakan WUS Melakukan Pemeriksaan SADARI Di Puskesmas Sunggal Tahun 2018. Jurnal Maternal dan Neonatal, 3(1), 1-13.
Arafah, A. B. (2018). Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Rumah Tangga Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari). The Indonesian Journal of Public Health, 12(2).
Wea, L. D. (2022). Edukasi Sadari Sebagai Upaya Pencegahan Kanker Payudara Pada Kelompok Khusus: Sebuah Tindak Lanjut Hasil Riset. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 757-763.
Suryawati, I. &. (2022). Hubungan Pengetahuan Remaja Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari). Jurnal Assyifa Ilmu Keperawatan Islami, 7(1).
Lombu, F. K. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap WUS Pada Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) di Ruamh Sehat Arafah Medan Tahun 2022. Repository.medikasuherman.ac.id.
Hardiyanti, D. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Komunitas Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Perempuan Di Wilayah Puskesmas Martapura 1 . Repository Universitas Airlangga.
Puspitasari, Y. D. (2019). Hubungan Peran Keluarga dengan Pengetahuan, Sikap dan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Putri Di Kecamatan Jelbuk Jember, Jawa Timur. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(1), 59-6.
Yuniar, Z. F. (2019). Hubungan Antara Faktor Personal Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Mahasiswi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 4(2).
Irfannur, A. M. (2021). Hubungan Riwayat Menyusui Dukungan Keluarga dan Riwayat Keluarga dengan Kejadian Kanker Payudara. Borneo Studies and Research, 2(2), 1247-1253.
Maulidia, H. R. (2022). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dalam Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara pada Santriwati Pondok Pesantren di Kecamatan Mijen Kota Semarang Tahun 2021. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(3), 162-168.
Juwita, L. &. (2018). Pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap sikap dan perilaku pada remaja putri. http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/25319, 4(2), 12-16.
Kurniawati, T. S. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Sadari Dengan Praktik Sadari Pada Remaja Putri Di Desa Sinar Agung Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat. Midwifery Care Journal, 2(3), 97-102.
Mardiana, A. &. (2021). Hubungan Pengetahuan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Dengan Kejadian Kanker Payudara Di Kalimantan Timur. Borneo Studies and Research, 2(2), 1052-1059.
Ferlay J, E. M. (2020). International Agency for Research on Cancer 2020. Glob Cancer Obs Cancer , 419:1–2.
Hero, S. (2021). Faktor Risiko Kanker Payudara. Jurnal Medika Hutama, 1533-1537.
Mathew, M. L. (2021). Knowledge Regarding Breast Cancer And Breast Self Examination Among Females. Idc International Journal, 8.
Koc, G. G.-S.-C. (2019). Female university students' knowledge and practice of breast self-examination in Turkey. Nigerian journal of clinical practice, 22(3), 410-415.
Fondjo, L. A.-A. (2018). Comparative assessment of knowledge, attitudes, and practice of breast self-examination among female secondary and tertiary school students in Ghana. International journal of breast cancer.
Heena, H. D.-S. (2019). Knowledge, attitudes, and practices related to breast cancer screening among female health care professionals: a cross sectional study. BMC women's health, 19, 1-11.
Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Global Health Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



