Perspektif Ulama dan Tenaga Medis di Kabupaten Sumedang terhadap Tahnik pada Bayi Baru Lahir

  • Kamelia Dewi Univeristas Pendidikan Indonesia
  • Elissa Noorwillah Islami Universitas Pendidikan Indonesia
  • Jasella Kartika Aryadi Universitas Pendidikan Indonesia
  • Munaawarotul Hidayah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nabila Rahmani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Salwa Juwita Universitas Pendidikan Indonesia
  • Tedi Supriyadi Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: bayi baru lahir, kurma, perspektif ulama, perspektif medis, tahnik

Abstract

Tahnik adalah praktik sunnah dalam Islam yang dilakukan dengan menggosokkan kurma yang telah dikunyah ke langit-langit mulut bayi baru lahir. Praktik ini diyakini membawa keberkahan dan manfaat spiritual. Namun, dari sudut pandang medis, pemberian substansi selain ASI pada bayi baru lahir dinilai berisiko, termasuk potensi gangguan pencernaan dan infeksi seperti botulisme. Perbedaan ini memunculkan perdebatan antara keyakinan agama dan anjuran medis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi praktik tahnik yang aman dari perspektif keagamaan dan medis agar dapat diterapkan tanpa mengabaikan keselamatan bayi. Pendekatan kualitatif digunakan dengan wawancara semi-terstruktur terhadap ulama dan tenaga medis di Kecamatan Ganeas, Sumedang. Ditemukan enam tema utama: perbedaan pandangan antara agama dan medis, manfaat spiritual tahnik, risiko kesehatan, adaptasi praktik dalam era modern, kontestasi otoritas, dan upaya harmonisasi nilai agama dengan kesehatan. Ulama menekankan aspek spiritual, keberkahan, dan nilai ibadah dari tahnik, sementara tenaga medis fokus pada keamanan, risiko pencernaan, serta pentingnya ASI eksklusif. Menengahi hal tersebut, tahnik tetap dapat dilakukan dengan aman menggunakan bahan yang steril, tidak mengganti bahan tahnik menggunakan buah-buahan, larutan gula, ataupun madu yang telah tercampur zat-zat lainnya, memperhatikan kesehatan ulama atau orang tua yang melakukan tahnik untuk mencegah penyebaran penyakit menular, dan dilakukan pada waktu yang tepat setelah kondisi bayi stabil.

 

References

Ika, I., Az-Zahra, F., Julfaika Silbi, S., Fatahillah Serpong, S., Raya Puspiptek No, J., Serpong, K., Tangerang Selatan, K., Gemilang Jl Gajah Barong Kavling Pinang, I., Tigaraksa Kab Tangerang, K., Metro Serpong No, B., & Cisauk Kab Tangerang, K. (2024). Integrasi Agama Dan Sains Dalam Kehidupan Modern. Jurnal Kajian Islam Dan Sosial Keagamaan, 2(1), 68–74. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jkis/article/view/1398

Argaheni, N. B., & Kostania, G. (2022). Tinjauan Literatur: Pengaruh Tahnik Terhadap Bayi Baru Lahir. Avicenna : Journal of Health Research, 5(2). https://doi.org/10.36419/AVICENNA.V5I2.681

Bawadi, H., Al-Hamdan, Z. M., Farhat, E., Aldasoqi, K. Y., Alhammdan, M., & Jabaiti, S. (2022). The Rights of Unborn and Newborn Babies in Jordanian Arab Culture: Implications for Practice. The Open Nursing Journal, 16(1), 1–7. https://doi.org/10.2174/18744346-v16-e2206300

WHO. (2018.). Retrieved March 19, 2025, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/botulism

Harun, M. A. W., Abdullah, A., Mohamad, A. M., & Baharuddin, A. S. (2021). Honey-borne infant botulism in tahnik practice: an explanation of the risk and its solutions. Food Research, 5(3), 431–437. https://doi.org/10.26656/FR.2017.5(3).751

Hassan, S. M. (2022). Religious practices of Muslim women in the UK during maternity: evidence-based professional practice recommendations. BMC Pregnancy and Childbirth, 22(1), 1–17. https://doi.org/10.1186/s12884-022-04664-5

Herawati, I., & Anggraini, N. (2020). Efek Perawatan Metode Kangguru Terhadap Kenaikan Berat Badan pada Bayi Berat Lahir Rendah. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional, 5(1), 23–28. https://doi.org/10.37341/JKKT.V5I1.108

Khasawneh, W. F., Ahmed, A. H., Petrov, M. E., Reifsnider, E., & Komnenich, P. (2023). Breastfeeding Practices and Associated Factors among Immigrant Muslim Arab Women Living in a Metropolitan Area of the Southwest of United States. Clinical Medicine Insights: Pediatrics, 17. https://doi.org/10.1177/11795565231200798

Manik, M. R., Lumbantoruan, T., Bugis, H., Purba, S. W., Tantri, S. M., Saputri, S. I., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Medan, M. H. (2022). Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Pada Bayi Ny.M Dengan Perawatan Tali Pusa Di Poliklinik Pt.Serdang Tengah Kec.Galang Kab.Deli Serdang Tahun 2020. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 6(2), 60–69. https://doi.org/10.57214/JUSIKA.V6I2.240

Masrur, M. S. (2021). Pendidikan Pranatal Perspektif Islam dari Kisah Maryam. Journal of Islamic Education Research, 2(1), 1–26. https://doi.org/10.35719/JIER.V2I1.120

Muallifah, A. Y. (2018). Mengurai Hadis Tahnik dan Gerakan Anti Vaksin. Jurnal Living Hadis, 2(2), 253. https://doi.org/10.14421/LIVINGHADIS.2017.1334

Rahmartani, L. D., Quigley, M. A., & Carson, C. (2024). Do various types of prelacteal feeding (PLF) have different associations with breastfeeding duration in Indonesia? A cross-sectional study using Indonesia Demographic and Health Survey datasets. BMJ Global Health, 9(6), 1–12. https://doi.org/10.1136/bmjgh-2023-014223

Shah, S. R., Kadage, S., & Sinn, J. (2017). Trial of Music, Sucrose, and Combination Therapy for Pain Relief during Heel Prick Procedures in Neonates. Journal of Pediatrics, 190, 153-158.e2. https://doi.org/10.1016/j.jpeds.2017.08.003

Siregar, I. (2022). Tahnik dalam Persfektip Hadis (Studi Analisis Sanad Musnad Ahmad Ibn Hanbal dan Sunan At-Turmudzi). Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3), 13679–13687. https://doi.org/10.31004/JPTAM.V6I3.4491

Shapiah. (2015). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Kelahiran Pada Adat Banjar. Muadalah, 3(1), 1–19. https://doi.org/10.18592/JSGA.V3I1.631

Valeri, B. O., Gaspardo, C. M., Martinez, F. E., & Linhares, M. B. M. (2018). Effectiveness of Sucrose Used Routinely for Pain Relief and Neonatal Clinical Risk in Preterm Infants. Clinical Journal of Pain, 34(8), 713–722. https://doi.org/10.1097/AJP.0000000000000584

Published
2025-04-30
How to Cite
Dewi, K., Islami, E. N., Aryadi, J. K., Hidayah, M., Rahmani, N., Juwita, S., & Supriyadi, T. (2025). Perspektif Ulama dan Tenaga Medis di Kabupaten Sumedang terhadap Tahnik pada Bayi Baru Lahir. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(2), 901-912. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i2.6439

Most read articles by the same author(s)