Psychological Well-Being Orang Tua yang Memiliki Anak Disabilitas Intelektual di Salah Satu SLB BC Kabupaten Bandung
Abstract
Orang tua yang memiliki anak dengan disabilitas intelektual menghadapi berbagai tantangan, seperti tingginya beban pengasuhan, stigma sosial, dan ketidakpastian masa depan anak, yang dapat berdampak pada psychological well-being (PWB) mereka. PWB yang tinggi membantu individu beradaptasi dengan tantangan, sementara PWB yang rendah meningkatkan risiko stres dan gangguan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan PWB orang tua dengan anak disabilitas intelektual di salah satu SLB BC Kabupaten Bandung. Dengan desain deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan 63 orang tua sebagai populasi, menggunakan teknik total sampling. PWB diukur melalui kuesioner Psychological well-being Scale (PWBS) yang terdiri dari 42 item dengan validitas dan reliabilitas teruji. Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil menunjukkan bahwa 50,8% orang tua memiliki PWB tinggi, sementara 49,2% tergolong rendah. Meskipun skor tinggi ditemukan pada semua dimensi PWB, masih ada orang tua yang kesulitan mencapai PWB optimal. Secara keseluruhan, PWB orang tua tergolong cukup baik, tetapi hampir setengahnya masih mengalami PWB rendah.
References
Addini, N. A., & Nur Eva. (2025). Pengaruh Gratitude dan Dukungan Sosial Terhadap Psychological Well Being: Sebuah Analisis Sistematis. Jurnal Psikologi, 2(2). https://doi.org/10.47134/pjp.v2i2.3548
Aisyiyah, B., & Suprapti, V. (2021). Pengaruh Mindfulness terhadap Psychological Well-Being pada Emerging Adulthood. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 359–369. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.24846
American Psychiatric Association. (2021). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders. American Psychiatric Association. https://doi.org/10.1176/appi.books.9780890425596
Arunita, Y., Maulana, I., & Adistie, F. (2020). Gambaran Psychological Well-Being Orang Tua Yang Memiliki Anak Retardasi Mental Di SLB Negeri 22 Garut.
Asy-Syifa, F. D., & Mustikasari, M. (2023). HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DENGAN STRES PENGASUHAN PADA IBU YANG BEKERJA SELAMA PANDEMI COVID-19. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 8(2), 84. https://doi.org/10.32419/jppni.v8i2.472
Desriyani, Y., Nurhidayah, I., & Adistie, F. (2019). Burden Of Parents In Children With Disability At Sekolah Luar Biasa NEGERI Cileunyi. NurseLine Journal, 4(1).
Dewi, M. R., & Ernawati, S. (2024). Kesejahteraan Psikologis Pada Orang Tua Anak Penyandang Disabilitas Di Sanggar Inklusi Wijaya Kusuma Kabupaten Sukoharjo. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 4(1), 195–200. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i1.2756
Ezzat, O. (2017). Quality of Life and Subjective Burden on Family Caregiver of Children with Autism. American Journal of Nursing Science, 6(1), 33. https://doi.org/10.11648/j.ajns.20170601.15
Fadhlurrahman, F. R., Rahayuningsih, T., & Anggreiny, N. (2024). Peran Perfeksionisme terhadap Academic Burnout pada Mahasiswa Kedokteran: Pengujian Perfeksionisme Model 2 x 2. INSAN Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental, 9(1), 82–107. https://doi.org/10.20473/jpkm.v9i12024.82-107
Faizah, S. N. (2021). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Psychological Wll-Being Pada Mahasiswa Perantau Di Yogyakarta.
Fitria, R., Putrie Dimala, C., Pertiwi, A., Studi Psikologi, P., Psikologi, F., & Buana Perjuangan Karawang, U. (2024). Pengaruh Dukungan Sosial dan Kebersyukuran Terhadap Resiliensi Ibu Dengan Anak Down Syndrome Di POTADS Jakarta The Influence of Social Support and Gratitude on the Resilience of Mothers with Down Syndrome Children at POTADS Jakarta. Jurnal Social Library, 4(3). https://doi.org/10.51849/sl.v4i3.304
Kemenko PMK. (2022). Pemerintah Wajib Penuhi Hak Pendidikan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas.
Ni’matuzahroh, Yuliani, S. R., & Mein-Woei, S. (2021). Psikologi Dan Intervensi Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus.
Nursholichah, K. U., Mufarrohah, A. F., & Setyo, B. (2024). STIGMA MASYARAKAT TERHADAP ANAK PENYANDANG DISABILITAS. https://jurnal.staim-probolinggo.ac.id/Al-Athfal/article/view/960
Ramadhani, A. F., & Rahmandani, A. (2019). Pengalaman Pengasuhan Single Mother Yang Memiliki Anak Disabilitas Intelektual (Studi Interpretative Phenomenological Analysis). Jurnal EMPATI, 8(1), 151–160. https://doi.org/10.14710/empati.2019.23589
Rani, K., Rafikayati, A., & Jauhari, M. N. (2018). Keterlibatan Orang Tua Dalam Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(1), 55–64. https://doi.org/10.36456/abadimas.v2.i1.a1636
Ryff, C. D. (1989). Happiness Is Everything, or Is It? Explorations on the Meaning of Psychological Well-Being. In Journal of Personality and Social Psychology (Vol. 57, Issue 6).
Shofiyatun Nisa’, I., & Kurniawan, M. R. (2024). Membangun Kesetaraan Gender dalam Pengasuhan Anak: Tinjauan Studi Gender. https://jurnal.fatayatnusulut.id/index.php/fatayat
Tsai, P.-F. (2003). A Middle-Range Theory of Caregiver Stress. Nursing Science Quarterly, 16(2), 137–145. https://doi.org/10.1177/0894318403251789
Winarsih, M., Nasution, E. S., & Ori, D. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Penerimaan Diri Orang Tua Yang Memiliki ABK Di SLB Cahaya Pertiwi Kota Bekasi.
Wuyaningsih, E. W., & Larasati, I. D. (2018). Permasalahan Kesehatan Jiwa Pengasuh Anak Cerebral Palsy (CP) Di Komunitas Keluarga CP (KCP): Self Reporting Questionare-20 (SRQ-20). NurseLine Journal, 3(1).



