Hubungan Status Fisik dengan Waktu Pulih Sadar pada Pasien dengan Inhalasi Anestesi di Ruang Pemulihan

  • Tuti Hartini Fakultas Kesehatan, Universitas Harapan Bangsa
  • Adiratna Sekar Siwi Fakultas Kesehatan, Universitas Harapan Bangsa
  • Pramesti Dewi Fakultas Kesehatan, Universitas Harapan Bangsa
Keywords: inhalasi anestesi, status fisik, waktu pulih sadar

Abstract

Salah satu komplikasi yang terjadi pada pasien yang menjalani pembedahan dengan inhalasi anestesi adalah keterlambatan waktu pulih sadar. Waktu pulih sadar merupakan waktu yang diperlukan oleh pasien untuk pulih dari efek obat anestesi, dihitung sejak 30 menit setelah anestesi dihentikan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pulih sadar adalah status fisik pasien. Status  fisik merupakan gambaran dari kondisi tubuh seseorang yang dinilai sebelum operasi dilakukan, sangat penting untuk mengetahui adanya penyakit sistemik yang dapat berpengaruh pada tindakan atau obat anestesi yang akan diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status fisik dengan waktu pulih Sadar pada pasien dengan inhalasi anestesi di ruang pemulihan. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional dengan 85 responden yang dimbil dengan teknik consecutive sampling, menggunakan instrument American Society Of Anesthesiologi (ASA) dan Aldrete Score. Analisis data dilakukan dengan uji statistic Chi Square. Hasil uji Chi Square didapatkan p=0,00 (p<0,05) sehingga dapat dinyatakan Ha diterima dengan uji contingency coefficients sebesar 0.563 (C 0,40-0,599) sehingga dapat dikatakan hubungan keduanya sedang atau cukup.

References

Apsarina, E. (2020). Physical Exercise To Recovery of Consciousness in Post Operative Patients With General Anesthesia. 9(2), 1223–1229.https://doi.org/10.30994/sjik.v9i2.456

Dong-Chan Kim, M.D., P. D. D. (2019). The effect of the type of anesthesia on the quality of postoperative recovery after orthopedic forearm surgery. Korean Journal of Anesthesiology Clinical Research Article, 73(1), 1–9.

Mangku, G. dan S. G. (2015). Buku Ajar Ilmu Anestesia dan reanimasi. PT.Macanan jaya Cemelang.

Maret, F., & Sommeng, F. (2017). Hubungan Status Fisik Pra Anestesi Umum Dengan Waktu Pulih Sadar Pasien Pasca Operasi Mastektomi Di RS Ibnu Sina. Bagian Anastesi Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia.

Meilana, B. I. (2020). Hubungan Status Fisik Dengan Waktu Pulih Sadar Pada Pasien Dengan General Anestesi Di Ruang Pemulihan RSUD Wates. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Olfah, Y., Andisa, R., & Jitowiyono, S. (2019). Hubungan Indeks Massa Tubuh Dan Lama Anestesi Dengan Waktu Pulih Sadar Pada Anak Dengan General Anestesi Di Rumah Sakit Umum Daerah Kebumen Jawa Tengah. Journal of Health, 6(1), 58–64.

Permatasari, E., Lalenoh, D. C., & Rahardjo, S. (2017). Pulih Sadar Pascaanestesi yang Tertunda. Jurnal Neuroanestesi Indonesia, 6(3), 187–194.

Pohan, D. K. H., Akbar, G., Rochmah, E. N., & Bunawan, R. (2021). Description of Recovery Time in ASA I and ASA II General Anesthesia Patients. Proceedings of the 12th Annual Scientific Meeting, Medical Faculty, Universitas Jenderal Achmad Yani, International Symposium on “Emergency Preparedness and Disaster Response during COVID 19 Pandemic” (ASMC 2021), 37(Asmc), 200–207. https://doi.org/10.2991/ahsr.k.210723.048

Risdayati, R., Rayasari, F., & Badriah, S. (2021). Analisa Faktor Waktu Pulih Sadar Pasien Post Laparatomi Anestesi Umum. Jurnal Keperawatan Silampari, 4(2), 480–486. https://doi.org/10.31539/jks.v4i2.1932

Vellyana, D., Lestari, A., & Rahmawati, A. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Preoperative di RS Mitra Husada Pringsewu. Jurnal Kesehatan, 8(1), 108. https://doi.org/10.26630/jk.v8i1.403.

Published
2023-12-12
How to Cite
Hartini, T., Siwi, A., & Dewi, P. (2023). Hubungan Status Fisik dengan Waktu Pulih Sadar pada Pasien dengan Inhalasi Anestesi di Ruang Pemulihan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(3), 1063-1070. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i3.2515

Most read articles by the same author(s)