Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Rendahnya Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap
Abstract
Patient safety merupakan salah satu indikator penting dari mutu pelayanan rumah sakit. Masih rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien yang dilakukan oleh perawat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor pengetahuan, supervisi, dan budaya keselamatan pasien. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Medika Stannia Sungailiat Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah 51 orang perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Medika Stannia Sungailiat. Besaran sampel dalam penelitian ini adalah 51 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p-value = 0,000), supervisi (p-value = 0,000), dan budaya keselamatan pasien (p-value = 0,000) dengan rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Medika Stannia Sungailiat Tahun 2023. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan bagi institusi pelayanan kesehatan untuk dapat meningkatkan pengetahuan perawat, meningkatkan fungsi supervisi, dan meningkatkan budaya keselamatan pasien di lingkungan rumah sakit melalui kegiatan pelatihan tentang prosedur pelaporan keselamatan pasien, maupun dengan memberikan reward bagi perawat yang telah berhasil melaporkan insiden keselamatan pasien. Sehingga diharapkan pelaporan insiden keselamatan pasien semakin baik.
References
Arisandhi, S., Santoso, S., Zaman, M. K., Herniwanti, H., & Nopriadi, N. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien oleh Perawat di Rumah Sakit Permata Hati Kabupaten Bengkalis. Menara Ilmu, 16(1).
Baharudin, M. (2015). Panduan Kurikulum Keselamatan Pasien (Edisi Multi Profesional WHO Patient Safety Curricullum Guide : Multi Professional Edition
Darliana, D. (2018). Hubungan pengetahuan perawat dengan upaya penerapan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah DR. Zainoel Abidin Banda Aceh. Idea Nursing Journal, 7(1), 61-69.
Daud, A. (2020). Sistem Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien. https://persi.or.id., diakses tanggal 20 November 2021, jam 11.00 WITA2012
Humairoh, S. (2017). Platform e-Reporting Kemenkes. Mampukah Mengurangi Hambatan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
Hutchinson (2018). Patient Identification Errors Are Common in a Simulated Setting. Annals of Emergency Medicine, 55(6), 503–509. https://doi.org/10.1016/j.annemergmed.2009.11.017
Institute of Medicine (US). (2020). The Future of Nursing: Leading Change, Advancing 116 Health. Institute of Medicine (US) Committee on the Robert Wood Johnson Foundation Initiative on the Future of Nursing, at the Institute of Medicine. https://doi.org/10.17226/12956
Jacobus, D. W. C., Setyaningsih, Y., & Arso, S. P. (2022). Analisis Pengaruh Budaya Keselamatan Pasien, Budaya Organisasi, Dan Lingkungan Yang Mendukung Terhadap Motivasi Melaporkan Insiden Keselamatan Pasien-Systematic Riview. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 9(2).
Jenita, A. (2019). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Berdasarkan Pendekatan Teori Kopelman Di Instalasi Rawat Inap (Irna) 1 Rsud Prof. Dr. Wz Johannes Kupang Penelitian Korelasional (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).
Joint Commission International. (2017). International Patient Safety Goals (IPSG’s): Targeted Solutions Tool. 517. http://www.jointcommissioninternational.org/improve/international-patient-safetygoals/
Karo, D. B., Nababan, D., Silitonga, E., Utama, I., & Brahmana, N. E. (2022). Studi komparatif pengetahuan perawat dalam pencegahan risiko pasien jatuh selama masa pandemi COVID-19 diruang isolasi dan rawat inap penyakit dalam di rumkit TK II Putri Hijau Kesdam I/BB Medan. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 1221-1235.
Kemenkes RI. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2017 tentang Pengembangan Jenjang Karir Profesional Perawat Klinis. https://www.persi.or.id/images/regulasi/permenkes/pmk402017.pdf
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan R.I. Nomor 417 Tahun 2017, tentang Komisi Akreditasi Rumah Sakit. Jakarta : Pemerintah.
KKPRS.(2015) Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (Patient Safety Incident Report). Jakarta.
Komisi Akreditasi Rumah Sakit. (2015). Instrumen Akreditasi Rumah Sakit. Jakarta : KARS.
Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit. (2015). Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP). www.pdpersi.co.id/kanalpersi/website_ikprs/content/pedoman_pelaporan.pdf%0A
Mauti G, Githae M. Medical error reporting among physicians and nurses in Uganda. Afr Health Sci. 2019;19(4):3107–17.
McFarland, D. M., & Doucette, J. N. (2018). Impact of High-Reliability Education on Adverse Event Reporting by Registered Nurses. Journal of Nursing Care Quality, 33(3), 285–290. https://doi.org/10.1097/NCQ.0000000000000291
Nashifah, N. S. A., & Adriansyah, A. A. (2021). Analisis Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien: Studi Kasus di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan, 16(2), 50-55
Octarini, N. K. A., Yanti, N. P. E. D., & Krisnawati, K. M. S. (2019). Hubungan pengetahuan perawat dan fungsi pengawasan kepala ruangan dengan motivasi perawat dalam pelaporan insiden keselamatan pasien. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 9(3), 241-248.
Salawati, L. (2020). Penerapan keselamatan pasien rumah sakit. Averrous: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 6(1), 98-107.
Sulistyaningrum, Y. (2019). Hubungan Motivasi Perawat Dengan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit Mata “Dr. Yap” Yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).
World Health Organization (WHO).(2020). Patient Safety Incident Reporting and Learning Systems Technical report and guidance. Geneva.



