Hubungan Pengetahuan Orang Tua dengan Perkembangan Anak Usia 3-5 Tahun
Abstract
Anak merupakan individu yang unik dan bagian dari makhluk sosial yang membutuhkan perhatian khusus untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Perkembangan anak akan optimal bila interaksi sosial diusahakan sesuai dengan kebutuhan anak pada berbagai tahap perkembangannya, bahkan sejak bayi masih didalam kandungan. Tujuan penelitian adalah menganalisis Hubungan Pengetahuan orang tua dengan perkembangan anak usia 3-5 tahun di Desa Maesan Kabupaten Bondowoso. Desain penelitian ini adalah penelitian korelatif dengan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 3-5 tahun di Desa Maesan Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso sebanyak 32 Ibu dan anak. Besar sampel sebesar 32 orang yang diambil dengan total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner kemudian data diolah dengan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil analisis data diketahui bahwa sebagian besar pengetahuan orang tua adalah cukup sebanyak 15 orang (46,9%). Perkembangan anak usia 3-5 tahun sebagian besar meragukan sebanyak 18 orang (56,3%). Berdasarkan uji korelasi rank spearman diperoleh nilai signifikansi (Asymp. Sig) sebesar 0,006 < 0,05, artinya ho ditolak dan ha diterima, sehingga ada hubungan pengetahuan orang tua dengan perkembangan anak usia 3-5 tahun di Desa Maesan Kabupaten Bondowoso dengan kekuatan hubungan nerada pada kategori sedang.
References
Agrina, Sahar, J., & Haryati T, S. (2012). Karakteristik Orangtua dan Lingkungan
Rumah Mempengaruhi Perkembangan Balita. Jurnal Keperawatan Indonesia, vol 15 (2), Juli 2012, 83-88
Arikunto, S. (2012). Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Cintya, Rizky. (2015).Teori dan Konsep Tumbuh Kembang Bayi,Toddler, Anak dan Usia Remaja.Yogyakarta: Nuha Medika.
Depkes RI. (2011). Stimulasi, Deteksi, dan
Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Jakarta.
Dinkes, J. timur. (2016). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2015. Provinsi Jawa Timur, Dinkes.
Hurlock, E. B. (2007). Perkembangan anak. Jakarta; Erlangga.
Imelda, 2017. (2017). Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Stimulasi Dan Perkembangan Anak Pra Sekolah (3-5 Tahun) Di Banda Aceh. Idea Nursing Journal, 8(3).
Kurniawati, A., & Hanifah, L. (2015). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Balita dengan Perkembangan Balita Usia 12-36 Bulan di Posyandu Kasih Ibu 7 Banyu urip Klego Boyolalu Tahun 2014. Jurnal Kebidanan Indonesia (Akademi Kebidanan Mambaul Ulum Surakarta), vol 6 (1), 83-100 hlm.
Marischa, S. (2015). Hubungan pengetahuan orang tua tentang stimulasi dengan perkembangan motorik kasar anak usia 0-5 tahun di Bumi Aji Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Kebidanan, vol 4 (8), April, 26-36 hlm.
Munizar, Widodo, D., & Widiani, E. (2017).
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi dengan Perkembangan Motorik Halus Anak usia Toddler di Posyandu Melati Tlogomas Malang. Nursing News, vol 2 (1), 357-362.
Noordiati. (2018). Asuhan Kebidanan, Neonatus, Bayi, Balita, Dan Anak Pra Sekolah. Wineka Media.
Notoatmodjo. (2015). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan,. Jakarta: Rineka Cipta.
Ramadia, A., Sundari, W., Permanasari, I., & Pardede, J. A. (2021). Pengetahuan Orangtua Tentang Stimulasi Perkembangan Anak Berhubungan dengan Tahap Tumbuh Kembang Anak Usia Todler. JKJ: Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 9(1), 1–10.
Setiawan, Dony. (2014). Keperawatan Anak dan Tumbuh Kembang(pengkajian dan
pengukuran.Yogyakarta: Nuha Medika.
Setiawan. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Dini terhadap Perkembangan Anak Usia di Bawah 2 Tahun di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Sekip Palembang.
Soedjiningsih. (2012). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.
Sudarti, & Fauziah, A. (2014). Hubungan antara Tingkat Pengetahuan ibu tentang Tumbuh Kembang Balita dengan Perkembangan Kognitif Balita 1-3 Tahun di Posyandu jinten
RW XII Badran, Bumijo, Jetis, Yogyakarta. Medika Respati, vol 9 (4).
Sulistyawati,Ari.2015. Deteksi Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Salemba Medika.
Syahailatua, J., & Kartini, K. (2020). Pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang berhubungan dengan perkembangan anak usia 1-3 tahun. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 3(2), 77–83. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes. 020.v3.77-83.
Tirsa. (2014). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Manfaat Bermain dengan
perkembangan Anak Usia Prasekolah di Taman Kanak-Kanak Anugerah
Tumaratas Dua Kecamatan Langowan Barat.Google:www.e.jurnal.com/2014/hubungan pengetahuan-ibu tentang.html.Universitas SamRatulangi Manado.diakses: Juni 2014.
Wawan, & Dewi, M. (2010). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
Yusuf, S. (2011). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja.Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.



